BALIPORTALNEWS.COMUntuk menciptakan kebersihan berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dibawah kepemimpinan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara.

Di dalam menjaga kebersihan khususnya sungai-sungai di Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar miliki tim khusus yang dinamakan Pasukan Biru.  Pasukan Biru ini bertugas menangani masalah kebersihan sungai di Kota Denpasar. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar I Ketut Winarta didampingi Kabid Perairan  Agung Sanjaya  saat ditemui Senin (15/8/2016).

Menurut Winarta sungai merupakan sumber kehidupan semua makhluk,  maka dari itu kebersihan sungai harus ditingkatkan. Untuk membersihkan semua sungai di Kota Denpasar pihaknya mengerahkan sebanyak 219  orang Petugas Harian Lepas (PHL) yang di sebar dan disiagakan untuk membersihkan sampah serta lumpur di sungai-sungai di Denpasar setiap harinya.

Dengan terbentuknya pasukan biru tersebut, semua sungai yang ada Kota Denpasar sudah tampak bersih,  seperti yang terlihat di Tukad Tag-Tag, Tukad Badung, Tukad Pungawa, Tukad Rangda, Tukad Pekaseh, Tukad Bindu, Tukad Loloan dan lain sebagainya.

Dimana dulu sungai dijadikan tempat pembuangan semua kotoran. Keberadaan sungai-sungai besar di Denpasar kini telah berubah, yang tadinya kotor dan dianggap sebagai tempat membuang segala macam kotoran, baik itu berupa sampah maupun air limbah dari rumah tangga dan industri sehingga masyarakat jarang yang datang ke bantaran sungai. Namun  Kini sungai-sungai besar telah ditata dan disulap menjadi sebuah taman rekreasi wisata baru dengan keindahan serta kebersihannya.

Sementara Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, kebersihan sungai harus dijaga karena sungai itu memiliki banyak manfaat bagi kehidupan. Salah satunya adalah tempat rekreasi bagi masyarakat Kota Denpasar yang setiap harinya disibukkan dengan berbagai aktifitas.  Menyegarkan pikiran tidak perlu jauh-jauh cukup datang ke sungai karena kini sudah menjadi taman rekreasi wisata baru dan juga sebagai tempat berolah raga

Untuk di Denpasar sungai sudah banyak di tata menjadi taman rekreasi wisata, seperti di  Sungai (Tukad) Bindu, di Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman Kecamatan Denpasar Timur, bantaran Tukad Badung yang di mulai dari bawah jembatan Jalan Gajah Mada dan  Tukad Tag-Tag, tepatnya di sebelah timur SMPN 10 Denpasar.

Sungai yang telah ditata tersebut selain menjadi tempat rekreasi juga dijadikan Jogging track, mancing dan tempat arisan bagi ibu-ibu PKK.  ‘’Agar sungai bisa dimanfaatkan lebih banyak lagi, diharapkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke sungai,’’ ujarnya.

Dengan partisipasi masyarakat ikut serta menjaga kebersihan maka, kedepan Denpasar menjadi kota bersih dan bebas dari yang namanya sampah.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar