BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) ke- 40 memang masih sebulan lagi, sebagaimana pelaksanaan tahun sebelumnya, seluruh kabupaten/kota di Bali turut menggelar ajang seni tahunan ini di wilayah masing-masing. Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar yang turut menggelar PKB ke-40 tahun 2018 ini dengan mengangkat tema senada dengan PKB ke-40 Provinsi Bali yakni ‘Teja Dharmaning Kahuripan’ yang mengandung makna api sebagai sepirit penciptaan. Kegiatan tahunan yang mengambil tempat di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (18/5/2018) malam yang ditandai pementasan Tarian Geni Natyam yang dilanjutkan Penyulutan Api Obor oleh Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, Forkompinda Kota Denpasar, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, serta Tim Pembina Kesenian Kota Denpasar.

Diwawancarai disela pembukaan, Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan bahwa Denpasar merupakan kota kreatif yang berwawasan budaya. Sejalan dengan hal tersebut, pihaknya mengatakan bahwa Pemkot Denpasar secara berkesinambungan memberikan dukungan terhadap perkembangan dan kelestarian kesenian di Kota Denpasar. Salah satunya adalah dari pelaksanaan PKB ke-40 di Kota Denpasar ini yang tentunya dapat menjadi momentum dalam penguatan seni dan budaya di Kota Denpasar. “Pelaksanaan PKB ke-40 di Kota Denpasar ini dpat menjadi momentum dalam menguatkan seni dan budaya sebagai ajang pelestarian seni budaya di Kota Denpasar,” paparnya.

Sementara, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar selaku Ketua Panitia, IGN Bagus Mataram dalam laporanya menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan PKB di Kota Denpasar secara umum adalah untuk memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada seniman Kota Denpasar untuk berekspresi. Dari gelaran PKB di Kota Denpasar setiap tahunya terus tercipta sebuah garapan seni baru. Hal ini menunjukan bahwa seniman dan seni di Kota Denpasar terus berkembang. Kendati demikian, pakem-pakem tradisional tetap dipertahankan. “Semangat seniman Denpasar dalam menciptakan garapan seni inilah yang perlu dimaknai sesuai dengan Tema PKB yakni ‘Teja Dharmaning Kahuripan’ yang bermakna api sebagai sepirit penciptaan,” jelasnya.

Selain itu, Ngurah Mataram mengatakan bahwa PKB di Kota Denpasar ini sebagai ajang untuk menunjukan kesiapan seluruh duta kesenian Kota Denpasar yang akan unjuk kebolehan pada PKB ke-40 Provinsi Bali pada Bulan Juni-Juli mendatang. “Seluruh sekaa dan tim kesenian Kota Denpasar yang terdiri dari 30 materi dengan 32 Tim kesenian yang melibatkan sedikitnya 2.500 orang mulai dari anak-anak PAUD, remaja, dewasa, bahkan lansia keseluruhanya telah siap 100 persen untuk tampil di PKB tahun 2018 ini, uniknya Kota Denpasar menjadi satu-satunya kabupaten/kota yang menampilkan pementasan Gong Kebyar Anak-anak dan Lansia,” ujar Ngurah Mataram.

Ngurah Mataram menambahkan, PKB ke-40 di Kota Denpasar sedianya akan berlangsung selama dua hari yakni mulai dari tanggal 18 Mei-19 Mei. Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi Pementasan perwakilan Duta Kesenian Kota Denpasar, Workshop Bebantenan serta Pelatihan Tata Busana untuk PKK yang ada di Kota Denpasar. (humas-dps/bpn)