Punia
3 Tokoh Bali Tergerak, Salurkan Bantuan Bagi Pura yang Terkena Longsor di Tabanan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Salah satu pengusaha sukses asal Kabupaten Buleleng Bali, Gusti Ngurah Anom atau yang lebih dikenal dengan nama Ajik Krisna tergerak hatinya membantu krama Hindu di wilayah Kabupaten Tabanan. Kedatangan Ajik Krisna didampingi pimpinan Garda Group Bali, I Made Mariata dan Ketua Yayasan Kesatria Keris Bali, Ketut Ismaya mendatangi Pura Rentaja, Banjar Pemanis, Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali pada Selasa (26/4/2022).

Kehadiran Ajik Krisna, Made Mariata dan Ketut Ismaya Jaya di Pura tersebut guna memberikan bantuan untuk perbaikan tembok penyangga Pura yang longsor pada Pebruari 2022 lalu. Pura Rentaja saat ini memiliki pengempon sebanyak 9 Kepala Keluarga. Dalam kesempatan tersebut, Ajik Krisna memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta rupiah untuk biaya perbaikan tembok penyangga Pura Rentaja.

Baca Juga :  Ajik Krisna Harapkan Adanya Pemulihan Ekonomi Jelang Rencana Pembukaan Pariwisata Bali Oktober 2021

“Bantuan ini spontanitas, tidak ada paksaan. Murni tulus membantu krama disini memperbaiki senderan Pura yang longsor,” kata Ajik Krisna.

Ditempat yang sama, Ketut Ismaya dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi perhatian dan bantuan dari Ajik Krisna dan Made Mariata yang sudah dengan tulus ikhlas membantu krama pengempon Pura Rentaja yang terkena musibah longsor.

“Ajik Krisna tidak banyak bicara, beliau langsung berkomitmen memberikan Punia untuk membantu pembangunan senderan Pura yang longsor,” kata Jro Bima sapaan akrabnya.

“Semoga apa yang beliau lakukan dengan ketulusannya, alam semesta akan membalasnya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jadi Pak Tani Bikin Ajik Krisna Bisa Pekerjakan 2.000 Karyawannya Lagi

Sementara itu, Made Mariata, pengamat sosial di Bali dalam kesempatan tersebut menyampaikan kedatangannya adalah murni untuk membantu krama Bali yang diterpa musibah, terlebih di Pura-nya.

“Saya tidak peduli dengan soroh ini itu, yang penting Pura ini dapat bantuan,” ungkap Made Mariata.

Dirinya mengajak seluruh Krama Hindu di Bali untuk bersatu saling bantu membantu. Karena Budaya dan Tradisi Bali inilah daya tarik wisatawan datang berlibur ke Bali.

“Yang harus peduli itu bukan kami yang pertama. Makanya disini Parisadha dan MDA harus turun melihat kondisi di lapangan. Mari sama-sama menjaga Bali,” paparnya. (bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini