SPBU
SPBU Pertamina. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Memasuki harus mudik Idul Fitri 1444 H tahun 2023, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memprediksi puncak kenaikan konsumsi BBM terjadi pada awal Libur Lebaran, 19 April mendatang. Guna mengantisipasit terbebut, Pertamian Patra Niaga melakukan build up stock sebenar 10-15% untuk BBM dan LPG.

Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Dwi Puja Ariestya mengatakan, menghadapi momen libur Idul Fitri 1444 H tahun 2023, Pertamina pastikan stok BBM dan LPG dalam kegadaan aman, sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik, ibadah bulan Ramadhan dan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan di awal karena bahan bakar kami pastikan selalu tersedia,” ucap Dwi Puja Ariestya, dalam press conferensi Kesiapan Pertamina dalam menyambut Libur Idul Fitri 1444H pada Jumat (14/4/2023).

Dwi Puja Ariestya menambahkan, pihaknya memprediksi kenaikan konsumsi BBM jenis Gasoline (Bensin) sebenar 7,1% dari rata-rata normal 17.963 kilo liter, Gaosil (Diesel) turun sebeaar 10,6% dari rata-rata normal 8.119 kilo liter. Untuk konsumsi BBM KAI naik sebesar 4,5% dari rata-rata normal 143 kilo liter, angkutan laut turun sebesar 5% dari rata-rata normal 605 kilo liter. Serta konsumsi Avtur utnuk penerbangan naik sebenar 13,3% dari rata-rata normal 2.428 kilo liter.

Baca Juga :  PLN Mobile Proliga 2024 Siap Digelar, Kolaborasi Dukungan Untuk Pengembangan Voli di Tanah Air

“Untuk konsumsi LPG rumah tangga diprediksi meningkat sebesar 7,9% dari konsumsi normal 5.787 Metrik Ton, yang terdiri dari LGP 3kg naik sebesar 7,3% dari konsumsi normal 5.614 Metrik Ton dan LPG Non Subsiri naik 27,14% dari konsumsi normal 173 Metrik Ton,” jelas Dwi Puja Ariestya.

Pertamina juga membentuk Satgas RAFI Pertamina Siaga mulai 1 April – 2 Mei 2023 yang akan memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi kesiapsiagaan seluruh lembaga penyalur, baik BBM maupun LPG, serta keadaan khusus/emergency lainnya yang dapat mengganggu kelancaran distribusi.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Raih Penghargaan dari KPK RI, Sukses Tertibkan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan Terbanyak Tahun 2023

“Dalam mendukung kelancaran perjalanan selama periode Pertamina Siaga, kami menambah layanan berupa 100 Motorist Pertamina Delivery Service dan 15 Kantong BBM berbentuk Mobil Tanki (Mobile Storage) se-Jatimbalinus, yang akan siaga pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan konsentrasi pemudik, serta destinasi wisata utama di Jatimbalinus. Kedua layanan tersebut untuk memangkas jarak supply dan mendekatkan energi ke konsumen,” tutur Dwi Puja Ariestya.

Selain itu, Pertamina juga menambah 10 Kiosk Modular Dispenser untuk 10 titik Rest Area yang tidak memiliki SPBU, menyiagakan 13 SPBU di Jalur Tol dan 1075 SPBU dan 764 Agen LPG Siaga di Jalur Non Tol dengan menambah jam operasional mereka.

Baca Juga :  Paddock Astra Honda Kembali Terisi di Junior GP Barcelona

“Khusus Jalur Tol, agar pemudik merasa nyaman dan membantu mengurangi kecelakaan akibat faktor kelelahan, kami menyediakan 3 Rumah Pertamina Siaga yang siap mengecek kondisi kesehatan pemudik, menyediakan tempat beristirahat sementara dengan aman dan nyaman,” kata Dwi Puja Ariestya.

Pertamina mengimbau agar masyarakat bertransaksi secara non tunai di SPBU, dengan menggunakan aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh di Appstore dan PlayStore.

“Tersedia beragam promo serta hadiah menarik di dalam aplikasi tersebut sampai dengan akhir tahun ini untuk setiap pembelian Pertamax Series dan Dex Series,” tutup Dwi Puja Ariestya.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News