BALIPORTALNEWS.COM – Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto memberikan hukuman kepada lima orang anggota Polres Tabanan yang dinilai malas dan lalai dalam menjalankan tugas. Usai gelar pasukan Operasi Simpatik Agung 2017, kelima anggota tersebut dihukum melakukan push up.

Marsdianto menyebut kelima personel tersebut ada yang sering datang terlambat ataupun bahkan tidak datang menjalankan tugas. Dingatkan pula kepada kelima polisi malas itu agar tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.

“Kepada setiap anggota Polri diharapkan kedewasaannya. Bukan bersikap seperti anak-anak yang harus terus diawasi. Yang perlu diingat bahwa polisi adalah pengayom dan pelindung masyarakat. Tanamkan rasa tanggung jawab, jangan seperti anak-anak yang perlu diawasi dalam bertugas,” tegasnya.

Dari kelima personel yang kena hukuman tersebut, memberikan alasan bervariasi. Ada yang datang terlambat karena mengaku jarak rumah jauh ke polres. Yang sempat tidak masuk kerja dengan alasan ada anggota keluarga yang sakit, dan lain-lain.

“Selain ada punishment bagi yang tidak disiplin, juga ada reward bagi yang menjalankan tugas dengan baik. Itu semua kami lakukan agar pelayanan Polri kepada masyarakat bisa maksimal,” tegasnya. (ita/bpn)