BALIPORTALNEWS.COM – Kemeriahan peringatan HUT ke-229 Kota Denpasar, tampak diberbagai sudut Kota Denpasar. Selain umbul-umbul serta spanduk peringatan bertulisan tematik peringatan HUT yakni “Peningkatan Daya Saing Lokal Guna Memperkuat Denpasar Kota Cerdas Menuju Masyarakat Sejahtera dan Bahagia’’, berbagai lomba budaya untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal juga digelar.

Salah satunya adalah lomba membuat penjor kreasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta desa dan lurah yang digelar, Minggu (26/2/2017). Tercatat 91 peserta turut ambil bagian pada lomba penjor kreasi yang rutin digelar Pemkot Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar ini.

Ke-91 penjor kreasi dipancangkan di seputaran depan kantor Walikota Denpasar Jalan Gajah Mada, Jalan Udayana, areal Lapangan Lumintang dan Art Centre Taman Budaya Denpasar. Lomba penjor kreasi ini melibatkan tim juri dari akademisi dan seniman, yakni Drs. I Wayan Sumantra, Drs. I Wayan Butuantara, M.Si., dan Drs. Gusti Ketut Widana, M.Si.

Baca Juga :  Ketertarikan Korea Selatan Terhadap Proyek Kereta Api di Bali

Dari hasil penilaian juri, tampil sebagai juara I adalah Inspektorat Kota Denpasar dengan nilai 285. Juara II – harapan III masing-masing PDAM (279), PD Pasar (270), Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar (258), Dinas Kebudayaan (249) dan Perbekel Desa Sumerta Klod (240).

Kabid Pendidikan Luar Sekolah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Made Merta, M.Si., mengatakan, penjor kreasi yang dilombakan ini hanya diperbolehkan menggunakan bahan tradisional/bersifat alami, seperti busung (janur). Pada penjor kreasi ini, antara tinggi bambu, besar bambu dan hiasannya juga harus seimbang (serasi). ‘’Tim juri dalam melakukan penilaian berdasarkan pedoman pada kriteria penilaian yang telah ditetapkan oleh panitia. Termasuk pula proses pembuatan dari awal penjor itu dibuat sampai dipancangkan,’’ terangnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Putuskan Pemberlakuan PSBB untuk Sejumlah Wilayah di Bali Per 11–25 Januari 2021

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. Wayan Sukana, mengatakan, lomba penjor kreasi ini selain untuk memeriahkan hari jadi Kota Denpasar, sekaligus memberi ruang berkreativitas serta membangun kebersamaan. Terbukti, keakraban antarpegawai tampak sangat kental dan nyaris tanpa jarak. Semua menyatu dalam kegiatan ini.

Semangat kebersamaan inilah diharapkan Sukana agar terus dipelihara dan dipertahankan dalam hal membangun Kota Denpasar kedepan dalam balutan harmoni masyarakat menuju kota kreatif dan kota cerdas. Tentunya bermuara pada tingkat kebahagian masyarakat Kota Denpasar.

Tak berlebihan, dari lomba penjor kreasi ini muncul kreativitas baru sesuai dengan visi misi ‘’Padmaksara’’ yang merupakan langkah baru Dharma Negara demi Denpasar menuju jalur dimensi kehidupan. Program tersebut di antaranya, menciptakan pemerintahan bersih menuju kota cerdas, maupun pelatihan sumber daya manusia menuju kota kompeten. (tis/bpn)