Tingkatkan Peran Perempuan Dalam Politik Di Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kesetaraan gender telah menjadi menonjol daam setiap platform pembangunan. Namun kenyataannya peran perempuan masih sangat kurang terutama setelah merambah area publik. Untuk itu perlu ditingkatkan terus kemampuan perempuan sehingga mampu menjadi bersaing dalam area publik.

Terlebih lagi komposisi penduduk antara laki-laki dan perempuan hampir seimbang. Demikian disampaikan Plt. Walikota IGN Jaya Negara  dalam sambutan tertulinya yang dibacakan Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya saat membuka pendidikan kebangsaan bersepektif gender yang diikuti 30 peserta perempuan pengurus partai, Selasa (24/4/2018) di Hotel Grand Mirah. Pelatihan yang berlansung selama dua hari ini diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar.

Lebih lanjut Jaya Negara  menyampaikan perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman dan persepsi dalam pembangunan berdemokrasi.  Untuk itu pendidikan politik untuk perempuan hal yang harus dilaksanakan sehingga bentuk pemantapan pilar-pilar demokrasi. Menurutnya pelatihan berpolitik untuk perempuan sangat penting untuk dilakukan. Sehingga akan lebih meningkatkan peran serta perempuan dalam pembanungan terutama dalam area publik.

Sementara Kepala DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti menambahkan pelatihan ini sengaja menyasar perempuan yang telah menjadi pengurus partai. Sehingga diharapkan melalui pelatihan ini mereka lebih mampu mempersiapkan diri untuk tampil di depan publik. Terlebih lagi saat ini memasuki tahun politik tentunya dengan pelatihan ini para perempuan pengurus partai diharapkan lebih siap untuk berkiprah dalam dunia politik.

“Pendidikan ini saya harapkan dapat membantu peran perempuan dalam pembangunan melalui perwakilan yang ada di partai politik,” ujarnya. Sehinnga dengan demikian keterwakilan perempuan di legeslatif khususnya dapat mencapai 30 persen.

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Data dan Informasi, pada DP3AP2KB Kota Denpasar, Luh Emik Eka Indriyani mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan posisi perempuan dalam politik dan jabatan publik.

Terlebih perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman tentang berdemokrasi yang sehat adil dan berkualitas. Untuk itu pendidikan politik bagi perempuan kususnya pengurus partai sangat diperlukan.

Salah seorang peserta Ni Wayan Sari Galung mengatakan pelatihan bagai perempuan semacam ini sangat penting. Mengingat saat ini perempuan sangat jarang mau berpolitik terlebih bagi bagi perempuan Bali. Mengingat perempuan Bali mempunyai tugas sosial besar seperti melaksanakan kegiatan adat.

Dimana menurut Sari Galung lebih besar melibatkan peran perempuan. Untuk itu kedepannya para perempuan di Bali harus berani bangkit sehingga mempunya kesamaan dengan para peria seperti diamanatkan dalam undang-undang.(gst/humas-dps/bpn)