BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Seorang anak baru gede (ABG) yang mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol DK 4245 HS, tewas di Jembatan Short Cut Megati, Selemadeg Timur, Kamis (3/8/2017). Kecelakaan tunggal yang menimpa siswa kelas II SMKN 3 Tabanan itu terjadi sekitar pukul 16.00.

ABG yang masih di bawah umur itu aalah I Gede Galih Putra Wiarsa (16). Dia mengendarai motor dengan tidak mengenakan helm, tanpa SIM dan STNK. Dia mengalami luka, dan diduga tewas di lokasi kejadian.

Putra Wiarsa yang beralamat di Banjar Bantas Gelogor, Desa Bantas, Selemadeg Timur itu, mengendarai motor dari barat jurusan Gilimanuk ke Denpasar. Setiba di TKP, saat memasuki jalan menurun, diduga karena cuaca hujan dan jalan licin, sehingga membuat pandangannya terganggu dan tidak dapat mengendalikan motor tersebut.

Baca Juga :  Kemenkeu Naikan Tarif Tunggal Bea Meterai Rp10.000 di Tahun 2021

“Pengendara motor itu jatuh terpelanting di badan jalan, setelah menabrak besi pagar pembatas jalan di utara as jalan,” ujar seorang warga.

Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Gede Surya Kusuma yang ikut turun dalam olah TPTKP, mengatakan bahwa kejadian yang menimpa ABG tersebut sangat memprihatinkan. “Padahal kami sudah sering melaksanakan pembinaan berupa penyuluhan dan upaya preemtif, guna mencegah kejadian lakalantas terhadap anak-anak sekolah. Begitu juga upaya penindakan berupa tilang, sesuai kebijakan Kapolres Tabanan,” ujar Surya Kusuma. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :