BALIPORTALNEWS.COM – Sebanyak 200 guru SD negeri dan swasta di Denpasar dilatih dan mengikuti workshop peningkatan pemahaman TIK di aula Bali Creative Industry Center di Tohpati, Kamis (29/9/2016).

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Disdikpora Kota Denpasar, BDI-Kemenperin, serta Bamboomedia ini dibuka pendiri Bamboomedia, Putu Sudiarta, S.Kom, didampingi Drs. Paryono, MM, selaku Kepala Balai Diklat Industri Denpasar, dan Kasi TI Bid. Bina Program Disdikpora Kota Denpasar, Nyoman Suryawan.

Putu Sudiarta mengungkapkan, kegiatan ini mendorong pemanfaatan TIK secara optimal terutama dalam masyarakat perkotaan terkait pelayanan publik.

Baca Juga :  Disdikpora Denpasar Gelar Upacara Pecaruan Rsi Gana, Melaspas dan Mendem Pedagingan

Lebih jauh lagi mendukung Denpasar sebagai kota Animasi berbasis budaya, serta mempercepat Denpasar menuju Smart City, dengan impian besar memiliki kawasan industri terpadu Denpasar Technopark pada 2021.

"Melalui kegiatan ini kami ingin merangsang masyarakat memanfaatkan kemajuan TIK secara produktif. Mulai dari usia dini (SD) kami harapkan tidak hanya menjadi pengguna dan penonton, namun sebagai kreator. Dengan melibatkan siswa SD otomatis akan melibatkan orang tua, kakak dan adiknya," ujar Putu Sudiarta.

Kegiatan pelatihan sekaligus workshop ini sekaligus persiapan lomba Kids Animation Festival 2016. Ini kegiatan kedua setelah sukses tahun lalu, dimana tahun lalu 150 animator cilik dapat memamerkan hasil karya memakai laptop, sebut Sudiarta.

Baca Juga :  Tahun ini SMPN 14 Denpasar Terima Siswa Baru

Ia menjelaskan, materi pelatihan meliputi Software Pivot Animator, Digital Storytelling, Digital Coloring, Voice Actor. Serta sosialisasi lomba.

"Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan guru terkait TIK, terutama menyangkut animasi," harapnya.

Sementara lomba bertujuan mencari bakat-bakat animator cilik. Serta mendorong masuknya animasi menjadi pilihan eskul di tingkat SD khususnya di kota Denpasar. puncak lomba digelar 5-6 November 2016.

Sementara salah satu peserta pelatihan, Putri Olga Wedanti guru TIK SDN 1 Ubung, menyambut positif kegiatan pelatihan ini. Menurut dia, pelatihan ini mampu memotivasi dan mengenalkan anak-anak pada dunia animasi.

Baca Juga :  Lahirnya Guru Penggerak di Kota Denpasar

Hal senada juga diungkapkan peserta lain, Diah Setyawati guru SDN 4 Peguyangan. Bahkan ia menyarankan intensitas pelatihannya bisa lebih lama biar lebih efektif. (tis/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini