23.3 C
Denpasar
Selasa, 23 Oktober 2018

Lulusan SMK Harus Siap Hadapi Persaingan Global

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Drs. IGA Rai Anom Suradi, M.M., mengatakan bahwa sekarang ini sudah masuk eranya kompetensi. Bila ingin cepat diterima kerja, lulusan SMK harus memiliki kompetensi.

‘’Di zaman kompetensi dan zaman digital saat ini, lulusan harus memiliki pola pikir global. Bila tidak, lulusan SMK akan menjadi pengikut saja,’’ kata Anom Suradi saat membuka kegiatan penyuluh jabatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar di SMK Dwijendra, Selasa (12/9).

Dikatakan, dalam era MEA, mobilitas pasar kerja di kawasan ASEAN makin terbuka dan bebas. Hal ini berdampak terbukanya peluang sekaligus persaingan kerja yang semakin ketat antarnegara-negara ASEAN.

“Syarat formal pendidikan memang penting. Tapi kompetensi lebih diutamakan. Jadi sekarang yang dibutuhkan adalah orang-orang yang berpengalaman, punya keahlian, lulus uji kompetensi dan mendapat sertifikat kompetensi. Inilah yang bisa masuk pasar kerja internasional,” kata Anom Suradi.

Menurut birokrat asal Peguyangan ini, beberapa hal yang membuat calon karyawan dapat diterima dengan cepat adalah kemampuan yang dimiliki oleh calon karyawan. Kemampuan dicari adalah kemampuan softskill-nya. Pasalnya hardskill lebih mudah untuk dipelajari dibanding dengan membentuk softskill karyawan.

‘’Softskill yang biasanya dibutuhkan oleh dunia kerja adalah kemampuan beradaptasi di tengah situasi bisnis yang dinamis. Softksill lain yang dibutuhkan adalah integritas, kerajinan, sikap profesionalisme, dan sikap pantang menyerah,’’ ujar bapak dua anak ini.

Anom Suradi menambahkan ada empat hal yang harus diperhatikan dalam bekerja bila ingin sukses. Yakni, canda, wirya, citta, dan wimangsa. Canda artinya menyenangi pekerjaan. Sedangkan wirya berarti ulet, tekun, dan tidak mudah menyerah. “Citta, artinya fokus pada suatu pekerjaan. Wimangsa, kita harus berinovasi, kreatif di dalam bidang pekerjaan sehingga akan selalu ada peningkatan-peningkatan di dalam mutu pekerjaan,’’ katanya.

Kasi Pelayanan Antar Kerja Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar, I Putu Ratna Lati Kammanta, SE.,M.Si., berharap kepada siswa untuk dapat lebih membekali diri dengan keterampilan-keterampilan diluar yang diperoleh di sekolah, seperti keterampilan komputer, bahasa Inggris dan lainnya.  Pemerintah Kota Denpasar memiliki website bursa kerja yang menyediakan informasi lowongan kerja yang up to date yang bisa di akses di http://bursakerja.denpasarkota.go.id.

Kepala SMK Dwijendra, Ketut Widia, M.Pd., mengapresiasi penyuluh jabatan yang digelar  Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, sehingga para siswa dapat lebih detail mengenal dunia kerja. Ia mengatakan, SMK Dwijendra berkomitmen mecetak lulusan berkarakter juga berdaya saing tinggi. Mereka disiapkan bekerja, melanjutkan studi dan wirausaha. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Maybank Indonesia & Maybank Foundation Kembangkan Pemberdayaan Ekonomi untuk Komunitas Penyandang Disabilitas di Bali

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Maybank Foundation, yayasan sosial yang dimiliki Maybank Group, kembali melaksanakan program pemberdayaan ekonomi bagi komunitas penyandang disabilitas bertajuk “Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship” (RISE) di Bali

Program RISE merupakan program pembinaan kewirausahaan (entrepreneur mentorship) kepada para penyandang disabilitas, yang bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kapabilitas usaha mikro-UKM sehingga dapat memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitarnya.

Program menerapkan metode pelatihan 3 (tiga) hari, yang dilanjutkan dengan program mentoring terstruktur kepada para penerima manfaat selama 3-6 (tiga-enam) bulan.  Dalam masa pelatihan, para peserta penyandang disabilitas akan dibekali dengan pengetahuan pengelolaan keuangan, strategi pemasaran dan perubahan pola pikir (mindset).  Kemudian dalam program mentoring, para peserta akan didampingi mentor secara personal dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kapasitas usaha, yang pada akhirnya bertujuan meningkatkan taraf hidup para penyandang disabilitas.

Di Bali, program  pelatihan diberikan kepada 65 penyandang disabilitas, dimana pelatihan akan dilakukan bagi 35 penyandang disabilitas di Denpasar pada 29-31 Juli 2017, dan 30 penyandang disabilitas di Gianyar pada 2-4 Agustus 2017. Peserta pelatihan diantaranya telah merintis dan membangun usaha di bidang konveksi, makanan, kerajinan tangan dan elektronika.  Pelaksanaan program RISE di Bali ini merupakan awal dari rangkaian program untuk memberikan pelatihan kepada 2.000 penyandang disabilitas yang akan dilakukan selama 2 (dua) tahun ke depan, di sedikitnya 7 (tujuh) kota di Indonesia. Program ini menyusul pilot project program RISE sebelumnya yang telah diberikan kepada 211 penyandang disabilitas di Jakarta dan Yogyakarta.  Dari implementasi Program RISE pilot project hingga Juli 2017, sebanyak 40% peringkat terbaik dari penyandang disabilitas, yang mengikuti program ini, telah berhasil memulai/meningkatkan pendapatan usaha rata-rata hingga 351,8%.

Maybank Indonesia memiliki komitmen untuk selalu berada di tengah komunitas serta tumbuh dan berkembang bersama komunitas, termasuk komunitas penyandang disabilitas, dimana hal ini sejalan dengan misi humanising financial services. Program ini akan memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan ekonomi yang merupakan salah satu fokus corporate responsibility Maybank Indonesia.

Dengan peningkatan kapabilitas usaha, para penyandang disabilitas bukan hanya dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi sesama komunitas penyandang disabilitas tetapi juga dapat mempekerjakan orang lain, termasuk dari masyarakat marjinal di sekitarnya sehingga dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat di sekitarnya.  Dalam pelaksanaan program ini, Maybank Indonesia dan Maybank Foundation menjalin kemitraan dengan People Systems Consultancy.

Melalui program RISE, Maybank Group turut mendukung upaya membangun komunitas berdikari, menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan berdampak positif bagi masyarakat.

Pelaksanaan program RISE sebelumnya telah dilakukan di Malaysia dan dikembangkan ke regional.  Implementasi program RISE di Malaysia yang dilaksanakan sejak September 2014 berhasil mencapai kesuksesan di mana pada April 2015, berhasil meraih 411,7% rata-rata kenaikan pendapatan dari 40 peserta terbaik. Pada saat tersebut, program RISE telah diikuti lebih dari 1.800 peserta di Malaysia, dan Indonesia telah diputuskan menjadi negara untuk mengembangkan program ini selanjutnya.

Di regional, pada implementasi Tahap 2, program RISE pada Juli 2017 sudah menjangkau total 1.866 penerima manfaat yang berasal dari tiga negara, masing-masing 1.400 dari Malaysia, 211 dari Indonesia dan 255 dari Filipina, dengan meraih 356,4% rata-rata kenaikan pendapatan dari 40 peserta terbaik.

Program RISE telah menjadi contoh upaya Maybank untuk memenuhi program inklusi keuangan seperti dicanangkan oleh beberapa pemerintah di regional, khususnya bagi masyarakat pra-sejahtera dan kaum marjinal.  Masih banyak penduduk ASEAN yang belum bankable (underbanked), termasuk para penyandang disabilitas yang kurang diuntungkan dengan inklusi keuangan dan mendapatkan fasilitas keuangan untuk meningkatkan produktivitas, untuk menabung dan mengumpulkan aset serta meningkatkan kesejahteraan. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rai Mantra Dorong Pengusaha Muda Menuju Ekonomi Kreatif Berbasis IT

BALIPORTALNEWS.COMDalam upaya mengangkat usaha serta produksi lokal, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bali menyelenggarakan pameran bertema “Market Fest” yang dilaksanakan selama 7 hari terhitung dari 1-7 Desember 2016.

Serangkaian kegiatan tersebut, pada Jumat (2/12/2016) malam dilaksanakan kegiatan Talkshow Ekonomi Outlock 2017 dengan tema “Review of Indonesia and Global Economy in the 2016” yang mengundang narasumber-narasumber handal dibidang bisnis, dari 3 narasumber yang diundang salah satunya yakni Walikota Denpasar IB. Dharmawijaya Mantra. Selain itu, ada dua narasumber  lagi di dalam dunia bisnis yakni Dosen Ekonomi Universitas Udayana Prof. Wayan Ramanta, serta Kakanwil BNI Denpasar AA Gede Darmawan.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Direktur Keuangan LPDB Kementerian Koperasi dan UKM RI Fitri Renaldi, BPP Hipmi Pusat Yuke Yurike, Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua Hipmi Bali IGA Inda Trimafo Yudha serta para undangan lainnya.

Walikota Denpasar Rai Mantra menjelaskan, dalam bisnis kemampuan digital telah mendorong kemajuan sebuah perusahaan dan memberikan kemudahan-kemudahan di semua aspek manajemen. Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, tentu akan membuka cakrawala pemikiran bahwa di jagad maya terdapat beraneka macam jenis informasi atau sumber pelajaran yang tidak terbatas dan teknologi informasi telah mengubah gaya komunikasi, gaya hidup, gaya berbisnis, gaya bekerja, gaya berbelanja, serta gaya bertransaksi menjadi lebih mudah.

“Nantinya kita akan dorong pengusaha muda ini ke media ekonomi kreatif yang berbasis IT (Informasi dan Teknologi), dimana dalam era globalisasi ini salah satu cara untuk memasarkan produk ke mancanegara melalui media sosial ataupun jaringan internet, ” ujar Rai Mantra.

Dengan diadakannya kegiatan ini lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, tingkat kreatifitas yang lebih menonjol dari generasi –generasi penerus di Hipmi dan menjadi suatu tolak ukur untuk semakin berkembang kedepannya.

“Mereka harus mampu dan menjaga kemandiriannya, mereka harus tertantang untuk mampu melihat analisa-analisa untuk perekonomian kedepannya,” tandas Rai Mantra.    

Ketua Hipmi Bali, IGAA Inda Trimafo Yudha didampingi Ketua Panitia IB. Ngurah Sidayatra Mantra mengatakan Pameran ini merupakan kali kedua kami gelar dan akan diikuti sekitar 27 UKM yang bertujuan untuk mengangkat potensi-pontesi usaha mikro produk-produk lokal Bali. Untuk memeriahkan serta mengundang banyak pengunjung, kami berkolaborasi dengan beberapa komunitas yang dilaksanakan dari tanggal 1-7 Desember.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra sempat mengunjungi beberapa stand UKM dan membuka pameran “Market Fest” dengan pemukulan kulkul. (eka/humasdps/bpn)  

Jadi Wadah Kreatifitas Seni dan Budaya, Sekda Rai Iswara Buka Pesona Budaya Mertasari II

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pementasan bertajuk Pesona Budaya Mertasari II resmi dibuka Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara pada Jumat malam (28/7/2017) di Pantai Mertasari Sanur. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Kompyang Raka, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Wayan Mariyana Wandhira, Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Nyoman Sujati, Camat Denpasar Selatan AA Gde Risnawan, Perbekel Desa Sanur Kauh, Made Ada serta para undangan dan ribuan masyarakat Desa Sanur Kauh dan seputarnya.

Pementasan yang digelar selama 3 hari ini, terhitung dari tanggal 28 sampai 30 Juli mendatang menampilkan berbagai parade kesenian yang tentunya sangat menarik dan menghibur. Diawali dengan tari penyambutan yakni Tari Pendet Massal dari ibu-ibu PKK di Desa Sanur Kauh, Pesona Budaya Mertasari resmi dibuka ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Rai Iswara yang dalam kesempatan tersebut mewakili Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra.

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Sanur Kauh di dalam menyukseskan kegiatan ini. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi suatu ajang rekreasi seni budaya dan wadah kreatifitas untuk generasi muda serta menjadi suatu daya tarik baru untuk wisatawan datang ke Pantai Mertasari.

“Kita berharap bisa terus menggali akar-akar budaya serta terus berupaya menarik wisatawan untuk berwisata di Denpasar dan Bali pada umumnya”, ujarnya.

Sementara Perbekel Desa Sanur Kauh, Made Ada mengatakan berbagai kegiatan kesenian akan ditampilkan dalam Pesona Budaya Mertasari II . Diawali dengan pembukaan, pada hari pertama juga ditampilkan parade baleganjur yang diikuti sebanyak 8 Sekaa Baleganjur dari Desa Sanur Kauh yang diragkai dengan hiburan lawak dari Celekontong Mas.

Selain itu, berbagai Parade juga akan dihadirkan dalam kegiatan ini seperti Parade Gong Kebyar, Pemilihan Jegeg Bagus Sanur Kauh, Genjek Lansia, Tari Bali Cilik, Bondres Bali, Lawak dan tentunya tidak ketinggalan Pasar Tradisionalnya. Selain itu juga berbagai kegiatan jasmani yakni Jalan Sehat, Yoga Massal, Lomba Senam Poco-Poco, Senam Lansia, lomba Permainan Tradisional yang dipadukan dengan kegiatan Pekan Olah Raga Masyarakat Desa (Pormides).

Sedangkan untuk  kebersihan akan dilaksanakan juga kegiatan Beach Clean Up yang melibatkan komunitas-komunitas yang tentunya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai. Selain itu ada juga kegiatan Donor Darah, Penyuluhan dan tentunya hiburan dari Artis Pulau Dewata.

“Kegiatan ini juga tentunya sangat bermanfaat, karena selain sebagai ajang hiburan juga dapat mengetahui betapa pentingnya sebuah budaya yang ada di berbagai daerah yang akan membuat anda lebih memahami bagaimana cara melestarikan dan menjaga budaya tersebut agar suatu saat nanti dapat diingat dan dijadikan warisan untuk generasi berikutnya”, ujar Made Ada. (eka/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SMP PGRI 9 Denpasar Gelar Workshop Review K-13

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar diwakili Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., membuka secara resmi workshop review Kurikulum 2013 (K-13) dan penyusunan perangkat pembelajaran yang digelar SMP PGRI 9 Denpasar, Kamis (16/6/2017).

Acara dihadiri Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., Pembina Drs. Ketut Sukartha, M.Si.; Ketua Komite Made Tri Sadhu Arda, S.H., serta Korwas Dra. Nyoman Kartiniasih.

Ketua Panitia Workshop, Gusti Ngurah Agung Arya, S.Pd., mengatakan, materi yang di-review meliputi RPP dan kurikulum sekolah khususnya dalam dokumen evaluasi dan KKM. Agenda workshop yang diikuti 60 guru serta pegawai tersebut berlangsung hingga 19 Juni 2017.

Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Wayan Supartha  mengapresiasi  SMP PGRI 9 Denpasar karena prestasinya semakin melejit. Makanya dia setuju workshop K-13 menyasar para guru sebagai kunci keberhasilan peningkatan mutu pendidikan. Untuk itu dia mengatakan wajib hukumnya SMP PGRI 9 terus berbuat dan berinovasi.

Di sisi lain SMP PGRI 9 Denpasar jangan terlena dengan prestasi yang ada. Masyarakat sudah menaruh kepercayaan kepada sekolah ini akibat pencitraan sekolah dan kerjakeras yang sudah dilakukan. Termasuk berkat model kepemimpinan kepala sekolah dan jajaranya serta berkat kerja teamwork.

Kepala SMP PGRI 9 Denpasar, Drs. AA Ketut Sumitra, M.M., M.Si.,menyadari benar bahwa kunci utama PBM berkualitas ada di tangan guru. Guru SMP PGRI 9 Denpasar tak boleh anti perubahan, melainkan terus berkreasi dan berinovasi dalam mengajar. Dengan demikian siswa mendapat pelayanan berkualitas untuk menghasilkan mutu lulusan berkualitas.

Paradigma  baru cara mengajar guru ini dikatakan pengelingsir Puri Padangluwih, Dalung (duwe Puri Mengwi) ini, sudah diterapkan sejak lama di SMP PGRI 9 Denpasar. Sebab kemajuan teknologi jauh lebih pesat dibandingkan kemampuan guru sehingga dituntut guru yang adaptif sepanjang zaman.

Sedangkan karyawan dan pegawai diikutsertakan karena mereka adalah bagian dan komponen penting dalam pelayanan PBM. Dengan demikian satu langkah menjadikan SMP PGRI 9 Denpasar sekolah berkualitas yang setara dengan sekolah kembarannya SMPN 10 Denpasar.

Dia mengaskan kurikulum sekolah terus diperkuat untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkarakter dan berbudaya. Utamanya dalam mendidik disiplin siswa dan guru serta karyawan. Kemudian  menanamkan budaya mutu dan budaya malu kalau melanggar.

Makanya sekolah ini dikenal menerapkan disiplin secara ketat. Bukan saja disiplin siswa, juga guru dan kepala sekolah. Dengan demikian tercapai keseimbangan prestasi akademis dan non akademis. AA Ketut Sumitra didampingi Waka IGN Pada Parnawa, S.Pd, IGN Made Sudarmana, S.Pd, I Made Dana, S.Pd., dan Drs. Ketut Wenten Yatra mengakui kinerja guru sekarang tak boleh biasa-biasa saja tapi luar biasa. ‘’Ini juga memupuk kebersamaan,’’ ujarnya.

AA Ketut Sumitra mengatakan, penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2017/2018 di SMP PGRI 9 Denpasar sudah dibuka mulai 12 Juni 2017. Pada PPDB tahun ini SMP PGRI 9 Denpasar di Jalan Jenderal Gatot Subroto VI/J, Denpasar Utara ini mencari siswa baru sesuai dengan jumlah yang dilepas sebanyak 200 siswa lebih. Pendaftaran akan ditutup ketika kuota siswa baru terpenuhi.

Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, I Nengah Madiadnyana mengacungkan jempol atas penyelanggaran workshop review K-13 dan kurikulum SMP PGRI 9 Denpasar.  Ini menunjukkan SMP PGRI 9 Denpasar terus hidup dan bergeliat untuk pendidikan berkualitas.

Dengan padatnya program dan anggaran penguatan mutu guru, Madiadnyana mengatakan wajar sekolah ini diincar masyarakat. Programnya jelas, pelaksanaannya bisa dipertanggungjawabkan. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rai Mantra Launching LPD Mini Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM – Keberadaan LPD (Lembaga Perkreditan Desa) di Bali sebagai lembga perekonomian desa telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.  Begitu juga di Kota Denpasar keberadaan LPD memiliki peranan dan manfaat bagi pembangunan sebuah desa adat.

“LPD memberi banyak manfaat dalam kegiatan sosial dan budya, apalagi hal ini ditunjang dengan inovasi seperti terbentuknya LPD mini sekolah oleh LPD Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur,” ujar Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat melaunching LPD Mini Sekolah, Kamis (4/5/2017) di Hotel Puri Nusa Indah. Hadir juga pada kesempatan ini Ketua DPRD Kota Denpasar I Gst Ngurah Gede, Pelingsir Puri Pemayun, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan, Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun, Wakil Bendesa Kesiman I Wayan Sukana, Lurah Kesiman, Prebekel beserta OPD terkait lainya.

Lebih lanjut. Rai Mantra mengatakan, sangat bangga kepada LPD Desa Kesiman karena setiap tahunya selalu memiliki sebuah inovasi didalam memajukan LPD maupun kesejahteraan masyarakat Kesiman. Dimana sekarang ini LPD Kesiman meluncurkan sebuah program LPD Mini Sekolah yang diperuntukan untuk sekolah-sekolah yang ada diwilayah Desa Kesiman dan pada tahun lalu LPD Kesiman juga sudah melaunching digitalisasi LPD yang sekarang ini sedang dirintis dan bekerjasama dengan bank sampah.

“LPD Mini Sekolah ini begitu banyak memiliki manfaat dan kegunaan baik bagi anak maupun orang tua murid, dengan tujuan memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah mengenai manfaat serta kegunaan uang,” ujar Rai Mantra.

Hal ini juga menurut Rai Mantra anak-anak sekolah juga harus di berikan pengenalan sejak dini mengenai sosial budaya atau desa adat, yang sangat berperan penting dalam sosial budaya sebagai identitas kita. Dimana program ini sagat strategis dalam konsep berwawasan budaya dan juga ekonomi kreatif yang dilakukan oleh LPD Kesiman yang bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Denpasar.

Rai Mantra juga mengaharapkan  LPD Kesiman bisa membantu sekolah-sekolah yang ada di wilayah desa setempat dalam pengelolaan dan proses ekonomi serta para kepala sekolah dapat berkerjasama dengan LPD Kesiman demi kepentingan siswa sekolah.

Sementara Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun dalam laporannya mengatakan, dalam memperingati HUT LPD Desa Kesiman yang ke 26 tahun ini, LPD Kesiman meluncurkan sebuah program baru yakni LPD Mini Sekolah.

LPD Mini Sekolah merupakan layanan pengelolaan tabungan siswa (plus) oleh pihak sekolah yang mengunakan system berbasis teknologi informasi. Rayun menjelaskan rencanannya semua sekolah yang ada di wilayah Desa Kesiman akan melakukan link (koneksi) dengan program LPD Mini yang diawali mencoba di tiga SD Negeri terlebih dahulu sebagai pilot projek dari 17 SD yang ada di Desa Kesiman.

Adapun tiga SD tersebut yakni, SD Negeri 1 Kesiman, SD Negeri 6 Kesiman dan SD Negeri 17 Kesiman yang sudah terkoneksi dengan LPD Mini. “Secara bertahap LPD Kesiman dan Dinas Pendidikan Kota Denpasar akan mengoneksikan proram ini kesekolah-sekolah SD yang ada di wilayah Desa Kesiman dengan pembentukan LPD Mini Kesiman,” ujarnya. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Fragmentari Kolaborasi Pesona Pura Sakenan Akan Hiasi Pawai PKB ke-39

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Denpasar menggelar latihan persiapan sekaligus pembinaan pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB)  ke-39 Tahun 2017, Rabu (3/5/2017) di Wantilan Pura Desa Pakraman Penatih.

Dalam  pembinaan yang dihadiri  Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I G. Ngurah Gede, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan serta jajaran Disbud Kota Denpasar dan Tim Pembina Kesenian Provinsi Bali tersebut, tampak duta Denpasar akan mengambil judul Pura Sakenan Perspektif Samudara Kretih dan Wisata Bahari.

Selain mengambil sinopsis berjudul Pura Sakenan Perspektif Samudara Kretih dan Wisata Bahari, Duta Denpasar juga akan mengambil judul Omed-omedan yang dituangkan kedalam fragmentari kolaborasi . Pengambilan tema omed-omedan ini tidak lain merupakan suatu tradisi langka dan satu-satunya di Bali bahkan di Dunia yang berada di Kota Denpasar.

“Sesuai tema PKB Tahun ini yakni Ulun Danu, masing-masing daerah disamping menonjolkan inovasi kreasi tentunya yang  terpenting ditonjolkan tradisi setiap daerah. Oleh karena itu, kami membuat inovasi garapan yang ada hubungannya dengan air yakni menggarap pesona di Pulau Serangan dan mengambil tema Omed-Omedan  yang merupakan salah satu tradisi di Kota Denpasar,” ujar Koordinator Pawai Pembukaan PKB Duta Kota Denpasar, Wayan Astawa.

Astawa mengatakan, Pura Sakenan merupakan bagian dari ribuan pura yang ada di Bali yang letaknya di Desa Serangan, Kota Denpasar. Serangan dulunya merupaka pulai terpisah yang hanya bisa diakses dengna menggunakan jalur laut, namun sekarang sudah bisa dikunjungan jalur darat. Pura Sakenan merupakan Pura kahyangan Jagat dan menurut Lontar Usana Bali dibangun oleh Mpu Kuturan.

Lebih lanjut Astawa menjelaskan, Sakenan berasal dari kata Cakya yang berarti langsung menyatukan pikiran, sangat beralasan tempat kecil yang dipisahkan oleh laut ini memiliki ketenangan dan keheningan. Pura Sakenan disebut sebagai Samudra Kertih yang mana pemujaan Ida Hyang Baruna sebagai penguasa lautan yang menjaga alam semesta.

Maka dari itu, dijaman kekinian saat Pemerintahan Kota Denpasar oleh Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota IGN Jaya Negara kesakralan dan keheningan Pura selalu dilestarikan menuju Kota Denpasar yang berbudaya. Pulau Serangan ditata sedemikian rupa menjadi lebih indah dan bersih, sehingga sekarang menjadi salah satu destinasi pariwisata Kota Denpasar yang sangat menarik bagi wisatawan. Disamping kesakralan dan keheningan Pura Sakenan, para wisatawan bisa menikmati beberapa wisata bahari seperti Banana Boat, Diving, Paraseling, Water Sport serta tempat Penangkaran Penyu, ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan dana pembinaan yang diserahkan oleh Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan kepada Koordinator Pawai Pembukaan PKB Duta Kota Denpasar yang disaksikan  Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I G. Ngurah Gede. (eka/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SMAN 1 Denpasar, Antara Edukasi, Prestasi dan Dedikasi

BALIPORTALNEWS.COM – SMA Negeri 1 Denpasar (Smansa) sepertinya tak pernah surut dalam kiprah.  Misalnya dalam Februari ini saja yang baru menginjak minggu keempat SMA Negeri 1 Denpasar telah melakukan empat kali kegiatan kemanusiaan.

Meliputi melaksanakan donor darah yang melibatkan masyarakat Denpasar dari berbagai lapisan, bakti sosial ke Yayasan Pendidikan Anak Cacat di Nusa Dua tanggal 19 Februari 2017, Bakti sosial ke Panti Asuhan di Kelungkung, menyerahkan bantuan kemanusiaan langsung ke posko bencana Songan, Senin 20 Februari 2017 yang diserahkan langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd., didampingi Wakasek Humas Drs. I Wayan Suartha, Wakasek Sarpras Drs. I Dewa Gede Mertha, M.Pd, Ketua Sukaduka Smansa Drs.Ketut Sadia, M.Pd , Ketua OSIS dan beberapa guru juga siswa.

“Ini adalah bentuk nyata dedikasi keluarga besar SMANSA Denpasar kehidupan ini sekaligus edukasi untuk mengembangkan kepekaan sosial bagi anak-anak,” tutur Purnajaya.

Sementara prestasi siswa SMANSA selama 20 hari bulan Februari ini saja tercatat, juara II Regional pemrograman Komputer di Unud dan juara III Nasional olimpiade statistik di ITS atas nama Galangkangin Gotera, juara III Nasional LCC di UNAIR an Anak Agung Arini Santosa. Prestasi teranyar yang diraih siswa Smansa adalah Juara I Truna Denpasar, juara II Truni Denpasar dan Juara fotogenik yang grandfinalnya dilaksanakan pafa 19 Februari 2017  di Hotel Aston .

Sementara pada bidang non akademik tercatat prestasi juara I basket Jawa post group dan juara II modern dance pada event yang sama di awal bulan

Ketika ditanyakan komentarnya Kepala SMA Negeri 1 Denpasar hanya menjawab singkat dan tegas sambil tersenyum bahwa SMANSA berharap tetap bisa memancarkan cahaya dan menebar aroma harum dalam segala musim. (pra/bpn)

Aditya Ditemukan Meninggal Dunia

BALIPORTALNEWS.COM –  Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Komang Aditya, bocah 9 tahun yang dikabarkan hilang di sungai Perum Bina Permai, Jumat (14/4/2017) pukul 09.15 Wita.

Jasad Komang Aditya ditemukan radius 500 meter dari lokasi awal korban tenggelam ke arah selatan. Tubuhnya tersangkut dan terlihat masih mengenakan baju namun sudah tak mengenakan celana.

Basarnas Kantor SAR Denpasar bersama dengan BPBD Denpasar, Balawista, Sabhara Polda Bali, kepolisian dan masyarakat melakukan pencarian. Dua orang reacuer lengkap dengan peralatan selam melakukan pencarian shorty pertama sekitar pukul 08.03 Wita.

Penyelaman dilakukan pada titik pusaran air yang cukup dalam dengan hasil nihil. Sementara waktu penyelaman dihentikan karena pintu air dibuka sehingga arus menjadi deras.

Sekitar 30 menit setelahnya kembali dilakukan penyelaman dengan hasil masih nihil. Sementara itu tim lainnya melakukan pencarian di sekitar aliran sungai lokasi korban tenggelam untuk memastikan korban tidak tersangkut di sela-sela bebatuan.

Karena belum juga membuahkan hasil maka pada pukul 08.34 Wita tim melakukan penyisiran darat diseputaran tukad batu medapit, berjarak sekitar 150 meter ke arah selatan dari lokasi kejadian.

Setelah ditemukan selanjutnya jasad bocah malang itu dievakuasi dan di bawa menuju Rumah Sakit Sanglah mengguakan ambulance BPBD kota Denpasar. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan