Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTLANEWS.COM – Fashion show biasanya melibatkan kalangan anak-anak serta modeling terpilih, namun lain halnya dalam peringatan Hut ke-229 Kota Denpasar tahun ini.

Lenggak-lenggok Lansia dalam balutan busana endek tampak antusias mengikuti peragaan busana yang dilaksanakan pada Selasa (28/2/2017) di Taman Kota Lumintang, Pemkot Denpasar bekerjasama dengan ASBEST (Asosiasi Bordir Endek dan Songket) Kota Denpasar.

Dengan busana endek beraneka corak dan kreasi yang dipergunakan para lansia pria dan wanita mencuri perhatian masyarakat yang sedang memadati areal pameran Inovasi Kota Denpasar.

Penampilan para Lansia ini disaksikan langsung Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Ny. Antari Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, serta Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Iswara.

Baca Juga :  Tingkatkan Kepercayaan Publik, AMSI Rumuskan Indikator Kepercayaan Media Digital

“Pelestarian busana endek tak bisa dilepaskan dari industry fashion, oleh karena itu penyelenggaraan fashionshow semacam ini sangat efektif apabila kita ingin lebih memasyarakatkan penggunaan busana endek dikalangan masyarakat luas” ujar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra.

Lebih lanjut dikatakan Pemkot Denpasar terus berupaya melestarikan serta mensosialisasikan pemakaian busana endek kepada masyarakat melalui berbagai macam program.

“Kegiatan ini perlu diapresiasi sebagai upaya untuk semakin membuat kain endek diminati untuk dipakai oleh masyarakat dalam berbagai kesempatan  sehari- hari,” ujar Ny. Selly, sembari mengatakan saat ini kita memberikan kesempatan kepada para lansia berpartisipasi dalam setiap pembangunan di Kota Denpasar.

Baca Juga :  Sinergi PT SPS dan MUI Karangasem Mendukung Inklusi Keuangan Syariah berbasis Masjid

Ketua Panitia Acara, Ni Nyoman Ayu Upadani mengatakan pelaksanaan lomba fashionshow busana endek kerjasama Pemkot Denpasar dengan ASBEST (Asosiasi Bordir Endek dan Songket) Kota Denpasar yang memasuki tahun kelima penyelenggaraannya. Pada lomba kali ini peserta dibagi menjadi beberapa kategori yaitu kategori A yaitu kelompok umur 3 sampai 7 tahun, Kategori B kelompok umur 8 sampai 13 tahun, dan kategori C, 14 sampai 19 tahun.

Untuk tahun ini, diambil tema “Resort Wear” atau pengaplikasian kain endek sebagai busana kepantai. Hal ini untuk menunjukkan bahwa busana endek dapat digunakan diberbagai macam kesempatan mulai dari acara formal hingga suasana casual seperti liburan kepantai.

Disamping itu lomba fashionshow kali ini, diluar peserta yang membawakan busana bertema pantai, juga dilibatkan puluhan pasangan lansia sebagai upaya memberikan kesan bahwa busana endek dapat dipakai oleh semua kalangan usia mulai dari balita hingga lansia.

Baca Juga :  HUT ke-76 TNI, Koramil Jajaran Kodim Tabanan Terima Tumpeng dari Polsek Jajaran Polres Tabanan

Penampilan para peserta akan dinilai oleh juri yang terdiri dari para desainer dan pemerhati busana endek yang akan menilai peserta dari kemampuan penguasaan panggung, make up serta tata rambut.

Salah satu peserta kategori lansia, Nengah Pandra mengaku sangat senang dapat berpartisipasi dalam lomba  fashionshow busana endek ini.

“Diusia saya sekarang saya sangat bangga bisa turut ambil bagian dalam program pemerintah memasyarakatkan penggunaan busana endek” ujar Nengah Pandra. (esa/humasdps/bpn)