penilaian
Kesiapan Penilaian Mandiri, Tim SDI Buleleng Lakukan Rakor Pembinaan Statistik Sektoral. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Dalam rangka kesiapan berakhirnya penilaian mandiri oleh Tim Penilai Internal Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (TPI EPSS) 2024, Tim Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Buleleng melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) pembinaan statistik sektoral yang dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan di Gedung Buleleng Command Center (BCC) Kabupaten Buleleng, Rabu (22/5/2024).

Dalam kesempatan ini, Kadis Suwarmawan menyebutkan dalam penilaian mandiri, Kabupaten Buleleng berada masih kurang baik di nilai 2,3. Hal tersebut terlihat dari indikator-indikator yang telah ditentukan. Ia juga menyampaikan bahwasannya untuk penginputan data-data dukung dalam penilaian mandiri EPPS berakhir pada 31 Mei 2024.

Baca Juga :  Kadis Suwarmawan: Sinergitas Jadi Strategi Atasi Blank Spot di Buleleng

Melihat hal tersebut, ia mengingatkan kepada SKPD terkait agar mengantisipasi. Hal-hal yang kurang atau trouble baik itu di jaringan maupun sistem. Sehingga nantinya tidak sampai terlambat dalam mengupload jawaban-jawaban termasuk bukti dukung dari penilaian mandiri tersebut.

Kadis Suwarmawan berharap proses data yang dihasilkan nantinya benar-benar akuntabel, update dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Itu menjadi penting buat kita untuk nantinya bisa menghasilkan data-data yang bagus dan benar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng, Made Bimbo Abdi Suardika menyampaikan dalam penilaian mandiri EPPS, BPS Buleleng sudah melakukan verifikasi kepada SKPD terkait guna memberikan pengarahan mana yang kurang. Sehingga nilai EPPS perwakilan Pemkab Buleleng bisa optimal.

Baca Juga :  Belasan Desa di Buleleng Berpotensi Rawan Karhutla

“Satu data Buleleng portalnya sudah jalan, tinggal kita benar-benar lagi mengawal input datanya. Kalau itu berjalan rapi SKPD terkait keperluan data bisa sangat mudah untuk disuport,” tutupnya.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News