BALIPORTALNEWS.COMSerangkaian peringatan hari Ibu yang akan jatuh pada 22 Desember mendatang, Desa adat Angantaka Kecamatan Abiansemal Badung melaksanakan berbagai lomba seni dan budaya yang diikuti oleh anak-anak baik laki maupun perempuan dari krama 4 Banjar yaitu Banjar Desa, Puseh, Dalem dan Kekeran se-Desa Adat Angantaka Badung, di wantilan Desa Adat Angantaka Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung, Minggu (18/12/2016).

Acara dihadiri oleh Ketua Tp. Pkk Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP.PKK Kab. Badung Ny. Kristiani Suiasa, Wakil Ketua Gatriwara Badung Ny. Made Sunarta, Ketua DWP Badung Ny. Kompyang R. Swandika, Camat Abiansemal Ngurah Tomas Juniarta serta masyarakat setempat.

Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta yang didamping Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Kristiani Suiasa dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini menjadi nilai yang positif dalam perkembangan jaman sekarang ini dimana Budaya Bali semakin terhimpit oleh pergaulan dan budaya luar. Dengan diselenggarakannya lomba-lomba seperti ini tentunya Pemerintah Kabupaten Badung mengapresiasi positif untuk tetap dapat menjaga Senia dan Budaya Bali untuk keajegan Bali Kedepannya.

Seniasih juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak di Desa Adat Angantaka atas diselenggarakannya berbagi Lomba seni dan budaya yang bernafas Hindu untuk membangun Pendidikan yang berkarakter di Kabupaten Badung.

“Lomba ini bukan untuk mengejar juara semata namun akan menjadi lebih bermakna jika lomba dan kegiatan ini disamping akan lahir jiwa-jiwa yang berkarakter untuk tetap menjunjung seni dan budaya Bali tentu mendapatkan nilai-nili positif untuk dapat mengajegkan Bali sampai akhir jaman. Semoga lomba dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua dan ini terus menjadi denyut nadi kehidupan bagi seni dan budaya di Badung dan Bali,” ujarnya.

Perbekel Desa Adat Angantaka A.A. Surya Eka Putra melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk menggali bakat seni dan menguatkan budaya bali kepada genersi muda dan anak-anak, Lomba ini yang telah diagendakan setiap tahunnya yang dirangkai dengan perayaan hari ibu.

Disamping untuk tetap menjaga kelestarian seni dan budaya adat Bali lomba ini juga untuk mengajak seluruh komponen masyarakat di Desa Adat Angantaka untuk tetapa dapat menjaga warisan seni dan budaya Bali dalam kepungan budaya luar.

Sementara itu Camat Abiansemal Ngurah Tomas Juniarta dalam sambutannya menyampaikan, Lomba ini tentunya tidak hanya lahir para pemenang tapi jauh kedepannya dapat menjadi bagian penting membangun karakter manusia di Badung dalam pembangunan Budung yang santi dan Jagadita, sejalan dengan Visi dan Misi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Anak-anak dan Generasi Muda di Desa Adat Angantaka merupakan bagian Garda terdepan dalam pembangunan Badung kedepannya.

“Dalam lomba seni dan Budaya untuk pendidikan yang berkarakter dari akar rumput yang terbawah akan muncul jiwa-jiwa yang kuat untuk ikut dalam pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Badung dan Bali,” harapnya.

Usai membuka lomba dengan pemukulan Gong acara dilanjutkan dengan Pemotongan Tumpeng dalam rangka memperingati Hari ibu dan diserahkan pula bantuan berupa sembako kepada 20 orang masyarakat Banjar se-Desa Adat Angantaka yang sakit dan kurang mampu oleh Ketua TP. PKK Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP. PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Wakil Ketua Gatriwara Ny, Made Sunarta, Ketua DWP Badung Ny. Kompyang R. Swandika dan Para anggota PKK kabupaten Badung. (humasbadung/bpn) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini