BALIPORTALNEWS.COM – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kembali menyerahkan bantuan dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.  Kali ini Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan hibah total Rp 1.270.000.000, untuk Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, bertempat di Wantilan Banjar Adat Tegal Narungan, Minggu, (13/11/2016).

Penyerahan bantuan dana hibah yang juga dihadiri Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi IGN Jaya Saputra, Perbekel Sobangan I Ketut Mas Budiartha dan Bendesa Adat Sobangan I Kadek Oka Suarya, disaksikan ratusan krama Desa Adat Sobangan. Bantuan hibah sebesar  Rp 1.270.000. 000 yang diterima oleh Kelian Banjar  Adat Tegal Narungan I Wayan Sujana, diantaranya diberikan kepada Pura Sari sebesar Rp 400 juta, Banjar Adat Tegal Narungan sebesar Rp 300 juta, Pura Anyar sebesar Rp 70 juta dan Banjar Adat Tengah sebesar Rp 500 juta.

Pada kesempatan tersebut, bupati kembali mengingatkan kepada penerima hibah agar menggunakan dana hibah sesuai peruntukan, yang dicantumkan dalam proposal permohonan. Kewajiban penerima hibah lanjut bupati, juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban pada bulan Januari tahun 2017.

“Manfaatkan bantuan dana hibah ini sesuai dengan peruntukan, dan sampaikan laporan pertanggungjawaban tepat waktu. Jangan sampai maksud baik pemerintah membantu masyarakat, berdampat yang kurang baik karena kelalaian penerima hibah,” kata bupati.
Bupati juga memaparkan prioritas pembangunan kabupaten Badung yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana tahun 2016-2021. Ada lima skala prioritas pembangunan diantaranya ketersediaan sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Menerapkan konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPNSB) yang merupakan buah pikiran Plokamator RI Ir. Soekarno, program pembangunan dicanangkan dari hilir ke hulu. Perencanaan yang matang, pelaksanaan yang baik, sehingga hasil dari program kegiatan tersebut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ditambahkannya, program-program yang dirancang mencakup mulai lahir, menjalani kehidupannya hingga pada akhirnya meninggalkan dunia ini. “Saat lahir persalinan gratis dan langsung diberikan akta kelahiran. Pada menjalani kehidupannya, sejak 2017 kita rancang pendidikan gratis secara penuh. Untuk warga kurang mampu kita berikan bantuan kualitas rumah sehat yang nilainya nanti mencapai Rp 50 juta per rumah tangga kurang mampu. Pada kematian, kita memberikan santunan Rp 10 juta yang sudah kita laksanakan sejak bulan Oktober lalu,”paparnya.

Pembangunan di Badung juga berlandaskan, agama, adat dan budaya. Untuk pembangunan pura khayangan tiga hingga paibon asalkan sudah terdaftar di Dinas Kebudayaan, bupati asal Desa Pelaga, Petang ini memastikan akan mendapat bantuan pemerintah. Termasuk akan memberikan kesejahteraan kepada para pemangku khayangan tiga.

Sementara itu Kelian Banjar Adat Tegal Narungan I Wayan Sujana mengungkapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Badung serta fasilitasi anggota DPRD Badung. Dengan bantuan dana hibah yang diberikan pemerintah, bisa digunakan untuk melanjutkan pembangunan diwilayahnya, sekaligus mengurangi beban masyarakatnya.

Dijelaskanya, adapun penggunaan dana hibah ini pertama untuk pembangunan tembok penyengker, candi bentar, jineng , pelinggih serta penataan halaman di Pura Sari. Finishing bale banjar Tegal Narungan, pembuatan bale kulkul Pura Anyar dan perbaikan bale kulkul, tembok penyengker dan finisihing bale banjar Adat Tengah. (hmsbadung/bpn)

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan dana hibah untuk Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, bertempat di Wantilan Banjar Adat Tegal Narungan, Minggu, (13/11/2016).

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini