BALIPORTALNEWS.COMWakil Bupati Badung I Ketut Suiasa Kakanwil Agama Prov. Bali Nyoman Yastra, Kepala Kantor Agama Kab, Badung Nyoman Arya, Camat Kuta Selatan I Wayan Wirya, Lurah Jimbaran Ketut Rimbawan, para tokoh adat Kelurahan Jimbaran serta masyarakat pengempon pura melaksanakan persembahyangan bersama pada Pujawali di Pura Kelurahan Jimbaran Kuta Selatan,  yang jatuh pada Purnama Kelima Soma Pon Matal berlangsung lancar. Kelancaran tersebut berkat koordinasi antara pengempon dan pengemong pura, serta kesadaran dan kesabaran pemedek yang berdatangan silih berganti  untuk melakukan persembahyangan.

“Ngaturang Pujawali ini sebagai bentuk Bakti masyarakat Jimbaran Badung kehadapan ida Betara Betari yang meligia di pura Samuaya Kelurahan Jimbaran Kuta Selatan Kabupaten Badung. Ungkap pawartaka karya Jro Bendesa adat Jimbaran Made Budiasa. Senin (14/11/2016).

Wakil Bupati, Ketut Suiasa menyampaikan” Dalam melaksanakan suatu upacara yadnya, yang utama rasa tulus dan iklas dari sanubari masing –masing krama sangat diperlukan agar pujawali di pura ini dapat berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan, tidak dituntut untuk merayakan dengan penuh kemewahan, sederhana juga memiliki makna yang besar, kalau itu dilakukan secara seguluk sebayantaka atau saling “ Pekedek Pekenyum”.

Suiasa berharap masyarakat pengempon pura Samuaya Desa Adat Jimbaran Kuta Selatan dapat menjalankan ritual dengan kusuk dan lebih memaknai arti Upacara yadnya itu sendiri. jika makna Yadnya yang dilaksankan dengan tulus dan iklas suci dan ning nirmala niscaya kerahajengan  akan datang. Dengan menjalankan Upacara Yadnya sebagai umat se Dharma dan dapat berbagi dengan sesama itu yang meutama. Dengan Pujawali ini diharapkan Masyarakat Desa Adat Jimbaran dan Kabupaten Badung bahkan Bali mendapat kerahayuan.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengapresiasi langkah masyarakat pengempon pura Muaya kelurahan Jimbaran Kuta Selatan yang melaksanakan upacara ini dengan hati yang tulus ikhlas menjad tujuan utama. Di samping itu, Ketut Suiasa menghimbau masyarakat agar pelaksana upakara dan upacara yadnya tersebut mengedepankan sikap-sikap setia darmaning agama Hindu. Tak hanya itu, Suiasa juga mengajak umat pengempon pura untuk meningkatkan sradha Bhakti  untuk kesejahteraan masyarakat. Suiasa juga mengajak pengempon  untuk tidak jenuh menjalankan upacara yadnya yang  merupakan warisan adiluhung para leluhur  untuk keajegan Agama, seni dan Budaya Bali. Adapun acara Pujawali dipuput oleh Ida Pedanda Griya Bindu kesiman. (hmsbadung/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini