Jasa Raharja Serahkan Santunan untuk Arnawa Korban Tewas Tertabrak Mobil

0

BALIPORTALNEWS.COM – PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum Nyoman Gde Arnawa yang meninggal dunia, Kamis (6/10/2016) pagi lalu, karena tertabrak mobil.

PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali sesaat memperoleh informasi dari pihak kepolisian langsung proaktif dengan bertemu pihak keluarga almarhum untuk menyampaikan ucapan belasungkawa atas musibah kecelakaan yang dialami.

Melalui koordinasi serta peran aktif pihak kepolisian dari Polresta Denpasar kepada ahli waris disampaikan bahwa korban meninggal dunia berhak mendapatkan jaminan UU 34 tahun 1964 dari pemerintah melalui Jasa Raharja Cabang Bali.

Pada siang harinya, setelah persyaratan pengajuan santunan dilengkapi, dengan proaktif petugas Jasa Raharja mendatangi langsung kediaman ahli waris di Jalan Wibisana, Denpasar, untuk menyampaikan dana santunan dari pemerintah sebesar Rp 25.000.000, untuk almarhum yang pembayarannya dilakukan melalui transfer bank ke rekening ahli waris yakni istri almarhum, Ni Wayan Dewi Setiawati.

Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali, Dr. Ir. Sulistianingtias, MM., AAI-K., CRMP., menjelaskan bahwa santunan yang diberikan bukanlah merupakan pengganti nyawa almarhum korban kecelakaan, namun merupakan amanah yang harus disampaikan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas. Sulistianingtias berharap, semoga santunan ini dapat dimanfaatkan dan membantu meringankan beban pihak keluarga almarhum.

Kematian Nyoman Gde Arnawa yang terakhir menjabat Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, meninggalkan kepedihan mendalam bagi keluarga, serta dunia pendidikan di Kota Denpasar.

Silih berganti rekan sejawat almarhum serta kalangan guru-guru PAUD, PKBM dan lembaga kursus di Kota Denpasar, berdatangan ke rumah duka almarhum di Jalan Wibisana, Denpasar menyampaikan rasa duka cita. Tak ketinggalan, Direktur Pembinaan PAUD Kemendikbud, R. Ella Yulaelawati R., M.A., Mh.D., juga menyampaikan rasa duka cita. (pra/bpn)

 

Keterangan Foto : SANTUNAN – PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali beri santunan pada ahli waris korban tewas Kabid PLS Disdikpora Kota Denpasar, Nyoman Gde Arnawa, yang meninggal dunia, Kamis (6/10) pagi lalu, karena tertabrak mobil. 

Sakit Jantung, Kepala SMAN 1 Denpasar Meninggal Dunia

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Bali. Kepala SMAN 1 Denpasar, Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd., meninggal dunia di Yogyakarta, Selasa (7/11/2017) dini hari sekitar pukul 02.00.

Purnajaya menghembuskan nafas terakhir lantaran terkena serangan jantung. Almarhum yang selalu tampil kalem ini berada di Yogyakarta serangkaian kunjungan kerja bersama rombongan MKKS SMA Kota Denpasar ke SMA Taruna Nusantara Magelang, dari 4-6 Nopember 2017.

Ketua MKKS SMA Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd., memastikan bahwa almarhum meninggal karena sakit jantung setelah sebelumnya menderita sesak nafas. Hal itu didasarkan atas keterangan dokter yang merawatnya.

Suyastra mengatakan, Purnajaya bersama rombongan MKKS SMA Kota Denpasar, berangkat Sabtu (4/11)  lalu untuk melakukan kunjungan kerja atau kunker ke SMA Taruna Nusantara Magelang. Rencananya dari Yogyakarta rombongan akan berangkat ke Magelang.

Saat tiba di Yogyakarta Sabtu malam, almarhum Purnajaya mengeluh sesak nafas. Almarhum diajak berobat ke klinik kemudian dirujuk ke RS Sardjito. Saat itu menurut dokter, Purnajaya mengalami gangguan jantung. Minggu (5/11), kata Suyastra, istri bersama anak dan adik kandungnya tiba di Yogyakarta. Sementara Senin (6/11), kunker MKKS tetap jalan ke Magelang dan malamnya rombongan sudah kembali ke Bali.

Sedangkan Suyastra bersama keluarga almarhum tetap menunggu almarhum menjalani perawatan. Selasa dini hari almarhum dinyatakan meninggal dunia. ‘’Kontak terakhir Senin sore lalu, infonya menunggu stabil. Pada Selasa (7/11) pada pukul 02.00 wita dini hari Pak Purnajaya dikabarkan meninggal dunia,’’ kata Ketut Suyastra, sembari mengaku sangat kaget mendengar kabar berpulangnya Kasek Purnajaya.

Keempat anaknya I Wayan Astawa Purnajaya, Kadek Astini Purnajaya, Komang Devi Methili Purnjaya dan Ketut Maha Bhaskara Purnjaya, merasa terkejut kehilangan bapak yang baik, penuh disiplin dan suka bekerja keras secara mendadak. Untuk itu mereka minta maaf segala kesalahan bapaknya kepada rekan dan sahabat bapaknya selama hidup.

Jenazah almarhum diberangkatkan dari Yogyakarta, Selasa (7/11) sore dengan pesawat GA 252 dan dijadwalkan tiba sekitar pukul 18.40 wita. Jenasah akan dititipkan di kamar jenasah RSUP Sanglah sebelum diaben. Menurut rencana almarhum akan diaben pada 14 November mendatang di Krematorium Santha Yana Cekomaria.

Purnajaya kelahiran Pupuan, 23 Desember 1958 sebenarnya setahun lagi sudah memasuki masa pensiun. Dia menjadi guru Matematika sejak diangkat menjadi PNS di SMAN 1 Denpasar tahun 1996. Dia juga sempat menjabat sebagai Wakasek Kurikulum dan Wakasek Koordinator serta ketua pengelola kelas internasional di Smansa hingga pada 6 Februari 1912 diangkat menjadi kepala sekolah.

Selama menjadi kasek dia pernah meraih penghargaan sebagai tokoh pendidikan terbaik berupa Widya Kusuma dari Pemprov Bali tahun 2013, sebagai kasek dan guru berprestasi serta penghargaan internasional. Di bidang akademik, Purnajaya sukses menghantarkan siswa Smansa meraih NUN tertinggi nasional dan olimpiade internasional. Sedangkan di dearah mampu mengawinkan piala juara umum Porjar dan Porseni di Kota Denpasar. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Walikota Rai Mantra Buka Muscab II PHRI Denpasar, Perkuat Konsep Pariwisata Budaya

0

BALIPORTALNEWS.COM – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) II Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pengurus Cabang (BPC) Kota Denpasar pada Jumat (21/10/2016) dibuka secara resmi Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua PHRI BPC Kota Denpasar I.B Sidharta Putra ditandai dengan pemukulan Gong bertempat di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar.

Muscab kali ini juga dihadiri Ketua PHRI BPD Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Kadis Pariwisata Kota Denpasar Wayan Gunawan, para pelaku pariwisata, dan akademisi.

Walikota Rai Mantra mengatakan Muscab ini dapat sebagai media pertemuan seluruh stake holder dalam membahas berbagai tantangan bagi seluruh pelaku pariwisata.

Disamping itu dalam pertemuan ini nantinya dapat memperkuat konsep dan melakukan evaluasi Pariwisata Budaya yang telah menjadi kesepakatan di Kota Denpasar.

"Dari muscab ini dapat diingatkan kembali konsep Pariwisata Budaya dan melakukan evaluasi, menganalisis perjalanan Pariwisata Budaya yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan," ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan seperti yang telah disepakati dalam pertemuan World Culture Forum beberapa waktu lalu di Bali, dengan Kebudayaan sebagai pusat kemakmuran yang tentunya juga telah dilakukan pembahasan seluruh stakeholder di Kota Denpasar. Kebudayaan tidak hanya sebatas pada seni namun dapat dipahami secara menyeluruh dari unsur agama, aksara, organisasi sosial, pendidikan, ekonomi dan teknologi.

Hal tersebutlah yang memperkuat dan membentuk harkat dan martabat pelaku budaya yang tak terlepas dari Visi dan Misi Pemkot Denpasar Berwawasan Budaya Dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan. Disamping itu dalam menghadapai era Masyarakat Ekonomia Asean (MEA) saat ini menyasar seluruh industri salah satunya Industri Pariwisata dengan pelaku atau tenaga kerja pariwisata dapat melakukan standar kompetensi dengan kesiapan Pemkot Denpasar sebagai kota kompeten yang dapat dimiliki lewat penilai Standar Kompetensi.

"Kami sudah mempersiapkan sebanyak 23 ribu sertifikasi kompetensi yang dapat diikuti pelaku pariwisata, yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara baik dalam menghadapi persaingan kedepan," ujarnya sembari mengatakan dengan penguatan organisasi ini nantinya dapat melakukan keberlanjutan program Pariwisata Budaya kedepan di Kota Denpasar.

Sementara Ketua PHRI BPC Denpasar I.B Sidharta Putra, mengatakan dalam pertemuan ini akan dilaksanakan pertanggungjawaban kepengurusan dari pertanggungjawaban keuangan dan pemilihan kepengurusan PHRi Denpasar yang baru.

"Yang paling penting pemilihan pengurus baru PHRI Kota Denpasar yang akan bekerja selama lima tahun kedepan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan PHRI Denpasar dan Badung saat ini terus melakukan kerjasama dan koordinasi lewat dorongan Ketua PHRI BPD Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, yang nantinya diharapkan PHRI dapat memberikan kontribusi nyata baik terhadap pemerintah, stakeholder dan anggotanya sendiri. (pur/hms dps/bpn)

 

SMP PGRI 5 Denpasar Dinilai Tim Sekolah Sehat

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SMP PGRI 5 Denpasar dinilai tim lomba sekolah sehat tingkat Kota Denpasar, Senin (5/6/2017). Tim penilai langsung diterima Kepala SMP PGRI 5 Denpasar, Dr. Wayan Wirasa, M.M., beserta para guru.

Hadir di acara itu, Camat Denpasar Utara, Nyoman Lodra serta Ketua Kota YPLP PGRI Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M.

Menariknya saat penilaian itu juga ditampilkan pameran makanan dari olahan tumbuhan obat. Salah satunya loloh kunyit dan kencur yang merupakan hasil olahan siswa.

Kepala SMP PGRI 5 Denpasar, Wayan Wirasa, mengatakan UKS adalah salah satu wadah untuk menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat sedini mungkin bagi anak didik di sekolah dan masyarakat. Makanya, Trias UKS meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pembinaan lingkungan sekolah sehat diaplikasi betul di sekolah ini secara terpadu, sadar, terencana, terarah dan bertanggungjawab.

Wayan Wirasa yang meraih gelar doktor bidang pendidikan menyadari benar bahwa kunci utama PBM berkualitas ada di tangan guru yang sehat. Karena itu, kebersihan dan kesehatan adalah nomor satu, dan berikutnya terus berkreasi dan berinovasi dalam mengajar. Dengan demikian siswa mendapat pelayanan berkualitas untuk menghasilkan mutu lulusan berkualitas.

Terbukti sekolah ini sukses dua kali menjuarai lomba gerak jalan Puputan Badung, juara umum Porsenijar YPLP PGRI, juara I lomba KSPAN tingkat Kota Denpasar, juara III lomba KSPAN tingkat Provinsi Bali, serta yang teranyar juara III Porjar Kota Denpasar dengan 21 emas, 18 perak dan 29 perunggu.

Untuk penilaian ini, pihaknya telah mempersiapkan diri agar bisa menampilkan yang terbaik. Termasuk juga dari sarana dan prasarana, toga dan UKS. Selain itu pihaknya juga mendapat pembinaan dari Tim UKS Kecamatan Denpasar Utara.

Selain itu pihaknya selalu memberikan pembinaan kepada semua siswa agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.

Untuk meningkatkan kesehatan pihaknya sangat memperhatikan kebersihan kantin, maka dari itu pihaknya menugaskan tenaga khusus dan diberikan pembinaan terkait menyiapkan makan sehat. Sedangkan untuk menerapkan gaya hidup sehat bagi semua siswa pihaknya memberikan pembinaan setiap hari Senin usai Upacara Bendera.

Tidak hanya itu, setiap kegiatan apapun pihaknya juga menyelipkan pembinaan kepada semua siswa agar hidup sehat salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Pihaknya juga membentuk dokter kecil, polisi kelas yang menjaga kebersihan sekolah dan keamanan sekolah. Termasuk setiap Jumat diadakan gerakan kebersihan lingkungan.

Camat Denpasar Utara, Nyoman Lodra mengatakan, SMP PGRI 5 Denpasar sudah menunjukkan prestasi luar biasa. Ia berharap, SMP PGRI 5 Denpasar bisa mewakili Kota Denpasar dalam lomba UKS tingkat Provinsi Bali.

Semangat siswa SMP PGRI 5 Denpasar mengikuti Lomba Sekolah Sehat ini mendapat apresiasi dari Ketua Kota YPLP PGRI Denpasar, Nengah Madiadnyana. Menurutnya semangat siswa SMP PGRI 5 Denpasar sangat luar biasa. Tidak hanya itu dalam lomba sekolah sehat ini, SMP Wisata Sanur tetap melestarikan seni budaya Bali dan lingkungan.

Ia menyebut, sekolah sehat tidak bisa dilihat dari luar saja. Secara pribadi Nengah Madiadnyana pantas mendapat juara I karena kebersihannya dapat dilihat secara langsung. Selain itu semua siswa sangat bersemangat dalam mengikuti lomba ini. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Diikuti 40 Negara, Peace Run Dipusatkan di Denpasar

0

BALIPORTALNEWS.COM – Event lari estafet perdamaian sedunia yang dikenal “Peace Run” pelaksanaan tahun ini dipusatkan di Kota Denpasar. Sebanyak 40 Negara ikut ambil bagian dalam pelaksanaan ‘’Peace Run’’ Tahun ini yang dilepas secara resmi Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Executive Director Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run Salil Wilson, Kamis (2/2/2017) bertempat di Loby Kantor Walikota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Executive Director Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run, Salil Wilson juga menyerahkan api obor dan Penghargaan The Torch-Bearer Award kepada Walikota Rai Dharmawijaya Mantra sebagai salah satu pelopor pelestarian perdamaian.

Para peserta tampak membawa bendera masing-masing perwakilan Negara Diantaranya Amerika, Australia, dan Prancis yang bersiap-siap lari mengelilingi Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Tentu acara ini menjadi kesempatan besar bagi Kota Denpasar dalam mempromosikan potensi kawasan Heritage City Tour Kota Denpasar.

“Obor ini telah diterima oleh para pemimpin spiritual seperti Pope Francis dan Mother Teresa, Kepala Negara seperti Presiden B.J. Habibie, Presiden Mikhail Gorbachev dan  Presiden  Nelson Mandela, Atlet Olimpiade seperti Calr Lewis, pemenang Nobel Laureates seperti Desmond Tutu dan hari ini kita sangat senang sekali bisa menyerahkan penghargaan perdamaian kepada Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra,”. Demikian disampaikan Executive Director Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run, Salil Wilson

Lebih lanjut Salil Wilson mengatakan, sebuah event lari estafet sedunia dengan membawa obor melambangkan aspirasi seluruh umat manusia untuk dunia yang lebih damai. Sejak diadakannya pertama kali pada Tahun 1987, Peace Run telah tumbuh menjadi upaya dasar umat manusia yang terbesar dan terpanjang untuk kedamaian. Sampai saat ini, obor tersebut telah singgah di lebih dari 150 negara dan kali ini dilaksanakan di Kota Denpasar yang juga dirangkai dengan perayaan 30 Tahun Peace Run.

Ia merasa sangat senang, bangga dan berterima kasih kepada semua pihak  telah menjadikan Negara Indonesia sebagai salah satu negara pertama yang kita kunjungi pada tahun 2017. “Dari semua tempat yang saya telah kunjungi dalam 15 atau 16 tahun terakhir, Bali tidak diragukan lagi yang terbaik yang memiliki segalanya seperti ketulusan, kesederhanaan, kemurnian, kerendahan hati dan kedamaian,” ujar Salil Wilson.

Ia bercerita, Ketika saya berjalan di sekitar Kota Denpasar, sifat ilahi mereka akan masuk ke dalam diri dan diri anda akan menjadi orang yang berbeda. Di Bali, alam itu sendiri akan mempercepat kemajuan batin, tempat ini adalah surga di bumi. Keindahan dan manisnya yang kita lihat di mata mereka dan merasakan di dalam hati mereka mengangkut kami ke dunia yang lebih tinggi.

“Pengalaman ini akan kami bawa dalam hati,  karena kita akan  terus berjalan dengan obor perdamaian di seluruh dunia,” ujar Salil Wilson.

Sementara Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, Peace Run didirikan almarhum Sri Chinmoy merupakan seseorang yang memiliki pandangan tentang kedamaian, semangat kasih, keharmonisan dan kesatuan.

Kegiatan yang diikuti 40 negara dan mensuport kegiatan budaya serta kedamaian merupakan suatu penghargaan bagi masyarakat Kota Denpasar. Sebelum digelar menurut Rai Mantra, panitia Peace Run juga telah melakukan survey dan menjadikan Denpasar sebagai salah satu daerah yang dirasa cocok untuk melanjutkan kegiatan perdamaian dunia serta dijadikan tempat berlangsungnya Hut Ke-30 Peace Run.

“Dengan diadakannya kegiatan ini kami berharap semangat beliau dapat meresap pada aktivitas berlari ini dan menyentuh hati semua orang yang turut serta dalam menjaga kedamaian dunia,” ujarnya. (eka/humasdps/bpn)

Sekolah Penerbangan Cakra Nusantara Kunjungi Humas Protokol Kota Denpasar

0

BALIPORTALNEWS.COM – Humas & Protokol memiliki peran penting dalam suatu instansi, khsusunya pemerintahan dimana berperan didalam mensosialisasikan kebijakan dan program pemerintah. Untuk menambah wawasan tentang Kehumasan dan Keprotokolan, Rabu (1/2/2017).

Siswa – Siswi Sekolah Penerbangan Cakra Nusantara mengadakan kunjungan ke Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar dan diterima langsung Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, IB Rahoela beserta jajarannya di Ruang Praja Madya Kantor Walikota Denpasar.

“Kunjungan ini diharapkan dapat dijadikan momentum bagi anak- anak ini untuk lebih mengetahui dan memahami tentang dunia Kehumasan dan Keprotokolan dimana ilmu- ilmu seperti kedisplinan, tanggung jawab kerja dan kepercayaan diri serta profesionalitas dapat mereka terapkan disegala aspek kehidupan mereka nantinya,” ujar IB Rahoela

Lebih lanjut IB Rahoela mengatakan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi kunjungan yang dilaksanakan SMK Penerbangan Cakra Nusantara ke Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar.

“Terutama di era keterbukaan dengan semakin derasnya arus informasi yang masuk, masyarakat patut untuk mengetahui seluk beluk kinerja para perangkat daerah dan segala instansi yang bergerak didalamnya, agar nantinya tidak tercipta jarak antara masyarakat dengan pemerintah yang dapat menghambat peran serta masyarakat didalam mendukung program dan kebijakan pemerintah,” ujar IB Rahoela.

Perwakilan Guru SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Kadek Indayani mengatakan kunjungan siswa – siswinya ke Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar bertujuan untuk belajar dan menyelaraskan dengan mata pelajaran tentang Kehumasan dan Keprotokolan yang juga diajarkan di SMK Penerbangan Cakra Nusantara. “Selain itu dengan kunjungan ini diharapkan siswa- siswi SMK Penerbangan Cakra Nusantara lebih memahami situasi dunia kerja dan segala hal menyangkut Humas & Protokol Pemerintahan Kota Denpasar.

“Pada kunjungan kali ini kami menyertakan 37 siswa kelas 2 dari jurusan Administrasi Perkantoran Kebandaraan. Setelah lulus nanti siswa- sisiwi kami di jurusan Administrasi Perkantoran Kebandaraan akan diserap dan dipekerjakan di bandara- bandara selaku staff administratif. Diharapokan dengan kunjungan ini mampu menambah wawasan bagi siswa- siswi kami mengenai Kehumasan dan Keprotokolan,” ujar Indayani.

Salah satu siswa, Sania mengatakan sangat senang dapat belajar tentang kehumasan dan keprotokolan di Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar.

“Tentu ilmu yang saya dapatkan disini dapat menambah wawasan saya, dan sebagai bekal nantinya,” ujarnya. (esa/humasdps/bpn)

Disinyalir Tempat Prostitusi, Satpol PP Denpasar Bongkar Gubuk Kumuh Himalaya

0

BALIPORTALNEWS.COMMenindak lanjuti laporan warga sekitar tentang adanya gubuk-gubuk yang disinyalir menjadi tempat Prostitusi di Jalan Himalaya Utara III, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara langsung ditindak tegas Satpol PP Kota Denpasar.

Bangunan-bangunan yang terdiri dari terpal, serta berdinding triplek bekas yang dimanfaatkan untuk tempat prostitusi oleh oknum tidak bertanggung jawab langsung dibongkar oleh Satpol PP Kota Denpasar pada Rabu (14/9/2016).

Penertiban yang dilaksanakan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Kepolisian Dinas Sosial dan Tenaga Kerja serta aparat Desa setempat langsung menyisir gubuk-gubuk kumuh tersebut. Ada belasan gubuk kumuh yqng dibongkar.

Kasat Pol PP Kota Denpasar IB. Alit Wiradana yang ditemui di sela-sela pembokaran mengatakan, pembongkaran ini merupakan tindak lanjut  laporan dari masyarakat yang di adukan kepada Satpol PP Kota Denpasar, dikarenakan banyaknya gubuk-gubuk kumuh yang disinyalir menjadi tempat prostitusi terselubung yang mengganggu warga serta tidak dilengkapi dengan surat-surat.

“Ini juga merupakan peringatan awal untuk gubuk-gubuk kumuh  atau bedeng yang lain yang tidak memiliki izin,” ancamnya

Adanya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 lebih lanjut Alit Wiradana mengatakan, yang dimana secara fisik pembangunan ini sudah melanggar perda , serta tempat ini juga dijadikan tempat prostitusi.

“Karena ini gubuk-gubuk kumuh yang menggangu warga, kami ambil langkah pembongkaran sesuai dengan peraturan daerah yang ada”, kata Alit Wiradana.

Ia berharap kepada Kades/Lurah di masing-masing Kecamatan serta masyarakat untuk bisa membantu di dalam mendata keberadan gubuk-gubuk kumuh yang tidak memiliki IMB ini. Agar kedepannya Kota Denpasar bersih dari pemungkiman kumuh dan jorok.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang akan membangun bangunan agar bisa memenuhi prosedur pembangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku,”ujar Alit Wiradana. (eka/humas pemkot dps/bpn)

HUT Ke-33 SMPN 10 Denpasar, Lahirkan Generasi ‘’Sakti’’

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Keluarga besar SMPN 10 Denpasar merayakan puncak HUT ke-33, Kamis (14/12/2017) kemarin. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMPN 10 Denpasar, Drs. I Ketut Sukartha, M.Si. HUT dirayakan secara meriah diisi berbagai atraksi seni kreativitas siswa, salah satunya penampilan barong ket massal dan gender.

Puncak HUT dihadiri Kabid Pembinaan SMP Disdikpora, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag; Ketua Komite, Ir. Juniada Pagehgiri, M.M., juga diserahkan hadiah dan piala kepada pemenang lomba serangkaian HUT.

Kepala SMPN 10 Denpasar,  Ketut Sukarta, mengungkapkan di usia ke-33 SMPN 10 Denpasar makin menunjukkan identitas dirinya sebagai sekolah yang unggul akademis dan non akademis serta pendidikan karakter dan budaya Bali. Menurut Ketut Sukarta, angka 33 adalah sakti dimana 3×3 jumlahnya 9 yang melambang Nawa Sanga. Tiga itu adalah Tri Sakti yakni Utpati, Stiti dan Pralina.

Ketut Sukarta menambahkan, di usia 33 tahun SMPN 10 Denpasar berkomitmen melahirkan generasi yang “sakti”. Artinya generasi yang santun, kreatif, dan berteknologi-informatika. Disini ia tekankan, generasi SMPN 10 Denpasar walau pintar dalam teknologi tapi harus tetap santun dan berkarakter.

Ia bertambah bangga, karena di HUT ke-33 ini mendapat kado spesial dari siswa dengan meraih prestasi nasional dan internasional. Di tingkat nasional, siswa SMPN 10 Denpasar meraih satu emas, dua perak dan satu perunggu di ajang Indonesia Sains Festival di Tangerang.

Medali emas diraih Ni Kadek Laksmi Amrithalinggam Putrinata dan Ni Made Yani Sapitri Devi, dua medali perak diraih Ni Komang Windu Rejeki – Kadek Indra Maheswari dan Sagung Mirah Pradnya Putri – I Gede Agus Indra Paramartha. Medali perunggu diukir Putu Mirah Wahyu Subagia dan Ni Made Dea Tania Kirana.

Sementara prestasi internasional meraih medali perunggu di ajang KIDE (Kaohsiung International Invention & Design Expo). Prestasi ini diukir Putu Mirah Subagia Putri, Ni Komang Windu Rejeki dan Ni Made Dea Tania Kirana.

Ketut Sukarta menambahkan, selain terus menggenjot prestasi akademis, seni budaya tetap dipertahankan. Ini ia sebut  juga untuk menyeimbangkan otak kanan dan kiri siswa. Dengan demikian, anak yang dicetak SMPN 10 Denpasar tak hanya pintar di akademis tapi memiliki budaya yang kuat.

Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, memberi apresisi terhadap upaya SMPN 10 Denpasar dalam usaha menghasilkan SDM berkualitas. Diharapkan sinergi antara kasek, guru, pegawai dan masyarakat yang telah berjalan dengan baik harus tetap dijaga dan ditingkatkan. Dengan sistem pengelolaan pendidikan yang kondusif akan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi.

Ketua Komite, Juniada Pagehgiri, mengatakan, pihak komite selalu mendukung program sekolah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan penyelenggaraan HUT.

Ketua panitia HUT, Nyoman Sudarma, S.Pd., menambahkan serangkaian HUT selain digelar lomba akademis tingkat SD se-Bali, juga digelar pentas seni budaya. (r/bpn)

SMAN 4 Denpasar Raih Juara Pelopor Keselamatan LLAJ

0

BALIPORTALNEWS.COM – SMAN 4 Denpasar tampil sebagai juara I pelopor keselamatan lalu lintas yang digelar Dinas Perhubungan Kota Denpasar.

Selanjutnya, juara II diraih SMA Kristen Harapan dan Juara III SMA Negeri 7 Denpasar. Juara Harapan I diraih SMA Negeri 1 Denpasar, Harapan II SMK Negeri 5 Denpasar dan Harapan III SMA Negeri 8 Denpasar.

‘’Para juara tersebut telah diseleksi secara ketat,’’ ujar Kadis Perhubungan Kota Denpasar Gde Astika saat ditemui Kamis (1/9/2016).

Lebih lanjut Astika mengatakan,  para juara ini  akan bertugas sebagai pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Denpasar.

Dengan terpilihnya pelajar ini maka diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan dan mendorong terwujudnya penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas, kejadian kecelakaan dan tingkat fatalitas kecelakaan terutama yang disebabkan faktor pengendara.

Meskipun Pemerintah Kota Denpasar telah melibatkan pelajar sebagai pelopor keselamatan, namun Astika mengimbau agar masyarakat Denpasar ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan kenyamanan berlalu lintas.

Tanpa adanya partisipasi akan sulit mewujudkan Denpasar yang nyaman dalam berlalu lintas.

Dengan terpilihnya juara pelajar pelopor keselamatan LLAJ diharapkan nantinya para pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas menjadikan contoh di Kota Denpasar yang peduli terhadap keselamatan generasi muda sebagai pewaris pembangunan dimasa depan.

Untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman dan lancar juga diperlukan partisipasi dari semua masyarakat sendiri.

Astika menambahkan, kecelakaan yang sering terjadi karena anak muda prilaku ugal-ugalan tanpa memperhatikan rambu dan marka jalan.

Mengatasi permasalahan tersebut, selain pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ, Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah melakukan beberapa upaya.

Di antaranya, menata lalu lintas dengan rekayasa lalu lintas pada beberapa ruas jalan tertentu di Denpasar untuk keselamatan pemakai jalan dengan memasang fasilitas lalu lintas seperti rambu, marka jalan dan pelican crossing, guardrail dan lainnya. (ayu/humas pemkot dps/bpn)