Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Peran aktif dan keterlibatan elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sangat strategis. Pada Selasa (23/8/2016) bertempat di Ruang Pertemuan Markas PMI Kabupaten Badung, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan workshop pemberdayaan masyarakat antinarkoba di lingkungan masyarakat.

Workshop ini diikuti oleh 30 orang perbekel/lurah dari perwakilan 15 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Badung yakni Kelurahan Legian, Kelurahan Seminyak, Kelurahan Tanjung Benoa, Kelurahan Abianbase, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kelurahan Kerobokan Kaja, Desa Pecatu,  Desa Ungasan, Desa Selat, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Desa Sangeh,  Desa Blahkiuh, Desa Carangsari, Desa Getasan dan Desa Mengwi.

Baca Juga :  Disperindag Kota Denpasar Pantauan Pasar Tradisonal

Peserta mendapatkan pembekalan materi dari Kepala Bagian Umum BNN Provinsi Bali mengenai strategi pemberdayaan masyarakat bidang P4GN, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang membawakan materi tentang penyalahgunaan napza dan Kepala BNN Kabupaten Badung dengan materi action plan. Materi ini membekali para peserta untuk dapat mendeteksi awal masyarakat yang terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba dan bagaiman cara penanganannya serta mampu memberdayakan masyarakat dalam upaya P4GN.

Hasil pemberdayaan masyarakat antinarkoba adalah mengekstensifikasi dan intensifikasi informasi P4GN kepada seluruh lapisan masyarakat, menumbuhkembangkan kepedulian dan kemandirian masyarakat dalam rangka pelaksanaan P4GN, mengembangkan akses layanan rehabilitasi penyalahguna, korban penyalahgunaan dan pecandu narkoba yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Tak Kuat di Tanjakan, Truk Pengangkut Sirtu Oleng di Bahu Jalan

Kepala BNN Kabupaten Badung, Ni Ketut Masmini dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa para peserta harus berperan aktif untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang sangat meresahkan kita semua. “Masalah narkoba ini bukan hanya masalah BNN saja, tapi masalah kita semua,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, melalui workshop ini pihaknya berharap adanya kesamaan persepsi dan menciptakan sinergitas antara jajarannya dengan seluruh elemen masyarakat, dalam upaya mewujudkan program P4GN khususnya pada rawan-rawan narkotika di Kabupaten Badung. (r/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini