10 Pelaku Pemalsu Tiket Ditangkap, 12 Personel Polres Gianyar Mendapat Reward

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Dua belas Personel Polres Gianyar patut berbangga karena keberhasilannya menangkap 10 pelaku pemalsu tiket masuk pertandingan sepak bola. Aksi komplotan ini terendus polisi saat berlangsungnya pertandingan sepak bola Liga I Gojek Traveloka antara kesebelasan Bali United FC VS Persib Bandung, di Stadion Dipta, Gianyar, pada Sabtu (31/5) lalu.

Atas prestasinya tersebut, Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo,S.I.K. memberikan reward atau penghargaan kepada 12 personel tersebut. Penyerahan reward dilakukan dalam sebuah apel yang dihadiri Pejabat Utama Polres Gianyar, Manajemen Bali United FC Budi Lesmana dan personel Polres Gianyar, bertempat di Ruang Serbaguna Polres Gianyar, Selasa (13/6/2017) pukul 08.00 Wita.

Dalam sambutannya AKBP Djoni Widodo,S.I.K. mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi keberhasilan personelnya karena sudah mampu mengungkap dan menangkap pelaku pemalsu tiket masuk pertandingan sepak bola yang bertaraf nasional tersebut. “Prestasi ini patut dijadikan motivasi bagi semua anggota, untuk bisa berprestasi dengan berbuat yang positif dan lebih baik lagi,” ujar mantan Kapolres Jembrana ini.

Alumni Akpol tahun 1998 ini menambahkan, pimpinan Polri telah menginstruksikan untuk memberikan reward kepada personel yang berprestasi baik itu dalam pengungkapan kasus, maupun kegiatan positif yang dapat mengangkat citra Polri dimata masyarakat. Begitu juga sebaliknya, pimpinan Polri juga tidak segan-segan menindak anggota yang melakukan pelanggaran hukum dengan memberikan punishment, untuk memberikan efek jera bagi setiap anggota agar tidak melakukan hal-hal yang dapat menurunkan citra dan nama baik institusi Polri.

Sementara Budi Lesmana, turut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kinerja anggota Polres Gianyar. Para pelaku sudah berulang kali melakukan aksinya disetiap event pertandingan liga sepak bola nasional yang diselenggarakan di Stadion Dipta, Gianyar bahkan hampir disemua stadion yang ada di Indonesia.

Kedua belas personel yang berhak menerima reward yaitu Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, S.I.K., Kanit Idik I Satreskrim Polres Gianyar Iptu M. Reza Pranata, S.I.K., Aiptu Ida Bagus Arista Tjandra, Aiptu I Ketut Wira Sempana, Bripka I Nyoman Suartana, Bripka Ida Bagus Putu Suarbawa, Bripka Kadek Adi Saputra, Bripka I Nyoman Agus Putra Ardiana, S.H., Brigadir Gito Sanjaya, Bripka I Wayan Sujana, Aiptu I Wayan Kariawan dan Aiptu Ngakan Nyoman Gede Purwita. (binaw/humas-poldabali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Polres Gianyar Cek Kesiapan Pengamanan Pertandingan Sepak Bola Bali United Vs Bhayangkara FC

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Menjelang bergulirnya pertandingan sepak bola kompetisi Gojek Traveloka Liga I yang mempertemukan Bali United dengan Bhayangkara FC, berbagai persiapan telah dilakukan Polres Gianyar untuk menyukseskan jalannya pertandingan. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung seru dengan banjiri ribuan suporter.

Untuk memastikan kesiapan pengamanan pertandingan sepak bola antara Bali United dengan Bhayangkara FC, di Stadion Dipta, Blahbatuh, Gianyar, Jumat (9/6/2017) pada pukul 21.30 Wita. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo, S.I.K. meninjau langsung kesiapan pengamanan pertandingan. Kapolres Gianyar tiba di Stadion Dipta sekitar pukul 10.00 Wita dan langsung mengecek pos pengamanan di depan stadion dan tempat parkir. Selanjutnya dengan didampingi Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim, S.Sos. melakukan penegecekan terhadap kondisi lapangan sepak bola dan tribun VVIP.

AKBP Djoni Widodo, S.I.K. mengamati dengan teliti  tribun penonton baik di tribun VVIP, VIP, tribun barat, timur, utara dan selatan. Tidak hanya itu, mantan Kapolres Jembrana ini juga meninjau beberapa tempat yang akan digunakan untuk menempatkan personelnya saat pertandingan berlangsung baik diluar maupun didalam stadion.

“Kita tidak ingin ada kejadian yang beberapa waktu lalu terulang kembali. Untuk pengamanan secara maksimal, kita di back up Polda Bali, sehingga tidak ada lagi orang yang akan menjual tiket palsu,” ujarnya.

Pertandingan ini rencananya akan dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H. M.Si dan Pejabat Utama Polda Bali. Kehadiran tamu VVIP ini untuk memberikan dukungan dan semangat kepada  Bhayangkara FC. (binaw/humas-poldabali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tampil Bagus Kontra Timnas U-22, Ini Komentar Alfonsius Kelvan

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Bali United turun banyak dengan pemain yang bisa dibilang jarang mendapat kesempatan di pertandingan uji coba kontra Timnas Indonesia U-22, Jumat (26/5/2017).

Salah satu pemain yang baru kali pertama tampil di hadapan pendukung Bali United adalah penjaga gawang, Alfonsius Kelvan.

Alfons bermain selama kurang lebih 75 menit. Alfons pun tampil cukup gemilang dengan beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk tim Serdadu Tridatu.

Alhasil gawang Bali United pun tidak kebobolan sepanjang pertandingan.

Alfons pun bercerita tentang perasaannya setelah melakoni pertandingan pertamanya bersama Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Ia mengaku sangat senang kendati hanya turun di laga uji coba.

“Senang sekali tentunya setelah mendapat kesempatan bermain. Walaupun belum duturunkan di kompetisi, tapi pertandingan tadi malam juga merupakan pengalaman berharga buat saya karena bermain melawan Timnas U-22. Itu yang membuat saya tampil serius seperti bermain di kompetisi sebenarnya,” ujar Alfons seperti dilansir di laman resmi bali united.

Ada kejadian menarik saat Alfons ditarik keluar dan digantikan Wawan Hendrawan di pertengahan babak kedua.

Saat akan keluar lapangan, Alfons terlebih dulu mencium logo Bali United di bagian dada kiri jerseynya sambil mengangkat tangan kanannya sebagai penghormatan terhadap suporter.

Aksi Alfons tersebut sontak disambut gemuruh suporter yang hadir ke Stadion Kapten I Wayan Dipta kemarin malam.

“Hal tersebut saya lakukan karena saya selalu bermain dengan sepenuh hati ketika dipercaya tampil. Selain itu saya juga menghargai setiap waktu menit bermain yang diberikan pelatih ke saya. Jadi saya berusaha maksimal kerja keras demi lambang di dada kiri. Saya juga berterima kasih kepada seluruh fans yang setia mendukung kami,” kata Alfons.

Ditanya mengenai kunci suksesnya untuk tampil maksimal di pertandingan, Alfons pun memberikan jawaban yang cukup tegas. “Saya selalu menjaga kondisi sebelum pertandingan. Selain itu saya juga selalu fokus dalam latihan dan tidak lupa untuk berdoa. Semoga kedepannya saya bisa lebih baik lagi,” tutup Alfons. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rem Blong, Truk Lompati Median Jalan

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR –  Truk Nopol L 9490 UD dikemudikan I Gusti Made Junada Astawa (41) meluncur hingga naik melewati taman median jalan di Bypass Dharma Giri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Rabu (24/5/2017). Kejadian sekitar pukul 19.30 wita itu diduga akibat hilangannya tekanan angin dalam tabung gas buang.

Sopir truk Gusti Made Junada Astawa mengatakan, sebelum kejadian melakukan bongkar muatan berupa minuman teh dalam kemasan di gudang PT. Arta Boga yang terletak di depan lokasi kejadian. Setelah selesai menurunkan muatan, ia hendak balik ke Surabaya.

Ketika menyalakan truk dan mulai menjalankan, ternyata truk tidak dapat dikendalikan. “Stir dan rem tiba-tiba tidak berfungsi, tekanan angin dari gas buang truk hilang,” terangnya.

Hilangnya kendali truk menyebakan truk nyelonong dari gudang PT Arta Boga ke jalan hingga berhenti setelah naik dan tersangkut di taman median jalan yang memisahkan jalur Bypass Darma Giri. Alhasil, truk tersebut melintang di tengah jalan dan menjadi tontonan warga dan pengedara yang lewat.

Tim BPBD Kabupaten Gianyar yang menerima laporan kejadian tersebut, langsung menuju lokasi. Upaya mengeluarkan truk dari median jalan, tim BPBD dibantu personil kepolisian harus membongkar beton median jalan untuk memudahkan jalan truk kembali.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian yang ditimbulkan diperkirakan jutaan rupiah dari rusaknya taman median jalan dan truk itu sendiri. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kokokan, Maskot dan Logo Porprov Bali XIII

BALIPORTALNEWS.COM – Burung bangau atau I Kokokan merupakan maskot dan logo yang digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII di Kabupaten Gianyar. Peluncuran logo dan maskot Porprov Bali di Taman Safari Marine Park Gianyar, Sabtu (20/5/2017) sore.

Kokokan menurut Sekretaris panitia Porprov Bali Pande Putu Parwata, merupakan burung yang tergolong langka dan kini habitatnya mulai dilestarikan di Desa Petulu Gianyar. Burung ini memiliki sifat yang dekat dengan rakyat, suka bersama dan memiliki kekompakan.

Filosofi yang bisa disimak yakni dengan menjauhkan perbedaan maka akan mampu menghadapi tantangan bila menyelami arti dari persahabatan dan sportivitas.

Pada bagian lain laporannya sekretaris Panitia Parwata menambahkan, berbekalkan rekomendasi Bupati dan Ketua DPRD Gianyar sebagai tuan rumah dan keputusan KONI Bali tentang penetapan sebagai penyelenggara Porprov Bali XIII tahun 2017, pihaknya bekerja untuk menjadi tuan rumah.

“Alhasil hari ini panitia bisa menggelar peluncuran maskot dan logo Porprov Bali,” ungkapnya.

Porprov Bali akan berlangsung 17-23 September 2017, bertemakan “Wujudkan patriot olahraga yang sportif, berkompetisi fairplay untuk meraih prestasi” serta mengusung moto “Meraih Prestasi di Bumi Seni”.

Sebagai tuan rumah pihaknya telah mencanangkan catur sukses yakni sukses perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan dan sukses prestasi. Ada dua cabang yang akan mengikuti eksebisi diantaranya Yongmoodo dan Peksi (Catur Gajah). Kegiatan akan diawali kirab api obor mulai 15 September 2017.

Sementara Bupati Gianyar Anak Agung Gede Bharata menyambut baik penunjukan Gianyar sebagai tuan rumah. Bupati berharap panitia secara kontinyu berkoordinasi dengan KONI Bali sehingga pelaksanaan Porprov Bali XIII dapat berlangsung sesuai rencana.

“Kami dari bumi seni akan belajar tentang olahraga dan membangkitkan fanatik terhadap olahraga. Sebab penghargaan terhadap olahraga melebihi penghargaan terhadap seni,” ucap Bupati Gianyar.

Ketua umum KONI Bali Ketut Suwandi menyampaikan terimakasih atas kesediaan Gianyar menjadi tuan rumah, juga kontribusi Gianyar dalam PON 2016 di Bandung, hingga Bali meraih rangking 6.

“Saatnya menunjukkan kepada kalangan olahraga bahwa Bali telah mampu berbicara tentang prestasi. Diharapkan seluruh kontingen tetap menjunjung tinggi fair play, menghasilkan juara sejati dan sportivitas”, ucap Suwandi.

Gubernur Bali diwakili Kabag Kepemudaan dan Olahraga, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB, Nyoman Ngurah Subagia Negara, menyatakan kegiatan ini sangat strategis karena mampu memberikan multiplier effect.

Porprov juga dimanfaatkan untuk memotivasi pembangunan sarana dan prasarana keolahragaan. Dengan demikian tujuan keolahragaan yakni pembinaan dan pengembangan yang berujung pada prestasi olahraga dapat tercapai. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sidak Aset Pemprov di Ubud, Ini Yang Ditemukan Komisi I DPRD Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Komisi I DPRD Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait aset milik Pemerintah Provinsi Bali di Banjar Sindu, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Jumat (21/4/2017). Dalam sidak itu ditemukan berbagai temuan yang mengejutkan.

Selain Surat Izin Menggarap (SIM) yang diselewengkan dengan disewakan kepada pihak lain, juga ada indikasi pelanggaran pidana dengan mensertifikatkan dan menjualbelikan aset milik Pemprov tersebut. Dengan temuan itu, Komisi I DPRD Bali menyatakan segera menurunkan rekomendasi untuk mencabut SIM dan menulusuri pelanggaran yang terjadi.

Komisi I DPRD Bali yang turun langsung ke lokasi dipimpin Wakil Ketua Komisi, Nyoman Tagel Arjana didamping anggota Nyoman Adnyana, Nyoman Oka Antara, Nyoman Tirtawan, Komang Nova Sewi Putra, IGK Krena Budi dan Ngakan Made Samudra. Tampak hadir dalam sidak, Sekretaris Desa Sayan, Wayan Parta; Kelian Banjar Sindu, Made Suwitra, serta puluhan krama subak Sayan yang lahan sawahnya ada di belakang tanah milik Pemprov Bali.

Menurut Tagel, Komisi I DPRD Bali mendapat informasi dari masyarakat tentang penyelewengan ini, sehingga komisi yang juga membidangi aset ini turun sidak. Pihaknya, menemukan berbagai penyelewengan terutama mengenai SIM yang dikeluarkan oleh Pemkab Gianyar kepada Made Jaman. ‘’Berdasarkan temuan-temuan ini, kami akan segera tindak lanjuti dengan memanggil Biro Aset dan Pemkab Gianyar untuk mengklarifikasi ini. Jika ini menyeleweng, rekomendasi kami agar SIM dicabut,’’ tegas Tagel.

Nyoman Adnyana menambahkan adanya bukti-bukti penyewaan lahan aset kepada pihak ketiga, telah melanggar SIM terutama pada point ketiga angka 2, yakni pemegang SIM tidak boleh mengalihkan kepada pihak lain, tanpa ada persetujuan tertulis dari Pemprov dan Pemkab Gianyar. ‘’Untuk itu, penyelewengan ini sudah parah dan SIM kami rekomendasi dicabut,’’ tambahnya.

Selain itu, tambah Adnyana dan Oka Antara sinyalir adanya pensertifikatan aset Pemrov akan ditelusuri. ‘’Jika ada unsur pidananya, kami juga desak Pemprov untuk diusut dan dipidanakan. Ini jelas ada pemalsuan. Sudah ada beberapa contoh, dan Pemrov harus bertindak tegas,’’ tegas Oka.

Sidak juga menemukan satu kwitansi jual beli di atas lahan aset. Anggota DPR pun langsung menemui orang bersangkutan yakni Ketut Asta. Jual beli yang dilakukan tersebut setelah diteliti, tidak menunjuk tempat dan dasar kepemilikan ha katas tanah, seperti persil atau serifikat. ‘’Kami kumpulkan bukti dulu, sebagai bahan kami memanggil Biro Aset dan Pemkab Gianyar. Kami akan kawal ini. Kami berharap, lahan ini dapat dikembalikan kepada aset Pemprov atau difungsikan sebagai fasilitas umum,’’ tandas Adnyana.

Sementara itu, Kelian Sindu, Made Suwitra mengatakan berterima kasih atas kedatangan DPRD Bali turun melihat kejadian yang sebenarnya. Pihaknya yang ada di desa ingin mendapat kepastian hukum yang jelas. Pihaknya juga berterima kasih kepada masyarakat yang dirugikan, sudah melakukan pengaduan sesuai prosedur dan mekanisme yang jelas. ‘’Kami berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik,’’ harapnya.

Sementara itu, seorang warga pemilik lahan sawah yang ditutup aksesnya selama ini, Kadek Agus Aryanto mengatakan pihaknya menginginkan kepastian hukum, sehingga tidak ada kesimpangsiurang selama ini. ‘’Dengan turunnya DPRD Bali ke lokasi, kami menjadi lebih jelas. Kami saat ini, berkeinginan agar aset ini berfungsi umum, namun tetap dalam pengawasan Pemrov Bali dan Pemkab Gianyar,’’ tandasnya. (tri/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pohon Kelapa Tumbang Timpa Gudang SMPN 2 Ubud

BALIPORTALNEWS.COM – BPBD Kabupaten Gianyar melaporkan, Selasa (14/2/2017) sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa gudang SMPN 2 Ubud di Banjar Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Kejadiannya sekitar pukul 10.30 wita.

Sebagaimana dikutip dari line Bali Siaga Bencana, akibat kejadian tersebut atap gudang SMPN 2 Ubud, rusak. Kejadian ini disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang.

Nihil korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditafsirkan mencapai  Rp 25 juta. Untuk menanggulangi kejadian ini, BPBD Kabupaten Gianyar mengerahkan anggota TRC BPBD Kabupaten Gianyar beserta armada dan perlengkapan  untuk melakukan penanganan. Pukul 11.17 wita, pohon kelapa yang tumbang sudah dapat diatasi. (r/bpn)

Gubernur Pastika Bantu Warga Miskin di Belega Gianyar

BALIPORTALNEWS.COM – Merespon pemberitaan sejumlah media tentang keberadaan warga kurang mampu Ketut Sama (57) di Banjar Kebon Kaja, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk melihat secara langsung keadaan pria yang hidup sebatang kara tersebut.

Di tengah guyuran hujan deras yang melanda Wilayah Gianyar, Tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali menyambangi Sama di kediamannya, Rabu (1/2/2017). Kebetulan paruh baya tersebut baru saja kembali dari aktifitasnya sebagai tukang kebun di sebuah vila. Sama pun menuturkan nasibnya yang hidup sebatang kara dan serba kekurangan.

Meski memiliki rumah yang bahannya diperoleh dari bantuan pemerintah beberapa tahun sebelumnya, namun kondisi rumah tersebut kini sudah tidak nyaman ditinggali. “Atapnya bocor kalau hujan begini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, staf Biro Humas dan Protokol menyerahkan bantuan respon cepat dari Gubernur Pastika berupa uang tunai dan beras sebanyak 50 kg. Sementara itu Perbekel Desa Belega Gusti Ngurah Gde Wibawa mengaku di desanya tercatat 162 KK miskin. Ia sangat mengapresiasi respon cepat Gubernur Pastika dalam membantu warga yang membutuhkan bantuan. (humasbali/bpn)

Gubernur Pastika Bantu Pekak Sebatang Kara di Gianyar

BALIPORTALNEWS.COMMenanggapi pemberitaan di  sebuah media cetak  tentang  I Wayan Kutang,  pria lanjut usia yang hidup sebatang Kara di Desa Puhu, Payangan Gianyar,  Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengirim Tim Humas Pemprov  untuk meninjau langsung keadaan Kutang.

Kutang yang berusia sekitar delapan puluh tahun itu tinggal di sebuah rumah yang tidak layak huni dari bambu  di atas tanah milik desa adat. Wayan Kutang sesungguhnyamemiliki dua orang anak yang keduanya telah menikah dengan kehidupannya yang baru namun kakek ini tidak ingin hidup menumpang dengan anaknya

Kelian Dinas Banjar Ponggang, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar, Made Artana, yag mendampingi tim turun ke lapangan menuturkan sesuai dengan peraturan atau perarem desa adat setempat, bahwa kepala keluarga yang wajib memenuhi kewajiban ayah – ayahan adalah seseorang yang berusia sampai maksimal 80 tahun. 

Sebenarnya saat berusia 60 tahun kepala keluarga tersebut dipersilahkan untuk nyerodang ayah (meneruskan kepada anak lelakinya sebagai penerus keturunan keluarga) dan pada usia 80 tahun dipersilahkan untuk madem ayah artinya menutup ayah – ayahan di desa karena sudah putus keturunan atau tidak mempunyai keturunan lagi. Saat ini status Wayan Kutang ini masih dalam proses pengambilan kebijakandan mengingat ia hidup sebatang kara dan telah kurang lebih telah 10 tahun hidup sendiri pada lahan milik desa.

“Setiap bulannya Kutang wajib membayar kewajiban ayah – ayahan sebesar 75rb (jika terdapat pelaksanaan upacara di desa tersebut, red), sedangkan kalau tidak ada upacara ini hanya dikenakan 50rb perbulannya,” ujar Artana.

Dalam kunjungan tersebut Tim menyampaikan bantuan dari Gubernur Pastika berupa beras dan uang tunai untuk menyambung dan meringankan bebanhidup Wayan Kutang. (humasprovbali/bpn)