BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Puncak perayaan HUT ke-45 SMP Nasional Denpasar alias Spenas digelar meriah, Kamis (5/12/2019). Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Kepala SMP Nasional Denpasar, Ni Putu Supadmi, S.Pd., bersama Ketua Perdiknas Dr. AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos.,M.M.; Sekretaris Perdiknas Wayan Sri Maitri, S.E., M.M., dan Bendahara Perdiknas Ketut Gede Sri Diwya, S.T., M.Int.Bus., M.Int.Tech.

Ketua Panitia HUT I Komang John Purnawan, S.Ag., M.Ag., melaporkan, serangkan HUT warga Spenas mengadakan berbagai kegiatan diawali Spenas Scout Competition II kategori lomba ketangkasan baris berbaris tingkat SD se-Kota Denpasar. Selanjutnya diadakan lomba intern, di antaranya lomba 7K, lomba tutor sebaya, lomba video, lomba duet lagu pop (orang tua dan siswa), lomba yel-yel perangi sampah plastik serta lomba ogoh-ogoh dari bahan daur ulang dan lomba tari kreasi.

Rangkaian lomba ini sejalan dengan tema HUT ‘’Melalui HUT ke-45 SMP Nasional Denpasar, kita tingkatkan semangat SDM menuju generasi milenial yang berkaraker dan berbudaya’’. Saat puncak HUT juga diserahkan hadiah dan piala bergilir Spenas Scout Competition II yang diraih SD Kartika VII-1, juara II SD Saraswati 3 Denpasar, juara III SDN 29 Dangin Puri, Harapan I-III masing-masing SD Albana Denpasar, SDN 7 Sesetan, dan SD Pelangi Dharma Nusantara.

Baca Juga :  AMSI Bali Dorong Media Optimalkan Sosialisasi Prokes

Kasek Supadmi mengungkapkan, di usia 45 tahun, Spenas ibarat manusia sudah banyak memiliki pengalaman dan berkiprah di masyarakat. Makanya, HUT kali ini dimaknai sebagai proses introspeksi diri untuk terus meningkatkan prestasi lewat kualitas proses pembelajaran maupun dalam bentuk pelayanan terbaik kepada siswa dan masyarakat.

Ia menegaskan, SMP Nasional Denpasar konsisten taat asas, taat aturan dan penuh disiplin. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Perdiknas beserta jajarannya yang sudah selalu memberikan doa dan suport untuk mendukung program-program SMP Nasional Denpasar.

Perdiknas, kata Supadmi, memberi bantuan 45 unit komputer. Dan , tahun depan SMP Nasional Denpasar akan melangsungkan UNBK mandiri. Perdiknas juga membangun gedung yang megah untuk SMP Nasional Denpasar dan ini menjadi kado terindah untuk SMP Nasional Denpasar.

Supadmi mengungkapkan, anak-anak SMP Nasional sudah membuktikan diri banyak mempersembahkan juara di tingkat kota, provinsi bahkan nasional bagi sekolah, bukan sebagai pecundang. Bahkan, baru-baru ini Spenas dianugerahi Tri Hita Karana (THK) Award kategori gold (emas).

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kebersihan, Digelar Sosialisasi PPK-BLUD Pengelolaan Sampah

Dengan penghargaan ini membuktikan Spenas sudah menjaga keharminisan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, manusia dengan alam lingkungan sekitar. Karena itu, ia komitmen Spenas mencetak SDM yang berkualitas dan berkarakter pada bidang pengetahuan, keterampulan, sikap, spritual dan sosial dengan penuh perjuangan semangat 45 sehingga terwujud generasi emas 2045.

Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, I Nengah Madiadnyana, mengapresiasi HUT kali ini sangat meriah, namun tetap dijadikan bahan evaluasi. Jika ada prestasi harus dipertahankan dan kegagalan dijadikan cambuk tampil lebih baik lagi.

Ketua Perdiknas AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, mengapresiasi HUT kali ini sangat meriah, namun tetap dijadikan bahan evaluasi. Jika ada prestasi harus dipertahankan dan kegagalan dijadikan cambuk tampil lebih baik lagi.

Akademisi yang akrab disapa Gung Eddy mengungkapkan, para peneliti dari Warwick Medical School di University of Warwick menemukan bahwa tingkat kebahagiaan mencapai puncaknya pada usia 45 tahun. Sehingga harapannya di usia 45 tahun, SMP Nasional Denpasar mampu menghantarkan peserta didik agar menggapai kebahagiaan.

Baca Juga :  Klungkung Percepat Usulan Pahlawan Nasional Ida I Dewa Agung Jambe

‘’Saya ingin siswa merasa bahagia berada di sekolah Bahagia mengikuti proses belajar, bahagia bertemu guru, bahagia bertemu teman, bahagia membangun masa depan mereka,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, ketika guru berusaha menjalankan tugas-tugas sebagai seorang pendidik dengan sebaik-baiknya sehingga mampu menghantarkan murid-murid menjadi manusia-manusia yang bahagia disitulah kebahagiaan kita sebagai pendidik muncul. Tidak hanya itu saja, ketika mampu menciptakan kelas yang menyenangkan, maka timbul sebuah kebahagiaan tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi guru. ‘’Semoga SMP Nasional Denpasar dapat menjadi “rumah” yang membuat seluruh penghuninya merasa bahagia berada di dalamnya, guru dan siswa SMP Nasional Denpasar,’’ pungkasnya.(tis/bpn)