Karya Metatah dan Atma Wedana
Serangkaian Karya Metatah dan Atma Wedana Massal, Jaya Negara Nyanggingin di Banjar Bun Denpasar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara Ngayah Nyanggingin serangkaian Karya Metatah dan Atma Wedana (Memukur) Massal yang digelar di Banjar Bun, Desa Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (12/7/2023) pagi. Karya Metatah dan Memukur massal yang digelar untuk kali keempat ini turut dihadiri Wali Kota Denpasar periode Tahun 2008-2021, I.B Rai Dharmawijaya Mantra.

Terlihat sejak pagi ratusan warga tampak memadati area Bale Peyadnyan untuk mengikuti prosesi Metatah Massal. Diiringi lantunan kidung dan suara gender, satu per satu rangkaian Metatah dilaksanakan secara khidmat.

Baca Juga :  NPHD Sah Ditandatangani, Pemilukada Serentak di Bali Diharapkan Berjalan Kondusif dan Demokratis

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan, prosesi mepandes yang merupakan upacara manusa yadnya ini wajib dilakukan oleh umat Hindu khususnya pada anak yang baru beranjak dewasa. Sehingga, selain merupakan sebuah kewajiban, upacara mepandes atau metatah ini merupakan sebuah upacara untuk mentralisir sifat buruk yang ada pada diri manusia atau yang dalam Hindu disebut Sad Ripu.

“Metatah massal mencerminkan sifat menyama braya atau Vasudhaiva Kutumbakam untuk bergotong-royong melakukan wujud bhakti kepada Sang Pencipta. Dan dengan pelaksanaan ini tentu kami berharap kedepannya dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, begitupun manusia dengan alam lingkungan harus tetap dijaga sebagaimana mestinya sehingga kehidupan tetap harmonis,” kata Jaya Negara.

Baca Juga :  Bentuk Pengendara Motor yang Baik, Astra Motor Bali Ajak Kartini Muda Menjadi Generasi #Cari_Aman

Sementara Ketua Panitia Karya, I Wayan Suryawan mengatakan, upacara metatah massal dan upacara atma wedana (mamukur) merupakan agenda lima tahun sekali yang dilaksanakan oleh Banjar Bun dan tahun ini yang ke empat kalinya. Dimana kegiatan ini selain untuk warga Banjar Bun juga diperuntukan untuk umum. Yang mana upacara karya tahun ini diikuti oleh 98 orang peserta Metatah, dan 63 Puspa Atma Wedana.

“Karya Metatah dan Memukur massal ini secara rutin kami laksanakan setiap lima tahun sekali sebagai wujud sradha dan bhakti umat kepada leluhur dan Ida Sang Hyang Widi Wasa,” jelasnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News