Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Badung memang sangat memperhatikan masyarakatnya yang terkena musibah. Setelah membantu para pedagang pasar blahkiuh yang menjadi korban kebakaran, kini Pemkab Badung juga membantu masyarakat Banjar Parekan, Desa Sibang Gede, Abiansemal Adi Sarjana (40) yang mengalami musibah kebakaran, Rabu (3/5) lalu.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa langsung menyerahkan bantuan kepada Adi Sarjana bersama keluarga yang tinggal di Perumahan Griya Kesatrian Asri, Br. Parekan, Desa Sibang Gede, Abiansemal, Kamis (4/5/2017). Dalam penyerahan bantuan tersebut Wabup. Suiasa didampingi Camat Abiansemal Putu Ngr. Thomas Yuniarta, Kabid. Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr. Ermy Setiari, Perbekel Sibang Gede, Kelian Dinas Banjar Parekan serta jajaran pegawai BPBD Badung.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Pungut Sampah, Susur Manggrove Hut Ke-230 Denpasar

Dihadapan keluarga korban Adi Sarjana, Wabup. Suiasa atas nama pemerintah kabupaten badung menyampaikan turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa rumah Adi Sarjana. Kehadiran Pemerintah ditengah-tengah masyarakat yang kena musibah, sebagai wujud perhatian sekakigus untuk memberi dorongan agar korban tetap tabah menghadapi musibah ini. “Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, namun ini sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap warganya yang terkena bencana, ” jelasnya.

Wabup. Suiasa juga mengharapkan, korban kebakaran agar tetap berhati-hati, selalu menjaga keamanan rumah dan lingkungan sekitarnya.
Bantuan yang diberikan berupa sembako, kasur, bantal, kompor gas,sandang serta paket makanan. Informasi dari BPBD Badung bahwa kebakaran terjadi pada Rabu, 03 Mei 2017 pukul 15.30 Wita.

Baca Juga :  Personel Operasi Pekat Agung 2017 Gelar Razia Sasar Preman dan Sajam

Damkar Badung mengerahankan personil dan armada Ambulance ke TKP untuk penanganan. Penyebab kebakaran dikarenakan konsleting listrik, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bahan yang terbakar berupa peralatan rumah tangga, alat alat elektronik, komputer dan lainnya. Kerugian kurang lebih sebesar Rp. 75 juta. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :