Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – SMPN 9 Denpasar tampil all out dalam penilaian lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP), Selasa (23/8/2016). Tim penilai Kota Denpasar yang diketuai dr. Ayu Witriasih, M.Kes., disambut yel-yel PKTP, koor PKTP serta janger oleh siswa SMPN 9 Denpasar.

Menariknya lagi di acara yang dihadiri Camat Denpasar Selatan, A.A. Gede Risnawan, Lurah Sanur, serta komite SMPN 9 Denpasar, juga ditampilkan pameran makanan dari olahan tumbuhan obat, salah satunya jamu dan puding ubi ungu yang merupakan hasil olahan siswa.

Kepala SMPN 9 Denpasar, Drs. Made Arawan, M.M., mengungkapkan, SMPN 9 Denpasar sangat mendukung lomba PKTP dalam rangka peningkatan derajat kesehatan siswa terutama untuk memberi kesadaran kepada siswa tentang bahaya penyakit kanker. Menurut Arawan, lomba ini merupakan suatu ajang untuk memacu motivasi para guru, siswa, serta pengelola kantin untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, serta dapat diteruskan di lingkungan keluarga dan di masyarakat.

Arawan menyebutkan, materi tentang bahaya kanker diintegrasikan dalam mata pelajaran. Selain itu, dilakukan penandatanganan pernyataan untuk melaksanakan program PKTP di SMPN 9 Denpasar antara kepala sekolah, dewan guru dan staf untuk komitmen melaksanakan program PKTP di sekolah.

Baca Juga :  Pemprov Buka Lowongan Tenaga Kontrak/Non PNS Penyuluh Bahasa Bali

Pernyataaan komitmen juga dilakukan antara sekolah dengan pedagang yang berjualan di kantin untuk selalu menjual makanan dan minuman yang tidak mengandung 5P yakni pengawet, pemanis, penyedap, pengenyal, dan pewarna. Tak kalah penting, kata Arawan, kantin sekolah dilarang menjual minuman beralkohol, rokok dan sejenisnya yang dapat menyebabkan kanker.

Juga menetapkan sekolah sebagai kawasan tanpa asap rokok, serta membentuk kelompok-kelompok PKTP seperti kelompok penyuluh, pembinaan, pelatihan, siswa peduli kanker, simulasi, koor, kesenian, dan tanaman obat. Sebelumnya, SMPN 9 Denpasar juga dinilai lomba UKS dan Adi Wiyata tingkat Kota Denpasar.

Baca Juga :  Perkuat Persaudaraan Melalui Astra Ketupat Futsal Community Cup 2019

Ketua Tim Penilai dr. Ayu Witriasih, M.Kes., mengatakan, program PKTP ini diharapkan dapat memberikan pengertian kepada siswa tentang bahaya dari penyakit kanker serta pencegahannya termasuk pola hidup bersih dan sehat, sehingga siswa dapat mentransfernya di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat sekitarnya. Ia juga menghimbau, agar para siswa, guru-guru tidak merokok, karena merokok merupakan penyebab dari kanker paru.

Adapun kegiatan PKTP yang dilombakan terdiri dari penyuluh kanker, koor kanker, simulasi penanggulangan kanker, tanaman obat keluarga (Toga),  kantin sekolah, dan ruang UKS. (tis/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini