Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARKeberuntungan kembali diperoleh oleh SPIGA Research Team angkatan pertama. Setelah berhasil menyabet medali perak saat berlaga dalam lomba penelitian tingkat internasional di Thailand pada 2019 silam, kini seluruh siswa SMP PGRI 3 Denpasar yang tergabung dalam kelompok penelitian lolos jalur prestasi diterima di SMA Negeri favorit di Kota Denpasar.

Baca Juga :  KPK RI Serahkan Sertifikat Aset Kepada Pemkot Denpasar

Selain terwujud impiannya, mereka juga menduduki ranking atas ditiap sekolah pilihannya yang diumumkan melalui situs resmi penerimaan peserta didik baru Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali pada Sabtu (20/6/2020) lalu.

Ida Ayu Swari Ratih atau yang akrab disapa Dayu lolos dan menduduki peringkat pertama jalur prestasi akademik di SMA Negeri 2 Denpasar. Susila Adnyani Juga menyusul Dayu diperingkat kedua. Dengan poin 92,00. I Gusti Agung Adinda Maheswari diterima dan memperoleh peringkat kedua akademik di SMA Negeri 7 Denpasar.

Tak ketinggalan Aisyah Tiens, Ghea Arintha, dan Adinda Srinadi pun menduduki peringkat 5 besar jalur prestasi akademik di SMA Negeri 4 Denpasar. Rasa senang dan bangga pun mewarnai keenam siswa dari sekolah yang juga dikenal dengan nama SPIGA. “Senang dan ga nyangka. Awalnya juga sempat pesimis merasa pasti berat saingannya untuk dapet di SMAN 4 Denpasar. Setelah memperoleh sekolah yang bisa juga dibilang sekolah impian, ya bersyukur juga ngerasanya,” kesan yang dirasakan oleh Adinda Srinadi usai diumumkan dirinya lolos jalur prestasi.

Bagi Aisyah Tiens, diterima di SMAN 4 Denpasar bukan hanya kebanggan atas terwujud impian dirinya sejak SD, tapi juga dapat mewujudkan harapan dan impian kedua orang tuanya. “Karena bersekolah di Foursma (SMAN 4 Denpasar-red) imipian saya sejak SD. Seneng banget, ga nyangka, sampe ngecek berkali-kali beneran lolos apa gak. Bahagia bisa ngabulan permintaan dan harapan orang tua. Ayah kayak ngabarin nenek dan temennya juga, kakak dan mama juga berkesan. Senang hal kecil bisa buat bangga dan makin semangat ngelakuin apa aja biar bisa buat mama bangga dan senang,” ungkap Aisyah yang diwawancarai via telepon.

Kepala SMP PGRI 3 Denpasar turut mengungkapkan rasa syukur atas diterimanya murid sekolahnya di SMA Negeri yang dipilih. Selain itu Dr. I Made Suada, MM, M.Si menegaskan kabar baik ini juga merupakan salah satu hasil nyata dari digagasnya SMP PGRI 3 Denpasar sebagai sekolah berbasis riset.

“Mulai tahun depan sekolah mencoba satu kelas yang akan difokuskan pada pengambangan potensi dan prestasi siswa dan menerapkan pembelajaran berbasis penalaran dan pengamatan. Semoga makin banyak siswa lagi yang diterima di sekolah impian dengan dirancangnya sekolah berbasis riset di sekolah kami,” lugas Dr. I Made Suada, MM, M.Si.(ads/bpn)