BALIPORTALNEWS.COM – Pembukaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten badung untuk Kecamatan Petang dilaksanakan, Rabu (8/2/2017) di ruang Giri Gosana, Kantor Camat Petang.

Musrenbang dibuka Plt. Kepala Bappeda Badung I Wayan Suambara didampingi Wakil Ketua TP. PKK Badung Ny Kristiani Suiasa, Camat Petang Ida Bagus Nata Manuaba beserta Muspika Kec. Petang. Musrenbang diikuti oleh pimpinan perangkat daerah, para perbekel, utusan desa, tokoh masyarakat serta Ketua TP .PKK desa se-Kecamatan Petang.

Musrenbang Kecamatan Petang tahun 2017 mengangkat tema “Meningkatkan mutu pelayanan dasar dan tata kelola pemerintah serta optimalisasi pengelolaan potensi daerah berbasis teknologi dalam rangka mewujudkan kemandirian masyarakat”.

Wayan Suambara menyampaikan musrenbang ini untuk merumuskan prioritas kebutuhan pembangunan bagi kepentingan masyarakat. “Jadi semua pemangku kepentingan pembangunan berdiskusi dalam forum ini untuk merumuskan prioritas kebutuhan. Dari Kecamatan ini kemudian akan diangkat pada forum musrenbang tingkat Kabupaten. Tentu nantinya ada proses evaluasi, singkronisasi antara hasil musrenbang di Kecamatan yang diajukan perangkat daerah di Kabupaten,” jelasnya.

Diharapkan apa yang menjadi prioritas pembangunan di tahun 2018, tidak terlepas dari RPJMD yang didalamnya mencerminkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Ada lima prioritas program diantaranya sandang, pangan dan papan, pendidikan dan kesehatan, seni, adat, agama dan budaya, jaminan sosial dan tenaga kerja serta pariwisata.

“Kelima prioritas ini harus terimplementasi di seluruh wilayah Kab. Badung, karena prioritas ini sebagai sektor dasar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khusus untuk wilayah Kecamatan Petang, kedepannya kita tingkatkan lagi menjadi centra pertumbuhan ekonomi berbasis agrowisata disamping merupakan kawasan konservasi,” tambahnya.

Sementara itu Camat Petang Ida Bagus Nata Manuaba melaporkan tujuan pelaksanaan musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Petang adalah membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan prioritas pembangunan desa yang akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan diwilayah Kecamatan Petang.

Untuk itu diharapkan melalui musyawarah ini ada potensi baru yang dapat digali dan dikembangkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti diketahui bahwa, Kecamatan Petang merupakan kawasan konservasi dan pertanian telah mempunyai ikon produk pertanian yakni asparagus. Budidaya asparagus ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab. Badung.

Untuk tahun kemarin kelompok asparagus melalui Koperasinya telah berhasil mendapat SHU sebesar 200 juta per-tahun dan sekarang SHUnya mencapai 400 juta. Permintaan akan asparagus juga sangat banyak sehingga petani saat ini belum mampu memenuhi permintaan pasar.

“Dari Jakarta saja permintaan asparagus 1 ton per minggu dan petani belum mampu memenuhi, sehingga dibutuhkan penambahan lahan sekitar 20 ha,” ujarnya. (humasbdg/bpn)