Microsleep
Ayo #Cari_Aman, Kenali Microsleep Saat Berkendara. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kondisi seseorang saat di jalan raya tidak selalu sama hal ini lah yang menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Kondisi yang sering dialami seseorang ketika berkendara adalah kurang tidur atau kelelahan, tentunya sangat berbahaya bagi pengendara itu sendiri. Kondisi ini sering disebut dengan microsleep. Sebagai pengendara harus waspada terhadap microsleep.

Jika diartikan microsleep merupakan suatu kejadian hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang karena merasa lelah atau mengantuk, pada umumnya kejadian microsleep berlangsung sekitar sepersekian detik hingga 10 detik penuh. Namun, durasi microsleep dapat bertambah lama jika seseorang benar-benar memasuki waktu tidur.

Baca Juga :  Astra Motor Bali Seleksi Duta Safety Riding 2024 di SMK PGRI 2 Badung

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada gangguan kelelahan akibat kurang tidur berikut adalah tips menghadapi microsleep:

  1. Jangan minum kopi, kopi memang mengandung zat yang membuat kita terjaga namun efeknya sementara. Setelah itu akan mengantuk kembali;
  2. Jangan makan, ketika mengunyah dan perut terisi malah akan membuat tubuh kita lebih lelah karena proses pencernaan;
  3. Cuci muka solusi sementara untuk terjaga namun tidak lama; dan
  4. Cara yang paling efektif lebih baik menepi di tempat yang aman, Istirahatkan badan kita sejenak, setelah itu lakukan pemanasan tubuh ringan dan lanjut berkendara.
Baca Juga :  Pertamina Mandalika Racing Series 2024 Hadirkan Kelas Baru, Kejurnas Balap Motor Sportbike Makin Seru

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius menyebutkan kondisi microsleep ini sering terjadi dan perlu diwaspadai, terkadang kita tidak menyadari disaat berkendara dan tiba-tiba terkejut dan merasa seperti kita tertidur. Jika mengalami hal sperti ini merupakan tanda bahwa si pengendara sudah ketiduran.

“Agar selalu safety dijalan raya ayo #Cari_Aman dengan menjaga kondisi tubuh selalu prima dan mengenali microsleep, karena jika dibiarkan, kebiasaan microsleep bisa menimbulkan bahaya bagi keselamatan akibat kehilangan kesadaran sesaat pada saat mengendarai kendaraan,” ungkap Yoyo.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News