Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menghadiri Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Ngingkup Padudusan Agung Menawa Ratna di Pura Selonding, Desa Adat Pecatu, Jimbaran, Badung, Rabu (21/9/2016).

Sudikerta mengungkapkan, yadnya merupakan persembahan suci yang dilaksanakan dengan rasa tulus ikhlas  dan berlandaskan ajaran dharma, sesuai dengan sastra suci Hindu (Weda). Dalam pelaksanannya yadnya harus menyesuaikan dengan kemampuan masyarakat agar tidak sampai membebani dan menimbulkan masalah dikemudian hari.

Menurut Sudikerta, yadnya yang dilaksanakan dengan tulus ikhlas akan berjalan dengan baik dan lancar sehingga apa yang diharapkan dalam pelaksanaannya bisa tercapai.

“Untuk melaksanakan rasa bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, hari ini masyarakat Desa Pecatu melaksanakan Karya Memungkah,  Ngenteg Linggih, Ngingkup Padudusan Agung Menawa Ratna di Pura Selonding berjalan dengan lancar. Hal itu dilandasi dari semangat tulus ikhlas, ngayah didalam mewujudkan kesuksesan karya terebut,” ucap Sudikerta usai melaksanakan persembahyangan bersama.

Baca Juga :  Sudikerta Apresiasi Krama Pecatu ‘’Menyadnya’’

Untuk itu, Sudikerta menghimbau umat untuk terus melaksanakan atau menjalankan yadnya dengan semangat tulus ikhlas agar semuanya bisa berjalan dengan lancar. Disamping itu, dalam pelaksanaan yadnya juga harus dibarengi dengan perilaku yang suci berlandaskan Tri Kaya Parisudha.

“Pelaksanaan Yadnya juga harus berlandaskan Tri Kaya Parisuda yaitu berpikir yang suci (Manacika), berkata yang benar (Wacika) dan berbuat yang jujur (Kayika). Ketiganya merupakan komponen yang merupakan etika dalam agama Hindu yang akan memberikan tuntunan dan jalan menuju pada kedamaian terhadap yadnya itu sendiri,” pungkasnya.

Baca Juga :  Melepas Penat Sembari Menikmati Pemandangan Pasir Putih Pantai Nunggalan di Pecatu

Wagub Sudikerta yang dalam kesempatan tersebut didampingi Staf Ahli Nyoman Sujaya, menyerahkan punia yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta. (bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini