IndoLinen
Gandeng Tiga Perempuan Hebat, IndoLinen Gelar Talkshow untuk Edukasi dan Inspirasi. Sumber Foto : tis/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, IndoLinen menyelenggarakan talkshow edukasi dan inspirasi bertema ‘Perempuan di Ruang Publik: Pentingnya Peran Kepemimpinan Perempuan dalam Menjaga Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi’ pada Jumat (5/4/2024) siang di Villa Air Bali Boutique Resort & Spa.

Acara ini diadakan untuk menunjukkan komitmen IndoLinen dalam menjalankan tujuan mulia (Noble Purposes) perusahaan untuk memajukan pemberdayaan perempuan. Pemberdayaan perempuan penting dilakukan untuk terus meningkatkan kapasitas diri kaum perempuan agar dapat memiliki kepercayaan diri sehingga kaum perempuan dapat ikut berpartisipasi serta berkiprah dalam semua lini pembangunan di Indonesia termasuk dalam pembangunan lingkungan hidup dan budaya.

Dalam acara talkshow ini, IndoLinen mengundang tiga orang narasumber hebat yang telah berkontribusi besar pada bidangnya masing–masing, yaitu Ni Luh Djelantik sebagai aktivis wanita dan anggota terpilih DPD RI Dapil Bali 2024, Lenny Hartono sebagai entrepreneur, serta Echa Laksmi sebagai public figure dan content creator.

Bersama dengan CEO IndoLinen, Waty Silalahi Apenu, ketiga pembicara hebat itu membahas terkait perspektif mereka terhadap peran perempuan di era modern ini dan pengalaman dalam mengelola kehidupan pekerjaan dan keluarga agar dapat berjalan dengan selaras. Dalam pembahasannya sangat banyak pelajaran dan inspirasi yang dapat dipetik oleh penonton dan masyarakat umum.

Baca Juga :  Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Saat World Water Forum, Akses Persimpangan Jalan Airport Ngurah Rai Ditutup Mulai 13 Mei

Melalui diskusi yang penuh inspirasi dan pemikiran kritis, talkshow ‘Perempuan di Ruang Publik’ berhasil membuka ruang untuk refleksi dan tindakan lebih lanjut dalam memperkuat peran perempuan dalam masyarakat Bali. Dengan demikian, Indolinen tidak hanya merayakan Hari Kartini sebagai simbol perjuangan, tetapi juga sebagai momentum untuk bertindak nyata dalam menciptakan perubahan yang positif bagi perempuan Bali dan masyarakat secara keseluruhan.

“Perempuan Indonesia, khususnya Bali, harus bahagia dan mampu mengisi serta membagi waktu antara kewajiban dan hak-haknya sebagai perempuan Bali,” ucap Niluh Djelantik.

Baca Juga :  K-MBSS dan PERDAWERI Memperkuat Kolaborasi Strategis dalam Industri Kesehatan

Sementara desainer Lenny Hartono mengatakan, apa pun kondisinya, terutama perempuan yang memiliki kekurangan, tetap bersemangat dan berjuang untuk mencapai cita-cita

“Di era kekinian, perempuan harus mandiri tanpa melupakan kodratnya,” kata Lenny.

Selaku content creator, Echa Laksmi menilai perempuan di masa kini bisa sebagai seorang pelopor yang ada di barisan depan. Sama seperti kaum pria, perempuan juga bisa berkontribusi dalam hal mempelopori pelestarian budaya sesuai kapasitas masing-masing.

Sebagai jebolan Seni Tari ISI Denpasar, Echa berada di barisan depan dalam hal melestarikan seni tari tradisional Bali dan Nusantara. Namun, ia juga paham dengan tabiat generasi sekarang yang dekat dengan teknologi dan seni tari modern.

“Sebagai perempuan, bagaimana kita bisa melestarikan kebudayaan leluhur. Sebagai perempuan bisa kok bergerak, mencintai, mempelajari, dan melestarikan budaya tanpa gengsi,” jelas Echa.

Ditemui usai talkshow, Waty Silalahi menjelaskan pada talkshow kali ini pihaknya mengundang sosok perempuan yang dinilai sebagai sosok yang inspiratif, kuat, berani, dan Tangguh.

Baca Juga :  Pemprov Bali Sambut Kedatangan Wakil China dan Korsel di Piala Asia Wanita U-17

Kata Waty, Ni Luh Djelantik dikenal publik sebagai sosok perempuan kuat yang menjaga tanah Bali dari rongrongan keberingasan turis asing dan pendatang. Begitu pula, soal kepedulian politikus perempuan ini terhadap ibu dan anak, serta pendidikan.

Pada sosok Lenny Hartono, dijelaskan Waty, citra perempuan Bali dipertaruhkan. Sebagai Ketua Yayasan Putri Indonesia Bali, Lenny bertanggung jawab menghasilkan representasi perempuan Bali yang representatif.

“Pembicara lainnya, kami undang Echa Laksmi sebagai perwakilan influencer. Di mana, Echa ini mempromosikan budaya Bali melalui tarian tradisional yang dikombinasikan teknologi dan musik-musik modern,” imbuh Waty Silalahi.

Talkshow ini akan diunggah secara eksklusif di kanal YouTube IndoLinen. Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut atau penasaran dengan pembahasan dari keempat narasumber ini, jangan ragu untuk menonton rekaman penuhnya di YouTube IndoLinen.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News