Transisi PAUD ke SD Yang Menyenangkan
Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOPTKI Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya dan tamu undangan lainnya, saat menghadiri Seminar Transisi PAUD ke SD Yang Menyenangkan, Sabtu (18/11/2023) di Gedung BPMP Provinsi Bali, Jalan Letda Tantular, Renon. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Lebih dari 100 orang Guru TK dan SD se-Kota Denpasar, mengikuti Seminar “Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan”, serangkaian HUT ke-78 PGRI, pada Sabtu (18/11/2023). Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman para tenaga pendidik terhadap tahapan perkembangan anak dan psikologis anak. Bunda Paud Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, hadir sekaligus membuka gelaran kegiatan yang dilaksanakan di Gedung BPMP Provinsi Bali, Renon ini.

Dalam sambutannya, Bunda Paud Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara yang didampingi Ketua GOPTKI Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, menyebut, para tenaga pendidik memiliki tanggungjawab moral dalam rangka meletakkan pondasi yang kuat guna membangun PAUD berkualitas. Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, adalah dasar kesiapan anak-anak bersekolah di fase selanjutnya.

Baca Juga :  Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali Raih Prestasi Gemilang, Jadi Inbis Terbaik Nasional dan Melangkah ke Australia

“Selain para tenaga pendidik, peran orang tua dan juga masyarakat juga adalah komponen penting dalam upaya mensukseskan transisi PAUD-SD yang menyenangkan. Dalam hal ini, saya selaku Bunda PAUD bersama Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar perlu bergandeng tangan dengan stakeholder terkait, dalam rangka advokasi untuk memastikan semua sudah bergerak sesuai perannya. hal ini agar sinergi kegiatan kita dari komunitas PAUD dan sekolah dasar dapat berjalan sesuai perannya masing-masing,” ujarnya.

Melalui kegiatan seminar ini, Ny. Antari Jaya Negara berharap, bahwa peran dan tanggung jawab dalam rangka melaksanakan tugas menyukseskan program transisi paud ke sd yang menyenangkan dapat berjalan dengan baik.

“Sehingga pada kesempatan ini juga perlu disegarkan pemahaman kita dengan memberikan penguatan materi transisi PAUD ke SD dan materi-materi terkait yang tidak kalah pentingnya yang sebentar lagi disampaikan oleh narasumber, dan apa yang menjadi target perubahan yang diharapkan dalam gerakan transisi PAUD-SD yang menyenangkan dapat diwujudkan,” lanjutnya.

Sekretaris Dikpora Kota Denpasar, Ketut Dirga mengemukakan, dalam rangka menyukseskan gerakan transisi transisi PAUD-SD yang menyenangkan, Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan berbagai kegiatan. Diawali dengan mengumpulkan stakeholder terkait guna membuat rencana aksi transisi PAUD-SD yang menyenangkan melalui berbagai kegiatan sosialisasi. Pembentukan satuan tugas transisi PAUD-SD yang menyenangkan juga dilakukan, yang beranggotakan berbagai unsur dari pengawas dan pendidik PAUD dan SD serta organisasi mitra terkait.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar

“Meskipun sudah berjalan dengan baik, perlu ada pengembangan program yang harus dipantau bersama guna memastikan program transisi dapat berjalan optimal dengan strategi-strategi yang lebih baik lagi. Maka kami menyambut baik diselenggarkannya kegiatan seminar ini guna memberikan pemahaman yang lebih baik lagi kepada para pendidik PAUD dan SD di Kota Denpasar,” urainya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya dalam laporannya menjelaskan, selain digelar secara tatap muka, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh para tenaga pendidik. Terdapat 3 orang narasumber yang menjadi pengampu materi dalam kegiatan seminar ini.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Hadiri Lomba Gelora Pekan Budaya Pelajar SD, Upaya Menjaring Bibit Penerus Pelestari Budaya Bali

“Seminar ini menggunakan teknik Branded Learning yang melibatkan 3 orang narasumber. Kami berharap nantinya usai mengikuti kegiatan ini, para Guru TK dan SD akan lebih bisa memahami transisi PAUD-SD yang menyenangkan, sehingga miskonsepsi yang terjadi di lapangan, dapat dihilangkan,” katanya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News