Denpasar
Fasilitasi Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Bidang Perlindungan Sosial, Wawali Arya Wibawa Buka Bimtek Sekolah Keluarga Harapan Untuk KPM PKH. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Guna meningkatkan kompetensi diri dan mampu meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik sehingga tidak bergantung kepada Program Keluarga Harapan (PKH), Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar bersinergi dengan PT. BPR Lestari Bali dan Universitas Warmadewa menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Sekolah Keluarga Harapan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (27/10/2022) bertempat di Aula Mahottama Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Kegiatan ini di buka langsung Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis, yang pada kesempatan ini didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I.G.A Laxmy Saraswati, Direktur Bisnis PT. BPR Lestari Bali, Tutik Sri Andayani, dan Dosen Fakultas Pertanian Unwar, Dr. Luh Suriati.

“Program keluarga harapan merupakan akses yang baik dalam memanfaatkan pelayanan sosial yaitu kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi termasuk untuk menghilangkan kesenjangan sosial, dan keterasingan sosial yang selama ini melekat pada masyarakat miskin,” kata Wakil Wali Kota Arya Wibawa saat membacakan sambutan Wali Kota Denpasar secara tertulis.

Lebih lanjut disampaikan, dalam upaya pengembangan inovasi dan kreativitas warga penerima program keluarga harapan ini sudah seharusnya ada peningkatan-peningkatan sehingga warga penerima program keluarga harapan ini mampu keluar dari ketergantungan sebagai penerima bantuan dan diharapkan menjadi mentor bagi warga penerima program keluarga harapan yang baru.

Baca Juga :  Libur Umanis Kuningan, Jatiluwih Dipadati Wisatawan

Kegiatan sekolah keluarga harapan adalah salah satu cara untuk melahirkan inovasi baru serta kreativitas dan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran jiwa kewirausahaan ibu-ibu peserta PKH sekalian, agar bisa lebih kreatif dalam menjalankan dan mengembangkan usaha yang dimiliki, sehingga kedepan bukan tidak mungkin ibu-ibu peserta bisa memperbaiki taraf hidup keluarga masing-masing dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial apapun.

“Selain itu saya harapkan kepada semua peserta, selepas kegiatan ini dapat menggetok tularkan ilmu-ilmu yang didapat dalam pelatihan ini kepada peserta PKH yang lain agar dapat bermanfaat juga bagi mereka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Balawan Jam Bermusik Dari Hati dan Mengeksplorasi Potensi

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I.G.A Laxmy Saraswati mengatakan, Pelaksanaan bimbingan teknis bagi kelompok penerima manfaat program keluarga harapan yang kemudian disebut dengan ‘Sekolah Harapan’ yang merupakan kegiatan perdana Dinas Sosial Kota Denpasar bekerjasama dengan BPR Lestari dan Universitas Warmadewa, khususnya Fakultas Pertanian.

Program keluarga harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial dalam bentuk bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan miskin dengan persyaratan tertentu yang kemudian disebut dengan keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca Juga :  Tim Kesenian Denpasar Terlibat OWHC Korea

“Dapat kami sampaikan pula bahwa pada dalam pelaksanaan kerjasama ini, BPR Lestari juga melakukan kegiatan lanjutan dengan melakukan assesment kepada 38 KPM untuk diberikan program kredit usaha rakyat dengan jumlah peserta Sekolah Harapan Kota Denpasar tahun 2022 sebanyak 100 orang kelompok penerima manfaat program keluarga harapan, dimana masing masing kecamatan dipilih 25 orang KPM,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, dari 100 orang peserta bimbingan teknis ini nantinya akan diseleksi kembali 12 orang untuk menjadi peserta lomba cerdas cermat dan 40 orang peserta lomba yel-yel yang akan dilaksanakan pada bulan Pebruari dalam rangka menyambut HUT Kota Denpasar ke-235.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini