Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Polres Tabanan menangkap lima pemuda tersangka pengeroyokan terhadap seorang pemuda, di Pantai Kedungu, Banjar Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Tabanan. Korban pengeroyokan adalah I Made Bopi Tirta (22), pemuda beralamat di Banjar Buahan Utara, Desa Buahan, Tabanan.

Tirta dikeroyok hingga babak-belur, karena ketika itu berusaha melerai seseorang yang dikeroyok sekelompok pemuda itu. Mereka adalah sekelompok pemuda beralamat di Desa Belalang, Kediri. Antara lain I Made S (21), I Made R (19), I Wayan EK (18), I Kadek PP (19), dan I Made BB (22).

Baca Juga :  AHM Hadirkan Sarana Berkendara Terbaik Dalam Beragam Gaya Hidup Di IIMS 2018

Penganiayaan secara bersama-sama yang menimpa Tirta terjadi pada Minggu (20/8) sekitar pukul 06.30. Kejadian itu kemudian dilaporkan paman korban, I Komang Sentana (48), ke Polres Tabanan. “Setelah menerima laporan kasus tersebut, jajaran satreskrim kemudian melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap lima tersangka pengeroyok korban,” ungkap Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, Selasa (22/8/2017).

Korban menjalani perawatan di rumah sakit, dengan keadaan luka lebam di mata kanan hingga tidak bisa melihat, pipi kanan dan kiri di bawah mata memar, telapak kaki kiri dekat ibu jari juga luka, dan siku kirinya.

Baca Juga :  Gerry Salim Start Baris Terdepan ARRC Buriram

Tirta mengatakan, pada hari kejadian itu bermula sekitar pukul 04.00, ketika dia bersama saksi Kadek Alan Dwi Kencana (15) pergi ke Pantai Kedungu. Sesampai di Pantai Kedungu, sekitar pukul 05.00, Tirta melihat seseorang sedang dikeroyok oleh sekelompok pemuda. Tirta mencoba melerai, tapi malah ikut jadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang mengaku memiliki bangsal (tempat menaruh jukung) di Pantai Kedungu.

“Kelima tersangka tersebut selanjutnya ditahan, guna menjalani proses hukum atas perbuatannya, sesuai Pasal 170 KUHP,” ujar AKP Suyasa. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :