Semiloka Smart City Denpasar Diapresiasi Dewan

BALIPORTALNEWS.COMSeluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah  Kota Denpasar tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar tahun 2016-2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Hal tersebut disampaikan semua Fraksi saat menyampaikan pandangan umum pendapat akhir pada sidang Paripurna Senin (15/8/2016) di Gedung Sewaka Dharma. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dihadiri Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar beserta jajarannya serta Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra dan Forum Pimpinan Daerah.

Pandangan umum diawali dari Fraksi  Golkar yang disampaikan  I Wayan Duaja mengatakan Ranperda RPJMD yang diajukan dengan menggunakan lima pendekatan yaitu teknokratis, partisipatif, politik, top down dan bottom up dengan mengadopsi ajaran Tri Sakti Presiden Indonesia Pertama Ir. Soekarno. Hal ini diimplementasikan dalam Padmaaksara Langkah Baru Membangun Kota Denpasar.

Untuk itu Fraksi Golkar menyambut baik arah dan kebijakan umum Pemerintah Kota Denpasar yang menitik beratkan pada kebijakan ekonomi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi agar mampu memecahkan pemasalahan angkatan kerja, pengangguran, kemiskinan dan sebagainya.

Fraksi Demokrat dalam pandangan umum yang disampaikan AA Susruta Ngurah Putra menyampaikan selamat kepada Walikota atas diraihnya dua penghargaan nasional yaitu Tropi Adipura dan  Juara I Kadarkum. Disamping itu Fraksi Demokrat menyetujui Ranperda RPJMD menjadi Perda serta memberikan penghargaan karena Walikota dan Wakil Walikota telah menyelesaikan salah satu tugas konstitusinya selaku Kepala Daerah.

Fraksi Gerindra dalam pandangan umumnya yang dibacakan Himun Nabi menyampaikan dalam RPJMD ini strategi Kota Denpasar mengacu pada pencapaian visi dan misi yang ditetapkan dimana strategi pembangunan dijalankan dengan Padmaaksara Langkah Baru Dharmanegara Demi Denpasar.

Dalam penyusunan RPJMD Kota Denpasar ini telah melibatkan pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan dan forum konsultasi publik dan musrenbang perangkat daerah dan kelompok ahli pembangunan Kota Denpasar.

Fraksi Hanura juga menyetujui RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar yang dibacakan I Gede Made Arya Jembawan. Hanura juga  menyampaikan apresiasi atas dilaksankannya Semiloka Smart City sebagai pelaksanaan strategi pembangunan yang terintegrasi.

Sementara Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Ketut Suteja Kumara sangat mengapresiasi Walikota dan Wakil Walikota dalam mengadopsi secara sungguh-sungguh ajaran Tri Sakti Bapak Bangsa Kita, Presiden Pertama RI Ir Soekarno. Lebih lanjut Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar sudah dijelaskan secara keseluruhan berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Denpasar 2005-2025 serta Nawa Cita yang dimuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2020.

Dalam kesempatan tersebut Fraksi DPRD juga menyampaikan saran dan masukan terkait RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar.

Terkait hal tersebut Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan saran dan masukan tersebut akan pelajari serta dikaji. Serta mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik yang telah dilakukan selama ini antara eksekutif dan legeslatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Obok-obok Tiga Lokasi, Satpol PP Denpasar Amankan 33 PSK

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Petugas gabungan Satpol PP Kota Denpasar menggerebek tiga lokalisasi prostitusi di Denpasar dan berhasil mengamankan 33 wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mangkal menanti pria hidung belang.

Dalam razia yang digelar pada Selasa (14/11/2017) malam, tim gabungan terdiri dari Sat Pol PP Denpasar, unsur TNI, Polri, Pecalang Kota Denpasar, dan Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kota Denpasar, mendatangi tiga lokalisasi di kawasan Sanur.

Lokasi yang disisir adalah tempat-tempat yang dilansir sebagai tempat porstitusi seperti Hotel Barokah, Tirta Ening 05 X Sanur, dan Tirta Ening 14 . “Kami tindak tegas PSK yang melanggar ketertiban umum dan menjadi penyakit masyarakat,” ujar Kasatpol PP Denpasar Dewa Sayoga.

Penertiban rutin dilaksanakan lantaran banyaknya keluhan masyarakat atas praktik prostitusi tersebut, terlebih hal ini akan membawa dampak pada kasus HIV/AIDS di Kota Denpasar. Pada Rabu (15/11) dilaksanakan langkah penyidikan yang dilakukan di kantor Satpol PP Denpasar. Sedangkan pada Jumat (17/11) akan dilaksanakan tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Denpasar.

“Sebanyak 33 PSK yang kami amankan langsung dibawa ke kantor untuk dilakukan langkah penyidikan dan pembinaan. Selanjutnya akan dilaksanakan langkah tipiring sesuai dengan pelanggaran perda yang ada, ” terangnya.

Menurutnya, makin menjamurnya PSK di Kota Denpasar lantaran pasca ditutupnya lokalisasi besar di beberapa Kota di Indonesia . Razia akan terus dilakukan untuk menekan merebaknya aktivitas penyakit masyarakat. “Ini juga sebagai langkah antisipasi dan memberi efek jera kepada para PSK,” imbuhnya.

Salah satu PSK, dengan inisial CPN mengaku baru satu tahun bekerja sebagai pemuas nafsu pria hidung belang. Wanita kelahiran Malang ini mengaku dirinya menjadi pekerja seks lantaran kebutuhan ekonomi yang kurang, ia juga merasa kapok dan berjanji untuk kembali ke daerah asalnya.  (eka/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Jaya Negara Serahkan Penghargaan Serta Harapkan Lestarikan Seni dan Budaya Bali

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar, I.G.N Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede menyerahkan penghargaan kepada 44 Sekaa Gong Kebyar dan Kesenian Klasik di Kota Denpasar serangkaian memperingati Hari Puputan Badung ke 111 tahun.

Penyerahan penghargaan ini sekaligus menutup parade gong kebyar dan kesenian klasik, Sabtu (30/9/2017) di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung. Tampak hadir pula Wakil Ketua PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sujati serta pengamat seni di Kota Denpasar.

Wawali Jaya Negara mengharapkan kepada para Sekaa Gong Kebyar dan Kesenian Klasik di Kota Denpasar agar turut membantu Pemkot dalam melestarikan dan mengembangkan seni dan  budaya Bali. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah dan wahana bagi para penggiat seni yang semakin eksis dalam melestarikan seni dan budaya.

“Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari sebuah kota kreatif berwawasan budaya, dan dari sinilah kita berharap kelak akan tumbuh bibit-bibit baru dalam melestarikan seni dan budaya Bali yang adi luhung ini,” pungkas Jaya Negara.

Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sujati menambahkan, parade gong kebyar dannkesenian klasik ini sudah dimulai sejak Rabu (20/9) hingga Sabtu (30/9) yang diikuti 44 Sekaa Gong Kebyar dan Kesenian Klasik se-Kota Denpasar. Dimana tujuan dari kegiatan ini tidak lain untuk memberikan wadah serta mencari bibit-bibit untuk turut melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya Bali ini.

Dalam parade terakhir tersebut, yang menarik dan banyak menyedot perhatian penonton adalah penampilan 2 Sekaa Gong Anak-anak yakni Sekaa Dharma Putra, Banjar Sindhu Kaja, Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan berhadapan dengan Sekaa Natar Ayun, Banjar Saba, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur. Sekaa Dharma Putra membawakan 3 garapan tabuh dan tari yakni Tabuh Cerukcuk Punyah, Tari Mregepati dan Tari Pendet.

Sementara, Sekaa Natar Ayun yang memakai busana merah yang dikombinasikan warna hitam tampil cukup memukau penonton serta disambut tepuk tangan riuh para penonton. Mereka membawakan 3 garapan tabuh dan tari yakni Tabuh Telu Natar Ayun, Tari Baris Tunggal dan Tari Tedung Sari. Tari Tedung Sari dapat diartikan, tedung artinya payung dan sari artinya inti yang suci, dan banyak hal dapat ditiru dari makna sebuah payung.

Dalam konteks yang berbeda, payung juga memiliki makna sebagai pengayom dan peneduh. Payung dimanfaatkan sebagai properti yang dieksplorasikan secara total sehingga menghasilkan sebuah garapan yang sangat indah, dinamis dan artistik. Pembina Tari, I Nyoman Sadia dan Pembina Tabuh, I Nyoman Purna dan I Wayan Sudana. (ngurah/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Diduga Berprofesi PSK, Lima Wanita Tanpa Idenditas Diamankan di Dentim

BALIPORTALNEWS.COMKegiatan rutin menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan warga Kota Denpasar yang dilaksanakan tim gabungan Kota Denpasar terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Kesbangpol Denpasar, serta Linmas Desa/Kelurahan empat kecamatan terus dilakukan.

Langkah ini menjadi kegiatan penting yang dilaksanakan menyasar wilayah-wialayah yang dianggap rentan akan tindakan kejahatan di Kota Denpasar. Pada Sabtu malam (3/12/2016) tim gabungan Kota Denpasar melakukan patroli menyasar kawasan Kecamatan Denpasar Timur.

Dikoordinir Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Denpasar I.B Alit Wiradana yang melibatkan dua armada truk Satpol PP Denpasar, lengkap dengan puluhan  anggota melakukan penyisiran awal di kawasan Jl. Hangtuah, Kawasan Tohpati, Kawasan Renon, hingga menyasar kawasan Padang Galak Desa Kesiman Petilan.  Patroli kali ini juga melibatkan Linmas Desa Sumerta Kelod, dan Kelurahan Sumerta yang bersama-sama bergerak menyisir ruas-ruas jalan desa/kelurahan setempat. 

Kawasan Hangtuah menjadi pemantauan awal tim gabungan terkait dengan aksi geng motor yang dapat menggangu kenyaman warga setempat. Menyisir kawasan Renon hingga melakukan koordinasi dengan Desa Sumerta Kelod melakukan penyisiran kawasan tersebut dari Lapangan Niti Mandala Renon. Pedagang yang berjualan diatas trotoar juga mendapatkan peringatan dari Kasatpol PP I.B Alit Wiradana.

Berjualan diatas trotoar yang dapat menggangu pejalan kaki dengan peringatan dan teguran diberikan langsung untuk segera berkemas dan tidak berjualan lagi ditempat tersebut. Hingga memasuki kawasan Desa Kesiman Petilan, ada satu warung yang disinyalir dijadikan tempat prostitusi.

Lima wanita yang berada didalam warung tanpa membawa kartu identitas langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Denpasar. Tak satupun kelima wanita ini melakukan perlawanan saat dinaikkan keatas truk Satpol PP Denpasar, dan dilakukan pendalaman terkait asal tempat tinggal kelima wanita ini.

Salah satu wanita tersebut yang mengaku bernama Yuli asal dari luar Bali kaget dengan kedatangan petugas. Ia yang mengaku baru bekerja dua minggu diwarung tersebut hanya bekerja melayani para tamu yang datang saat membeli minuman. 

Sementara Kasat Pol PP Denpasar I.B Alit Wiradana mengatakan kegiatan rutin patroli malam kali ini menyasar kawasan Kecamatan Denpasar Timur yang tentunya kami terus melakukan koordinasi dan komunikasi melibatkan tim gabungan Kepolisian, TNI, Linmas desa/kelurahan, serta pecalang. Hal ini juga tak terlepas dari intruksi Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra untuk melakukan patroli rutin dalam meminimalisir tindakan-tindakan kejahatan yang sangat menggangu keamana dan kenyamanan masyarakat.

Disamping itu beberapa laporan dari masyarakat melalui Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar juga kami lakukan pemantauan dilapangan. Laporan masyarakat terkait dengan  adanya geng motor yang sering melakukan aksi trek-trekan liar dikawasan Renon dengan tindakan tegas tim gabungan dilapangan. Beberapa tempat-tempat kumpul yang kerap dijadikan tempat pesta minuman keras juga kami lakukan pemantauan dan memberikan pengarahan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

“Linmas desa/kelurahan sangat membantu kegiatan rutin ini, sehingga diharapkan nantinya kegiatan ini dapat bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah masing-masing,” ujarnya. (pur/humasdps/bpn)

Makanan Kuliner Denfest Layak Konsumsi

BALIPORTALNEWS.COMPuluhan stand kuliner di Denpasar Festival (Denfest) Ke-9 tidak saja hanya menyajikan makanan yang lezat dan memiliki nilai heritage, namun juga dilakukan pengawasan sebelum dan setelah melakukan penyajian makanan.

Pengawasan akan kesehatan dan keamanan bagi konsumen dalam mengkonsumsi makanan di Denfes Pemkot Denpasar melibatkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Denpasar, pada Kamis (29/12/2016 dengan mengambil sample belasan makanan dan minuman yang dilanjutkan dengan pengujian menggunakan mobil laboratorium keliling BPOM.

Pihak panitia Denfest juga mewajibkan kepada para padagang kulier di Denfest untuk menghindari pemakaian sterofoam. Tempat penyajian makanan harus menggunakan kertas yang ramah lingkungan.

 “Seluruh makanan di stand kuliner Denfest layak konsumsi, dengan pengujian mengambil belasan sample yang telah kami lakukan,” ujar Kepala Seksi Sertivikasi Balai Besar Pom di Denpasar, Drs. I Wayan Bagiarta Negara, Aptm, MM yang mengkoordinir langsung kegiatan pengujian. 

Sebelumnya juga kami telah dilibatkan dalam pengarahan kepada para pedagang kuliner yang akan mengikuti Denfes. Sehingga seluruh makan yang disajikan ini telah dilakukan pengujian terhadap borak, Rhodamin B, Methanil Yellow, formalin.

Hal ini dari hasil uji laboratorium mobil keliling tidak ada mengandung bahan dan zat-zat berbahaya bagi kesehatan masayarakat.

 “Kami juga sempat memberikan pengarahan khusus kepada para pedagang agar semua makanan ynag dibuat menggunakan bahan food grade atau layak dimakan,” ujarnya.

Disamping melakukan pengawasan makanan, pihaknya juga melakukan edukasi kepada para pedagang kuliner di Denfes seperti cara penyajian makanan terkait hegienis dan sanitasi dari pedagang yang sebaiknya menggunakan pakaian kerja, seperti menggunakan penutup kepala, penutup mulut dan celemek.

Disamping itu juga harus mencuci tangan sebelum maupun sesudah melakukan pengerjaan serta menggunakan sarung tangan. Ia juga menjelaskan dari hasil pengamatan dan beberapa jenis kegiatan terkait pengawasan jajanan anak sekolah, dan pasar aman dari bahan berbahaya di pasar tradisional Kota Denpasar seperti Rhodamin B, Methanil Yellow yang dilakukan pembinaan kepada pedagang dan memberikan tambahan wawasan. Karena kebanyak para pedagang tidak memahami tentang penggunan bahan-bahan makan yang aman bagi kesehatan. (pur/humasdps/bpn)

Kesbangpol Monitor Keberadaan Ormas

BALIPORTALNEWS.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, kembali memonitor keberadaan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kota Denpasar. Pendataan yang dilakukan ini, telah menjadi kegiatan rutin yang tak terlepas dari Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, dengan menyasar 10 ormas yang berada di Kecamatan Dentim, Barat, dan Selatan, Selasa (18/4/2017).

“Monitoring ini juga dilakukan dengan mewajibkan ormas untuk mengisi formulir dan melengkapi syarat pendaftaran di Pemkot Denpasar,” kata Kasubid Ormas Badan Kesbangpol Kota Denpasar, IB Andika.

Ditambahkan Andika, monitoring ini juga untuk mendapatkan informasi yang lengkap tentang keberadaan ormas yang berkembang saat ini di Kota Denpasar, di mana pada sebelumnya Tim Kesbangpol sudah sempat melakukan monitoring ke DPC Aliansi Indonesia Kota Denpasar di jalan Gunung Agung, dan DPC Perkumpulan Keluarga Suka Duka Cimande Bali Kota Denpasar, di kawasan jalan Gunung Agung Gg. Yamuna.

“Kedepannya kami berharap kepada Ormas-ormas yang ada di Kota Denpasar hendaknya melakukan pelaporan secara berkala, agar kami lebih mudah sewaktu-waktu melakukan komunikasi,” ujar Andika.

Dari monitoring ini juga mengharapkan ormas  dapat turut serta berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Denpasar, di mana strategi awal yakni dengan melakukan pendekatan-pedekatan ataupun silaturahmi langsung, sehingga ada saling pengertian untuk proses ikut menciptakan keamanan, kenyamanan, di lingkungan masyarakat.

“Wajib hukumnya Pemerintah Daerah ikut mendidik, mengayomi, dan membina,” ucapnya.

Selebihnya, Gus Andika berharap terkait fakta di lapangan dengan adanya benturan-benturan yang melibatkan ormas. Untuk itu, Kesbangpol selaku Pembina Ormas mencoba untuk membangkitkan kesadaran menyama beraya sebagai sebuah kesatuan untuk bisa meminimalisir terjadinya kejadian-kejadian seperti itu, dan menjadikan paradigma itu sebagai sebuah kebersamaan di dalam sebuah proses pembangunan.

“Kami berharap keberadaan ormas di Kota Denpasar ikut menjaga serta menciptakan suasana yang yang aman, nyaman, dan kondusif, dan menjalankan roda organiasasinya sesuai dengan AD/RT,’’ tandasnya. (ngr/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pemkot Denpasar Gelar Lomba Wirausaha Muda Denpasar Ke-8

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dari 69 peserta yang mengikuti lomba Wirausaha Muda Denpasar tahun 2017 ini, terjaring sebanyak 18 peserta yang lolos dan bersaing di dalam malam Penobatan Grand Final Wirausaha Muda Denpasar yang kembali digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Sabtu malam, (25/11/2017) di Colony Creative, Plaza Renon.

Dimana lomba WMD Denpasar ini merupakan yang ke-8 kalinya dilaksanakan oleh Pemkot Denpasar melalui Bagian Ekonomi Kota Denpasar yang bersinergi dengan anak-anak muda kreatif yang tergabung dalam Komunitas Wirausaha Muda (WMD) Denpasar.

Walikota Denpasar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadis Pariwisata Kota Denpasar M.A. Dezire Mulyani, mengatakan, Pemkot Denpasar terus berupaya untuk mebangkitkan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan generasi muda di Denpasar melalui berbagai program, salah satunya melalui lomba wirausaha muda Denpasar ini yang sudah dilaksakan dari tahun 2010 lalu.

Dikarenakan kedepan ini lapangan pekerjaan semakin sulit dan terbatas, maka menjadi wirausaha merupakan alternative sebagai jalan keluar. Disebabkan kewirausahaan dipil sebagai tujuan untuk mendorong generasi muda agar dapat menjadi actor utama pertumbuhan kesejahteraan bangsa, melalui usaha yang mereka kembangkan dan dapat menghasilkan multipler effect yang positif bagi perekonomian.

 “Untuk itu saya mengapresiasi kepada wirausaha muda Denpasar untuk terus meningkatkan kreativitasnya, serta keberadaan wirausahawan juga sangat membantu dalam mengurangi pengangguran”, katanya.

Sementara Kabag Ekonomi Setda Kota Denpasar Made Saryawan mengatakan melalui kompetisi WMD pihaknya mendorong generasi muda dengan pemikiran kreatif dapat mewujudkan lowongan kerja baru yang tentu menjadi lapangan perkerjaan yang berimbas pada pengurangan pengangguran.

“Dimana dengan lomba wirausaha muda ini kita berusaha menggali potensi anak-anak muda Kota Denpasar yang berjiwa entrepreneur untuk kita angkat ketempat yang lebih tinggi untuk menyampaikan informasi usaha-usahanya sehingga kita mudah dalam hal pembinaan dan bisa memotifasi masyarakat untuk lebih banyak berbisnis dan berwira usaha,” ungkap Saryawan.

Ketua Komunitas WMD Denpasar, dr. I Putu Wirama mengatakan, Kompetisi WMD yang memasuki tahun ke delapan dan mampu menciptakan 129 orang wirausaha muda baru dari katagori umum, siswa SMA/SMK se-Kota Denpasar dan katagori IT (digital start up). Dimana dalam grand final WMD ke delapan ini dari masing-masing katagori, 18 peserta yang sudah melaksanakan tahapan akhir penjurian yakni persentasi di hadapan dewan juri, mengenai masing-masing kehebatan usaha mereka dengan kurun waktu masing-masing selama 3 menit.

Dan menetapkan Kadek Chintya Dwi Pratiwi dengan nama usaha “Dewata Printing Bali” sebagai Juara Pertama katagori umum WMD 2017. Disusul peringkat kedua A.A. Ayu Lani Ratnasari dengan nama usaha “L decoration” dan peringkat ke tiga diraih Dewa Ngakan Putu Bagus Yuda Pratama dengan nama usaha “Helshoes”.

Sementara untuk tingkat IT berasil keluar sebagai juara I adalah I Gede Sugita Aryandana dengan nama usaha “Share Trans”, Juara II diraih A.A.S. Mirah Mahaswari dengan nama usaha “Childminder.id” dan Juara III diraih  Sukra Widyawan dengan nama usaha “Sushi”.

Untuk tingkat SMA/SMK Juara I berasil diraih, I Made Andika Bara Kusuma dari SMK Farmasi Bintang Persada dengan judul proposal “Mahiya Incense (Dupa Pengusir Serangga)”, Juara II diraih Ketut Ayu Surya Manika Sari dari SMAN 1 Denpasar dengan judul proposal “Kacitrayang Story Bagger, dan Juara III diraih Fariz Aditya Chandra dari SMAN 4 Denpasar dengan judul proposal “O’Bras Food & CO”. (ays’/humas-dps/bpn)

Pemkot Gelar Pameran Daur Ulang dan Kampaye Kebersihan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Untuk mengajak semua komponen masyarakat ikut peduli dan bertanggung jawab mewujudkan kebersihan serta memberdayakan bank-bank sampah Denpasar untuk ikut berperan aktif membeli sampah-sampah An-Organik (plastic) masyarakat, Pemkot Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengadakan Pameran Daur Ulang dan Kampaye Gerakan Kebersihan Lingkungan di Lapangan Parkir Kota Lumintang, Jumat (25/8/2017) yang dibuka langsung Sekda Kota Denpasar A.A.N. Rai Iswara ditandai dengan pelepasan burung merpati keudara.

Sebelum kegiatan di buka secara resmi, Sekda Rai Iswara yang pada kesempatan ini dampingi Wakil Ketua Penggerak Tim PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Negara dan Kepala DLHK Kota Denpasar, Ketut Wisada, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra berserta Kepala OPD terkait lainnya juga berkesempatan meninjau langsung stand-stand pameran daur ulang sampah dan megajak para siswa-siswi yang hadir dalam acara ini untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya.

“Kegiatan ini juga sebagai media sosialisasi dari pada pengurangan sampah itu sendiri, dimana Bapak Walikota menugaskan DLHK Kota Denpasar untuk terus menerus mensosialisasikan sedini mungkin kepada generasi muda dan anak-anak Denpasar mengenai manfaat daur ulang sampah dan kegunaan sampah sebagai  nilai ekonomis”, demikian disampaikan Sekda Rai Iswara saat ditemui disela-sela kegiatan. Dimana pameran daur ulang sampah ini juga sebuah pembangkitan dari pada kesadaran masyarakat akan kebersihan dan membuat masyarakat merasa rugi jika membuang sampah sembarangan, selalu merasa rugi kalau tidak perhatian dengan sampah itu sendiri, untuk itu mari bersama-sama menangani dan mengelola sampah sebaik-baiknya, terutama generasi saat ini dan yang akan datang.

Sementara Kepala DLHK Kota Denpasar, Ketut Wisada dalam laporannya mengatakan, selain Pameran Daur Ulang dan Kampaye Gerakan Kebersihan Lingkungan yang dilaksanakan selama sehari ini, juga akan diadakan berbagai kegiatan seperti lomba mesatue Bali dengan tema kebersihan lingkungan, lomba fotografi, lomba yel-yel kebersihan, lomba pidato, lomba fashion show tingkat SD, serta lomba daur ulang serta melukis dan mewarnai, yang akan di hibur juga dengan penampilan artis kenamaan Bali yakni Nanoe Biroe. Dimana peserta pameran dan kampaye kebersihan kali ini melibatkan Bank Sampah se-Kota Denpasar, pemerhati lingkungan DCG (Denpasar Clean and Green), komunitas peduli lingkungan Malu Dong, sekolah-sekolah dan masyarakat Denpasar. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Menjaga Kecerdasan Emosi Dunia Kerja, Pejabat Eselon III Pemkot Denpasar Dilatih

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam dunia kerja seluruh pegawai tidak hanya harus memiliki kecerdasan secara intelektual namun juga harus memapu menjaga kecerdasan emosi dalam dunia kerja. Mengingat kedepannya seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) dituntut untuk memberikan pelayanan yang prima oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat membuka kursus singkat yang diikuti pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Kamis (23/11/2017) di ruang pertemuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar. Pelatihan tersebut nara sumber Retno IG Kusuma dari PT, Pradnyagama Pilar Kusuma dihadiri Kepala BKPSDM I Ketut Mister.

Lebih lanjut Rai Iswara menambahkan orientasi kerja pemerintah mewujudkan good governance atau pemerintahan yang baik. Untuk mecapai pemerintahan yang baik ada tiga unsur yang penting harus disenergikan sedemikian rupa untuk mewujudkan hal tersebut.

Tiga unsur tersebut adalah pemerintah, pengusaha dan lembaga sosial masyarakat. Sedangkan untuk PNS sendiri mempunyai dua posisi dalam hal ini yaitu sebagai aparatur pemerintah dan sebagai masyarakat. Saat ini masyarakat menuntut pelayanan yang sangat prima. Karena mereka beranggapan semua pagawai dianggap mampu untuk melakukan pelayanan tersebut.

 “Kami harapkan semua PNS harus terus meningkatkan kemampuannya. Salah satunya dengan mengikuti pelatihan semacam ini,” ujar Rai Iswara.

Dalam meningkatkan kemampuan para PNS untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat ada empat hal yang harus dilakukan yaitu penguatan kelembagaan, memperluas kerjasama, membangun citra dan peningkatan SDM. Keempat hal tersebut saling berkaitan satu sama lainnya dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

Untuk penguatan lembaga Rai Iswara berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) harus mampu menguatkan kelembagaan di intern masing-masing melalui inovasi-inovasi sehingga tetap eksis dalam memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Demikian juga OPD harus  mampu memperluas kerjasama atau jejaring diantara OPD untuk meningkatkan komunikasi antara intern di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam melakukan komunikasi dan kerjasama dengan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar perlu adanya pengendalian emosional yang diimbangi dengan intelektualitas sehingga koordinasi dapat berjalan dengan baik. Setelah mempu melaksanakan penguatan lembaga dan kerjasama harus juga dimbangi dengan membangun citra dari lembaga itu sendiri.

Untuk mendukung tiga hal tersebut harus juga diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM). Meningat tanpa SDM tiga hal untuk melakukan pelayanan prima pada masyarakat tidak bisa dilaksanakan dengan baik.

Sementara Kabid Pengadaan, Pemeberhentian dan Informasi Komang Lestari Kusuma Dewi dalam laporannya mengatakan kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini untuk meningkatkan SDM aparatur Pemerintah Kota Denpasar. Disamping juga menyeimbangkan mental dan emosi sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Nara sumber pelatihan Retno IG Kusuma mengatakan saat ini sering kurang mampu menyeimbangkan kecerdasan emosi dalam dunia kerja sehingga hasil yang dicapai tidak maksimal. Untuk itu perlu dilaksanakan pelatihan semacam ini sehingga lebih memahi emosional saat bekerja. (gst/humas-dps/bpn)