BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SMK PGRI 2 Denpasar kini telah memilikiparahyangan yang representatif. Upacara melaspas, Jumat (6/12/2019), di-puput Ida Pedanda Griya Tegal Darmasaba. Bersamaan dengan itu juga dilakukan upacara mecaru rsigana danmemben. Sementara puncak karyangenteg linggih dilangsungkan, Sabtu (7/12/2019) ini, bertepatan denganpiodalan Sang Hyang Aji Saraswati.

Saat itu, Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, MM., mendem pedagingan di padmasana, Ketua PGRI Provinsi Bali, Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd.,mendem pedagingan di pelinggih Dalem Karang, Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., mendem pedagingan di pelinggih Taksu, dan Ketua YPLP PGRI Provinsi Bali, Dr. I Made Suada, MM., M.Si., mendem pedagingan di pelinggih Ratu Nyoman Pengadangan. Upacara juga disaksikan Kepala Desa Tegal Kerta, para kepala lingkungan dan jro mangku Kahyangan Tiga Desa Adat Denpasar.

Saat itu, Ketua PGRI Bali, I Gede Wenten Aryasuda dan Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, Nengah Madiadnyana juga menandatangani prasasti karya nyaturSMK PGRI 2 Denpasar. Upacara juga dihadiri seluruh kepala sekolah PGRI se-Kota Denpasar.

Ketua panitia karya, Drs. I Nyoman Wirajaya mengungkapkan, seluruh rangkaian karya yang telah dimulai 13 November lalukasanggra oleh keluarga besar SMK PGRI 2 Denpasar. Ia menyebutkan, pembangunan fisik parahyangan hingga upakara menghabiskan dana sekitar Rp 300 juta. Karya ini adalah tingkat utama yang diserta mecaru manca kelud dan rsi gana yang digelar untuk kedua kalinya setelah 32 tahun berdirinya SMK PGRI 2 Denpasar di Jl.Gunung Lempuyang Gg Bromo 11/1, Monang Maning, Denpasar Barat.

Menurut Wirajaya didampingi Waka Kesiswaan, Drs. I Made Sudarsana, dan Wakasek Humas, Dra. Ni Made Sulatri, seluruh gedung sekolah sudah di-pelaspas alit sebelumnya. Kini semua bangunan dan parahyangan sekolah di-pelaspas kembali. Wirajaya menjelaskan, SMK PGRI 2 Denpasar di Monang Maning memiliki 16 ruang kelas, tiga lab serta ruang guru dan administrasi. Saat ini student body SMK PGRI 2 Denpasar sebanyak 876 siswa termasuk di gedung Jl. Tukad Kresek, Gg. Ikan Tuna, Br. Suwung Batan Kendal, Sesetan.

Wirajaya mengungkapkan, SMK PGRI 2 Denpasar yang membuka prodi Akuntansi, Administrasi Perkantoran dan Pemasaran semuanya berbasis IT. Inilah yang menyebabkan sekolah ini selalu diincar calon siswa baru tiap tahunnya. Di samping itu, lulusannya dijamin mendapat pekerjaan. Karenanya, pihaknya berkomitmen terus mengembangkan sekolah ini agar bisa tetap bersaing di daerah.

Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, Nengah Madiadnyana, mengaku bangga dengan SMK PGRI 2 Denpasar berbenah dan melengkapi fasilitas, termasuk parahyangan sekolah. Juga semangat warga sekolah menyukseskan karya ini.

Makanya ia menyebut ini adalah pembangunan sekala-niskala dan bagian dari model pembelajaran spiritual karena menyentuh anak didik. Ia berharap, keseimbangan Tri Hita Karana tetap terjaga demi keselamatan warga sekolah. Dan dari keseimbangan ini warga sekolah pakedek pakeyum dan SMK PGRI 2 Denpasar tetap ajeg. (tis/bpn)