Baliportalnews.com
Selalu terhubung dengan kami.

BALIPORTALNEWS.COM – Kapolsek Baturiti Kompol I Gede Made Surya Atmaja mengumpulkan para tokoh agama (toga) maupun tokoh adat (todat) se-Kecamatan Baturiti, dalam acara silaturahmi di Aula Polsek Baturiti, Selasa (14/3/2017).

Acara tersebut dihadiri perwakilan dari MADP Kecamatan Baturiti I Wayan Suwitra, para bendesa adat, toga dari umat Katolik, Kristen Protestan, perwakilan dari Kifayah Al-Morobhitin Baturiti, pecalang, dan satuan keamanan dari Banjar Candikuning II. “Acara silaturahmi tersebut tidak lain untuk menumbuhkan rasa kebhinnekaan dan kesatuan, serta cinta tanah air,” ungkap Kompol Surya Atmaja.

Baca Juga :  Pererat Sinergitas, Bupati Sanjaya Hadiri Syukuran HUT Ke-25 PP Polri Tabanan

Dikatakan bahwa pertemuan silaturahmi ini juga bisa saling tukar informasi. “Bicara masalah keamanan, Baturiti merupakan daerah tujuan wisata. Bicara masalah pariwisata, pun sangat tergantung dengan faktor keamanan. Bali terdiri dari keragaman yang dilirik masyarakat dunia, dan dengan itu masyarakat mendapatkan hasil dan manfaat,” ujarnya.

Dengan keragaman tersebut, kata dia, banyak pula tantangan, seperti munculnya radikalisme dan terorisme yang bisa berdampak terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. “Dengan keragaman yang ada itu, mari kita ikat atau bentengi dengan toleransi dan komunikasi, guna menumbuhkan rasa kebhinnekaan dan kesatuan, serta cinta tanah air. Salah satu cara adalah dengan melaksanakan silaturahmi FKUB seperti ini,” tukasnya.

Baca Juga :  Bupati Tabanan Buka Paruman Agung Pertama Desa Adat Kota Tabanan

Dalam pertemuan tersebut juga menyinggung persiapan menyambut hari raya Nyepi, Galungan, dan Kuningan. Kompol Surya mengajak semua pihak agar menunjukkan sikap toleransi. Begitu juga saat pengarakan ogoh-ogoh, tidak melewati batas wilayah, guna mewujudkan keamanan pelaksanaan hari raya tersebut.

Sementara Suwitra dari perwakilan MADP Kecamatan Baturiti, mengatakan bahwa imbauan tentang pelaksanaan hari raya Nyepi sudah dibagikan ke masing-masing desa adat. “Jika pada tahun-tahun lalu pelaksanaan Nyepi sudah bagus, maka ke depan agar bisa lebih ditingkatkan dari seluruh elemen agama maupun adat,” harapnya. (ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News