Tampil Bagus Kontra Timnas U-22, Ini Komentar Alfonsius Kelvan

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Bali United turun banyak dengan pemain yang bisa dibilang jarang mendapat kesempatan di pertandingan uji coba kontra Timnas Indonesia U-22, Jumat (26/5/2017).

Salah satu pemain yang baru kali pertama tampil di hadapan pendukung Bali United adalah penjaga gawang, Alfonsius Kelvan.

Alfons bermain selama kurang lebih 75 menit. Alfons pun tampil cukup gemilang dengan beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk tim Serdadu Tridatu.

Alhasil gawang Bali United pun tidak kebobolan sepanjang pertandingan.

Alfons pun bercerita tentang perasaannya setelah melakoni pertandingan pertamanya bersama Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Ia mengaku sangat senang kendati hanya turun di laga uji coba.

“Senang sekali tentunya setelah mendapat kesempatan bermain. Walaupun belum duturunkan di kompetisi, tapi pertandingan tadi malam juga merupakan pengalaman berharga buat saya karena bermain melawan Timnas U-22. Itu yang membuat saya tampil serius seperti bermain di kompetisi sebenarnya,” ujar Alfons seperti dilansir di laman resmi bali united.

Ada kejadian menarik saat Alfons ditarik keluar dan digantikan Wawan Hendrawan di pertengahan babak kedua.

Saat akan keluar lapangan, Alfons terlebih dulu mencium logo Bali United di bagian dada kiri jerseynya sambil mengangkat tangan kanannya sebagai penghormatan terhadap suporter.

Aksi Alfons tersebut sontak disambut gemuruh suporter yang hadir ke Stadion Kapten I Wayan Dipta kemarin malam.

“Hal tersebut saya lakukan karena saya selalu bermain dengan sepenuh hati ketika dipercaya tampil. Selain itu saya juga menghargai setiap waktu menit bermain yang diberikan pelatih ke saya. Jadi saya berusaha maksimal kerja keras demi lambang di dada kiri. Saya juga berterima kasih kepada seluruh fans yang setia mendukung kami,” kata Alfons.

Ditanya mengenai kunci suksesnya untuk tampil maksimal di pertandingan, Alfons pun memberikan jawaban yang cukup tegas. “Saya selalu menjaga kondisi sebelum pertandingan. Selain itu saya juga selalu fokus dalam latihan dan tidak lupa untuk berdoa. Semoga kedepannya saya bisa lebih baik lagi,” tutup Alfons. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rem Blong, Truk Lompati Median Jalan

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR –  Truk Nopol L 9490 UD dikemudikan I Gusti Made Junada Astawa (41) meluncur hingga naik melewati taman median jalan di Bypass Dharma Giri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Rabu (24/5/2017). Kejadian sekitar pukul 19.30 wita itu diduga akibat hilangannya tekanan angin dalam tabung gas buang.

Sopir truk Gusti Made Junada Astawa mengatakan, sebelum kejadian melakukan bongkar muatan berupa minuman teh dalam kemasan di gudang PT. Arta Boga yang terletak di depan lokasi kejadian. Setelah selesai menurunkan muatan, ia hendak balik ke Surabaya.

Ketika menyalakan truk dan mulai menjalankan, ternyata truk tidak dapat dikendalikan. “Stir dan rem tiba-tiba tidak berfungsi, tekanan angin dari gas buang truk hilang,” terangnya.

Hilangnya kendali truk menyebakan truk nyelonong dari gudang PT Arta Boga ke jalan hingga berhenti setelah naik dan tersangkut di taman median jalan yang memisahkan jalur Bypass Darma Giri. Alhasil, truk tersebut melintang di tengah jalan dan menjadi tontonan warga dan pengedara yang lewat.

Tim BPBD Kabupaten Gianyar yang menerima laporan kejadian tersebut, langsung menuju lokasi. Upaya mengeluarkan truk dari median jalan, tim BPBD dibantu personil kepolisian harus membongkar beton median jalan untuk memudahkan jalan truk kembali.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian yang ditimbulkan diperkirakan jutaan rupiah dari rusaknya taman median jalan dan truk itu sendiri. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kokokan, Maskot dan Logo Porprov Bali XIII

BALIPORTALNEWS.COM – Burung bangau atau I Kokokan merupakan maskot dan logo yang digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII di Kabupaten Gianyar. Peluncuran logo dan maskot Porprov Bali di Taman Safari Marine Park Gianyar, Sabtu (20/5/2017) sore.

Kokokan menurut Sekretaris panitia Porprov Bali Pande Putu Parwata, merupakan burung yang tergolong langka dan kini habitatnya mulai dilestarikan di Desa Petulu Gianyar. Burung ini memiliki sifat yang dekat dengan rakyat, suka bersama dan memiliki kekompakan.

Filosofi yang bisa disimak yakni dengan menjauhkan perbedaan maka akan mampu menghadapi tantangan bila menyelami arti dari persahabatan dan sportivitas.

Pada bagian lain laporannya sekretaris Panitia Parwata menambahkan, berbekalkan rekomendasi Bupati dan Ketua DPRD Gianyar sebagai tuan rumah dan keputusan KONI Bali tentang penetapan sebagai penyelenggara Porprov Bali XIII tahun 2017, pihaknya bekerja untuk menjadi tuan rumah.

“Alhasil hari ini panitia bisa menggelar peluncuran maskot dan logo Porprov Bali,” ungkapnya.

Porprov Bali akan berlangsung 17-23 September 2017, bertemakan “Wujudkan patriot olahraga yang sportif, berkompetisi fairplay untuk meraih prestasi” serta mengusung moto “Meraih Prestasi di Bumi Seni”.

Sebagai tuan rumah pihaknya telah mencanangkan catur sukses yakni sukses perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan dan sukses prestasi. Ada dua cabang yang akan mengikuti eksebisi diantaranya Yongmoodo dan Peksi (Catur Gajah). Kegiatan akan diawali kirab api obor mulai 15 September 2017.

Sementara Bupati Gianyar Anak Agung Gede Bharata menyambut baik penunjukan Gianyar sebagai tuan rumah. Bupati berharap panitia secara kontinyu berkoordinasi dengan KONI Bali sehingga pelaksanaan Porprov Bali XIII dapat berlangsung sesuai rencana.

“Kami dari bumi seni akan belajar tentang olahraga dan membangkitkan fanatik terhadap olahraga. Sebab penghargaan terhadap olahraga melebihi penghargaan terhadap seni,” ucap Bupati Gianyar.

Ketua umum KONI Bali Ketut Suwandi menyampaikan terimakasih atas kesediaan Gianyar menjadi tuan rumah, juga kontribusi Gianyar dalam PON 2016 di Bandung, hingga Bali meraih rangking 6.

“Saatnya menunjukkan kepada kalangan olahraga bahwa Bali telah mampu berbicara tentang prestasi. Diharapkan seluruh kontingen tetap menjunjung tinggi fair play, menghasilkan juara sejati dan sportivitas”, ucap Suwandi.

Gubernur Bali diwakili Kabag Kepemudaan dan Olahraga, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB, Nyoman Ngurah Subagia Negara, menyatakan kegiatan ini sangat strategis karena mampu memberikan multiplier effect.

Porprov juga dimanfaatkan untuk memotivasi pembangunan sarana dan prasarana keolahragaan. Dengan demikian tujuan keolahragaan yakni pembinaan dan pengembangan yang berujung pada prestasi olahraga dapat tercapai. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sidak Aset Pemprov di Ubud, Ini Yang Ditemukan Komisi I DPRD Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Komisi I DPRD Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait aset milik Pemerintah Provinsi Bali di Banjar Sindu, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Jumat (21/4/2017). Dalam sidak itu ditemukan berbagai temuan yang mengejutkan.

Selain Surat Izin Menggarap (SIM) yang diselewengkan dengan disewakan kepada pihak lain, juga ada indikasi pelanggaran pidana dengan mensertifikatkan dan menjualbelikan aset milik Pemprov tersebut. Dengan temuan itu, Komisi I DPRD Bali menyatakan segera menurunkan rekomendasi untuk mencabut SIM dan menulusuri pelanggaran yang terjadi.

Komisi I DPRD Bali yang turun langsung ke lokasi dipimpin Wakil Ketua Komisi, Nyoman Tagel Arjana didamping anggota Nyoman Adnyana, Nyoman Oka Antara, Nyoman Tirtawan, Komang Nova Sewi Putra, IGK Krena Budi dan Ngakan Made Samudra. Tampak hadir dalam sidak, Sekretaris Desa Sayan, Wayan Parta; Kelian Banjar Sindu, Made Suwitra, serta puluhan krama subak Sayan yang lahan sawahnya ada di belakang tanah milik Pemprov Bali.

Menurut Tagel, Komisi I DPRD Bali mendapat informasi dari masyarakat tentang penyelewengan ini, sehingga komisi yang juga membidangi aset ini turun sidak. Pihaknya, menemukan berbagai penyelewengan terutama mengenai SIM yang dikeluarkan oleh Pemkab Gianyar kepada Made Jaman. ‘’Berdasarkan temuan-temuan ini, kami akan segera tindak lanjuti dengan memanggil Biro Aset dan Pemkab Gianyar untuk mengklarifikasi ini. Jika ini menyeleweng, rekomendasi kami agar SIM dicabut,’’ tegas Tagel.

Nyoman Adnyana menambahkan adanya bukti-bukti penyewaan lahan aset kepada pihak ketiga, telah melanggar SIM terutama pada point ketiga angka 2, yakni pemegang SIM tidak boleh mengalihkan kepada pihak lain, tanpa ada persetujuan tertulis dari Pemprov dan Pemkab Gianyar. ‘’Untuk itu, penyelewengan ini sudah parah dan SIM kami rekomendasi dicabut,’’ tambahnya.

Selain itu, tambah Adnyana dan Oka Antara sinyalir adanya pensertifikatan aset Pemrov akan ditelusuri. ‘’Jika ada unsur pidananya, kami juga desak Pemprov untuk diusut dan dipidanakan. Ini jelas ada pemalsuan. Sudah ada beberapa contoh, dan Pemrov harus bertindak tegas,’’ tegas Oka.

Sidak juga menemukan satu kwitansi jual beli di atas lahan aset. Anggota DPR pun langsung menemui orang bersangkutan yakni Ketut Asta. Jual beli yang dilakukan tersebut setelah diteliti, tidak menunjuk tempat dan dasar kepemilikan ha katas tanah, seperti persil atau serifikat. ‘’Kami kumpulkan bukti dulu, sebagai bahan kami memanggil Biro Aset dan Pemkab Gianyar. Kami akan kawal ini. Kami berharap, lahan ini dapat dikembalikan kepada aset Pemprov atau difungsikan sebagai fasilitas umum,’’ tandas Adnyana.

Sementara itu, Kelian Sindu, Made Suwitra mengatakan berterima kasih atas kedatangan DPRD Bali turun melihat kejadian yang sebenarnya. Pihaknya yang ada di desa ingin mendapat kepastian hukum yang jelas. Pihaknya juga berterima kasih kepada masyarakat yang dirugikan, sudah melakukan pengaduan sesuai prosedur dan mekanisme yang jelas. ‘’Kami berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik,’’ harapnya.

Sementara itu, seorang warga pemilik lahan sawah yang ditutup aksesnya selama ini, Kadek Agus Aryanto mengatakan pihaknya menginginkan kepastian hukum, sehingga tidak ada kesimpangsiurang selama ini. ‘’Dengan turunnya DPRD Bali ke lokasi, kami menjadi lebih jelas. Kami saat ini, berkeinginan agar aset ini berfungsi umum, namun tetap dalam pengawasan Pemrov Bali dan Pemkab Gianyar,’’ tandasnya. (tri/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pohon Kelapa Tumbang Timpa Gudang SMPN 2 Ubud

BALIPORTALNEWS.COM – BPBD Kabupaten Gianyar melaporkan, Selasa (14/2/2017) sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa gudang SMPN 2 Ubud di Banjar Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Kejadiannya sekitar pukul 10.30 wita.

Sebagaimana dikutip dari line Bali Siaga Bencana, akibat kejadian tersebut atap gudang SMPN 2 Ubud, rusak. Kejadian ini disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang.

Nihil korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditafsirkan mencapai  Rp 25 juta. Untuk menanggulangi kejadian ini, BPBD Kabupaten Gianyar mengerahkan anggota TRC BPBD Kabupaten Gianyar beserta armada dan perlengkapan  untuk melakukan penanganan. Pukul 11.17 wita, pohon kelapa yang tumbang sudah dapat diatasi. (r/bpn)

Gubernur Pastika Bantu Warga Miskin di Belega Gianyar

BALIPORTALNEWS.COM – Merespon pemberitaan sejumlah media tentang keberadaan warga kurang mampu Ketut Sama (57) di Banjar Kebon Kaja, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk melihat secara langsung keadaan pria yang hidup sebatang kara tersebut.

Di tengah guyuran hujan deras yang melanda Wilayah Gianyar, Tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali menyambangi Sama di kediamannya, Rabu (1/2/2017). Kebetulan paruh baya tersebut baru saja kembali dari aktifitasnya sebagai tukang kebun di sebuah vila. Sama pun menuturkan nasibnya yang hidup sebatang kara dan serba kekurangan.

Meski memiliki rumah yang bahannya diperoleh dari bantuan pemerintah beberapa tahun sebelumnya, namun kondisi rumah tersebut kini sudah tidak nyaman ditinggali. “Atapnya bocor kalau hujan begini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, staf Biro Humas dan Protokol menyerahkan bantuan respon cepat dari Gubernur Pastika berupa uang tunai dan beras sebanyak 50 kg. Sementara itu Perbekel Desa Belega Gusti Ngurah Gde Wibawa mengaku di desanya tercatat 162 KK miskin. Ia sangat mengapresiasi respon cepat Gubernur Pastika dalam membantu warga yang membutuhkan bantuan. (humasbali/bpn)

Gubernur Pastika Bantu Pekak Sebatang Kara di Gianyar

BALIPORTALNEWS.COMMenanggapi pemberitaan di  sebuah media cetak  tentang  I Wayan Kutang,  pria lanjut usia yang hidup sebatang Kara di Desa Puhu, Payangan Gianyar,  Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengirim Tim Humas Pemprov  untuk meninjau langsung keadaan Kutang.

Kutang yang berusia sekitar delapan puluh tahun itu tinggal di sebuah rumah yang tidak layak huni dari bambu  di atas tanah milik desa adat. Wayan Kutang sesungguhnyamemiliki dua orang anak yang keduanya telah menikah dengan kehidupannya yang baru namun kakek ini tidak ingin hidup menumpang dengan anaknya

Kelian Dinas Banjar Ponggang, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar, Made Artana, yag mendampingi tim turun ke lapangan menuturkan sesuai dengan peraturan atau perarem desa adat setempat, bahwa kepala keluarga yang wajib memenuhi kewajiban ayah – ayahan adalah seseorang yang berusia sampai maksimal 80 tahun. 

Sebenarnya saat berusia 60 tahun kepala keluarga tersebut dipersilahkan untuk nyerodang ayah (meneruskan kepada anak lelakinya sebagai penerus keturunan keluarga) dan pada usia 80 tahun dipersilahkan untuk madem ayah artinya menutup ayah – ayahan di desa karena sudah putus keturunan atau tidak mempunyai keturunan lagi. Saat ini status Wayan Kutang ini masih dalam proses pengambilan kebijakandan mengingat ia hidup sebatang kara dan telah kurang lebih telah 10 tahun hidup sendiri pada lahan milik desa.

“Setiap bulannya Kutang wajib membayar kewajiban ayah – ayahan sebesar 75rb (jika terdapat pelaksanaan upacara di desa tersebut, red), sedangkan kalau tidak ada upacara ini hanya dikenakan 50rb perbulannya,” ujar Artana.

Dalam kunjungan tersebut Tim menyampaikan bantuan dari Gubernur Pastika berupa beras dan uang tunai untuk menyambung dan meringankan bebanhidup Wayan Kutang. (humasprovbali/bpn)

Jadi Tuan Rumah, Pastika Targetkan Gianyar Capai Empat Sukses di Porprov 2017

BALIPORTALNEWS.COMPenyelenggaraan Pekan Olahraga Pemerintah Provinsi  (Porprov) Bali akan diagendakan  pelaksanaanya setiap dua tahun sekali dengan memilih tuan rumah secara bergilir di Kabupaten/Kota se-Bali.

Hal ini bertujuan untuk mendorong tersedianya sarana prasarana keolahragaan di masing-masing kabupaten dan kota di Bali. Dan untuk Porprov yang ke 13 yang akan digelar tahun depan,  Kabupaten Gianyar didaulat sebagai tuan rumah perhelatan olaharaga tersebut.

 Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, pada acara pelantikan dan Pengukuhan Panitia Induk Porprov Bali XIII Tahun 2017, di Balai Budaya Gianyar, Senin (14/11/2016).

Lebih lanjut, Pastika juga menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Kabupaten Gianyar yang telah berhasil membentuk Panitia Induk Porprov. Selanjutnya, para panitia diharapkan dapat bekerja secara solid dan  maksimal terutama dalam mencapai ‘empat sukses’ Porprov yaitu, Sukses dalam Persiapan, Sukses Pelaksanaan, Sukses Penyelenggaraan dan Sukses dalam mencapai Prestasi.

Disamping itu, Pastika juga berharap penyelenggaraan Porprov yang menunjuk Kabupaten/Kota di Bali dapat membawa multiplier effect, tidak hanya pada sisi keolahragaan namun juga akan membawa dampak pada sisi kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat.  Ia mengajak seluruh komponen keolahragaan di Bali serta masyarakat pada umumnya dalam memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dalam merumuskan sistem pengelolaan, pembinaan dan pengembangan keolahragaan di Bali seperti bidang olahraga pendidikan, rekreasi maupun olahraga prestasi. Sehingga prestasi pada bidang olahraga dapat terus ditingkatkan, baik dalam even Daerah, Nasional maupun Internasional.

Sementara itu, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar Made Suradnyana, mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Pemprov terhadap kabupaten Gianyar . Banyaknya tanggapan ketidaksiapan Gainyar dalam menjadi tuan rumah  di bantah oleh Bupati Bharata dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Gianyar dengan sumber daya manusia serta semangat juang yang dimiliki, siap untuk menjadi tuan rumah Proprov 2017. Hal tersebut, juga sebagai komitmen Pemda Gianyar untuk mewujudkan kemajuan olahraga di Bali khususnya Kabupaten Gianyar.

Untuk itu, Ia berharap para panitia dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan tetap menjaga kekompakan, sehingga acara tersebut nantinya dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang positif bagi pembangunan Bali kedepannya khususnya dalam bidang olahraga.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali I Ketut Suwandi menyatakan bahwa susunan panitia induk Proprov telah diatur pada surat Keputusan KONI Provinsi Bali Nomor 62 Tahun 2016. Dengan 18 orang susunan panitia Induk, yang diketuai oleh Made Mahayastra, sedangkan ketua Pelaksana yaitu Pande Made Purwata serta beberapa nama anggota kepengurusan lainnya.

Ia berharap para panitia dapat menjalankan tugas dengan baik, dan menjaga komunikasi yang intensif dengan pihak terkait lainnya, sehingga pelaksanaan kegiatan Porprov 2017 mendatang dapat dijalankan dengan baik.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Kemasyarakatan, Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota se-Bali, Para Pengurus Provinsi Cabang Olahraga se-Bali serta undangan lainnya.  (hmsprovbali/bpn)

Pemkab Gianyar dan UGM Tanam Ribuan Tanaman Langka di DAS Pakerisan

BALIPORTALNEWS.COM – Pemkab Gianyar bekerjasama dengan Fakultas Biologi UGM, Jogyakarta melakukan penghijauan dengan menanam 28 jenis tanaman langka di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pakerisan.

Penyerahan sekaligus  kegiatan penanaman bibit pohon tersebut berlangsung di areal Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (30/10/2016).

Ketua Tim Pengabdian Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogyakarta, Dr. Purnomo MS., mengatakan penanaman 28 jenis pohon langka merupakan upaya menjaga keanekaragaman hayati dihulu DAS Pakerisan.

Sebanyak 1.090 bibit pohon tersebut diserahkan pihak UGM kepada tiga desa yang diwakili para bendesa yakni  Bendesa Pakraman Manukaya Let, I Made Mawi Arnata; Bendesa Pakraman Saraseda,  I Nyoman Weda dan kepada Bendesa Pakraman Penaka, I Wayan Lelos.

Seluruh pohon akan ditanam di DAS Pakerisan sekitar Pura Tirta Empul Desa Pakraman Manukaya Let, di areal  Pura Mengening Desa Pakraman Saraseda dan di areal Pura Gunung Kawi Desa Pakraman Penaka.

Penanaman pohon langka ini merupakan upaya pelestarian serta menjaga keanekaragaman, apalagi pohon yang ditanam sering dipergunakan masyarakat Bali sebagai sarana upacara.

Ke depan DAS Pakerisan bukan saja sebagai daerah warisan budaya dunia, namun mampu menjadi tempat pendidikan hayati bagi masyarakat.  “Ini merupakan upaya kami dalam menjaga alam dan lingkungan, kegiatan seperti ini akan berkelanjutan,”ujar Purnomo.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, AA Bagus Ari Brahmanta mengapresiasi kegiatan UGM. Pemkab Gianyar akan selalu menjalin kerjasama dengan pelbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan.

Penanaman pohon langka di DAS Pakerisan merupakan upaya menjaga alam dam lingkungan di daerah hulu. Sehingga penanaman ini bisa melestarikan tanah serta tanaman di DAS Pakerisan, apalagi DAS Pakerisan sudah diakui UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia.

Ke depan DAS Pakerisan yang dikenal memilki pelbagai peninggalan prasejarah juga akan dijadikan tempat pendidikan hayati. Kelestarian pelbagai peninggalan prasejarah dan keanekaragaman hayati di DAS Pakerisan agar selalu dijaga.

Pemkab Gianyar mengajak pelbagai pihak agar selalu bersama-sama melestarikan DAS Pakerisan. “Kami ucapkan terimakasih kepada UGM dan masyarakat yang sudah mampu menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati di DAS Pakerisan,” jelas  Ari Brahmanta. (hms gianyar/bpn)