PAUD
Bunda Sagung Antari Jaya Negara Bacakan Cerita Podang dan Podeng ke Anak-anak PAUD. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2021 Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara membacakan buku cerita Berjudul Podang dan Podeng Karya Ketua Himpaudi Denpasar Timur, Ade Santosa kepada anak-anak PAUD Denpasar di Kedimanan Bunda PAUD Denpasar, Jumat (16/7/2021).

Dalam bercerita Ny. Sagung Antari juga mengajak anak-anak PAUD turun ke sawah untuk memperkenalkan tentang alam secara langsung. Untuk kegiatan membacakan buku cerita ini akan disiarkan serentak di semua media sosial pada tanggal 21 Juli mendatang. Sehingga anak-anak PAUD lainnya dapat mendengar cerita Bunda PAUD.

Baca Juga :  PPKM di Bali, Satgas Provinsi Bali Gencarkan Penertiban Prokes

Dalam kesempatan itu Sagung Antari mengatakan, membacakan buku cerita ini merupakan program dari Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknonogi Republik Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan dalam membacakan buku cerita ini sengaja mengambil judul Podang dan Podeng untuk mengangkat buku cerita anak daerah. Karena dalam buku ini berlantar belakang tentang alam dan nuasa Bali. Bahkan buku ini juga diterbitkan di Bali oleh Yayasan Bali Muda Wedari.

Menurut Sagung Antari, tujuan kegiatan ini juga untuk menyampaikan tentang pentingnya literasi bagi anak usia dini. Dalam hal meningkatkan kemampuan kognitif, memunculkan imajinasi, menjadi jendela pemahaman konsep dan pengetahuan baru. Selain itu Cerita ini juga untuk meningkatkan kepedulian anak kepada lingkungan.

“Dengan membacakan cerita Podang dan Podeng, anak-anak dapat meningkatkan rasa peduli dengan lingkungan tetap jujur dan memerangi kecurangan,” harap Sagung Antari.

Baca Juga :  Jaya Negara Ucapkan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1940

Sementara pembuat buku Cerita Podang dan Podeng sekaligus Ketua Himpaudi Kecamatan Denpasar Timur, Ade Santosa mengaku sangat bangga karena karyanya bisa bermanfaat bagi anak-anak.

Dengan demikian ia berharap kedepan masyarakat Bali pada khususnya anak usia dini yang ada di Kota Denpasar dapat menghargai alam dan cerita lokal Bali.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini