Tenaga Kesehatan
Meningkatkan Kemampuan Tenaga Kesehatan, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unud Gelar Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wawasan mengenai penatalaksanaan kegawatdaruratan terutama bidang kardiologi merupakan keahlian yang wajib dimiliki oleh seorang dokter agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Berdasarkan kondisi tersebut, Departemen/KSM Ilmu Kesehatan Anak FK Unud/RSUP Sanglah menyelenggarakan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (PKB) IKA XXIII dengan mengangkat topik ‘Common Pediatric Cardiovascular Emergencies: highlihths on comprehensive management in cardiology, intensive care, hemato-oncology, neurology,
neonatology, and tropical disease’.

Dekan FK Unud, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes yang pada kesempatan ini hadir secara virtual dalam sambutannya menyampaikan Ilmu kedokteran adalah ilmu yang terus berkembang dan dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi seorang dokter untuk terus melakukan update ilmu sehingga dapat melakukan pelayanan yang tepat, terbaru, dan terbaik kepada pasien.

“Menjadi seorang dokter juga berarti harus dapat menangani kegawatdaruratan dan yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpacu dengan waktku sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan akurat,” ujar Komang Januartha Putra.

Baca Juga :  Kodim Tabanan Tanam 1.000 Bibit Pohon di Pantai Yeh Gangga

PKB kali ini melibatkan subbagian kardiologi, pediatri gawat darurat, hemato-onkologi, gastrohepatologi, neonatologi, neurologi, dan infeksi tropis. Menurut Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak, dr. IB Gede Suparyatha, SpA(K)., tujuan diselenggarakannya PKB IKA XXIII diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan terutama dalam bidang kegawatdaruratan sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal, terpadu, serta akurat sesuai kompetensi seorang dokter umum dalam pelayanan kesehatan baik di tingkat komunitas, pelayanan, kesehatan primer, sekunder maupun tersier.

PKB kali ini turut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketua IDI Wilayah Bali, Ketua IDI Cabang Denpasar,  Ketua IDAI Bali, dan Koordinator Program Studi Ilmu Kesehatan Anak.(unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini