Wabup Suiasa disaat berkunjung ke rumah duka Almarhum I Putu Sugiartha (42) PMI asal Banjar Puseh, Desa Sading yang meninggal di luar negeri karena Covid-19, Jumat (24/4/2020).

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung I Ketut  Suiasa, Jumat (24/4/2020) berkesempatan hadir berkunjung ke rumah duka Almarhum I Putu Sugiartha (42) Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Puseh, Desa Sading yang meninggal di luar negeri karena Covid-19.

Kedatangan Wakil Bupati I Ketut Suiasa didampingi Kepala Dinas Catatan Sipil AA N Arimbawa, Kadis Sosial I Ketut Sudarsana, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja IB Oka  Dirga, Kadisbud I Gede Eka Sudarwita, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana.

Kedatangan Wakil diterima Bendesa Adat Sading I Ketut Sudiarsa didampingi Lurah Sading IB. Rai Pujawatra beserta istri Almahum, Gusti Ayu Pramesti serta kedua anaknya.

Bendesa Adat Sading I Ketut Sudiarsa menceritakan tentang peristiwa meninggalnya warganya  bernama Putu Sugiartha (42) yang bekerja di Amerika sebagai ABK Pesiar Oasis of The Sea yang meninggal pada tanggal 20 April 04.30 waktu Florida. Diceritakan bulan Nopember 2019 yang bersangkutan berangkat ke kapal pesiar dan tanggal 27 Maret 2020 dia masih di kantor tapi sehabis main voli kondisinya memburuk dan akhirnya dirawat di klinik kapal tersebut.

Baca Juga :  Layanan Si Taring Disdukcapil Sediakan Kuota 400 Pendaftar Setiap Hari

Berikutnya tanggal 28 Maret, kapal tersebut merapat, Putu Sugiartha dipindahkan ke medical centre di Florida. Dikatakan pertengahan bulan April kondisi Putu Sugiartha memburuk diperkirakan paru-parunya banyak virus dimana kebetulan satu kapal kebanyakan terpapar virus.

Tanggal 15 April kondisinya mulai menurun sehingga tanggal 18 April masuk ICU dan tanggal 20 April I Putu Sugiartha dinyatakan sudah meninggal.

Lebih lanjut dikatakan berdasarkan informasi tersebut keluarga dan pihaknya selaku bendesa adat melakukan langkah-langkah apa yang akan diambil. “Berdasarkan keputusan bersama keluarga dan saya selaku bendesa adat mengambil keputusan untuk melakukan kremasi di sana dan abunya kita kirim ke Bali,” jelasnya seraya mengatakan untuk rencana kremasi masih menunggu persyaratan administrasi dari pihak perusahaan yang menaungi tempat kerja almarhum.

Sementara Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan selaku pribadi maupun selaku pemerintah daerah ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Putu Sugiartha. Lebih lanjut dikatakan bahwa adanya musibah ini, pihak keluarga jangan sampai larut dalam kesedihan dan mengajak mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang baik serta kepada istri dan anak almarhum agar tabah menerima cobaan ini.

Baca Juga :  Sinergi PLN-KPK Berlanjut, Berhasil Amankan 6.500 Aset Milik Negara

Terkait dengan keputusan kremasi yang dilaksanakan di Florida, Wabup. Suiasa sepakat karena sudah sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 dan pihaknya tiada henti mengajak masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak, menggunakan masker serta rutin mencuci tangan.

Pada kesempatan ini juga diserahkan Surat Keterangan Laporan Kematian Luar Negeri, perubahan KK, perubahan KTP dalam status cerai mati serta berkas kelengkapan pembuatan santunan kematian.(humas-bdg/bpn)