25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Baju Bink Solusi Bagi Pasien Terpasangan Infus

BALIPORTALNEWS.COM – Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi baju untuk pasien terpasang infus. Baju ini memudahkan pasien yang terpasang infus dalam mengenakan pakaian.

Mereka adalah Indah Jana Permana Devrin (FK), Daryatul Choiriyah (FT), Lasmaida F Br BB (FK), Rakananditya Said (MIPA), dan Yogi Hasna Meisyarah (FK). Kelimanya membuat baju inovatif yang dinamai dengan Bink. Lahir dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) UGM di bawah bimbingan Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., PhD. .

Indah menyampaikan pembuatan baju ini berawal dari pengalaman kebanyakan pasien terpasang infus yang mengalami kesulitan dalam melakukan perawatan diri, salah satunya dalam mengganti baju. Adanya selang infus pada lengan menjadikan pasien kedulitan saat mengganti baju.

“Sampai sekarang belum ada baju pasien yang dirancang khusus untuk pasien terpasang infus. Karenanya kami berupaya membuat baju khusus untuk pasien terpasang infus,” paparnya, Selasa (2/5/2017) di UGM.

Baju yang dikembangkan didesain dengan bukaan pada lengan. Dengan desain ini mempermudah pasien terpasang infus dalam mengganti, memakai, maupun melepas baju meskipun dalam kondisi terpasang infus.

“Dengan baju yang mudah dipakai dan dilepas, diharapkan membantu memudahkan pasien maupun tenaga kesehatan saat mengganti baju,” jelasnya.

Dengan baju ini juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien. Tidak hanya itu, juga untuk mengurangi terjadinya risiko infeksi dan inflamasi akibat pergeseran jarum infus. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Polda Bali Sosialisasikan Aplikasi Salak Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Penggunaan teknologi dan smartphone di masyarakat yang semakin meningkat menuntut Polda Bali untuk menggunakan media pelayanan yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat Bali. Sehingga sistem pelaporan masyarakat tidak dilakukan secara manual lagi dan sarana pelaporan bagi masyarakat pada saat kejadian perkara dapat direspon secara cepat.

Atas hal tersebut, Kepala Bidang Teknologi Informasi Polri (Kabid Tipol) Polda Bali Kombes Pol. I Gusti Gede Harnawa Pasimpangan didampingi Kasubbid Tekkom Bidang Tipol Polda Bali AKBP Maman Sudirman melaksanakan sosialisasi kepada personel Polda Bali terkait penggunaan aplikasi online yang diberi nama “SALAK BALI”, di Halaman Depan Mapolda Bali saat pelaksanaan apel pagi, Selasa (18/4/2017).

Dihadapan peserta apel, Kombes Pol. I Gusti Gede Harnawa Pasimpangan menyampaikan bahwa Sistem Aplikasi Layanan Kepolisian Bali (SALAK BALI) adalah bentuk solusi alternatif layanan Polda Bali kepada masyarakat berbasis online untuk melaporkan atau mengadukan tentang permasalahan yang terjadi berkaitan dengan adanya situasi kedaruratan, gangguan kamtibmas, tindak pidana, pelanggaran, kemacetan, narkoba dan lain-lain. “Ini adalah salah satu program Polda Bali dalam rangka perwujudan implementasi program Promoter Polri yaitu modernisasi teknologi pendukung pelayanan publik,” ujarnya.

Diharapkan melalui penggunaan aplikasi SALAK BALI, masyarakat akan lebih mudah dan secara cepat dapat mengakses layanan Kepolisian. Selain itu, masyarakat juga dapat memonitor langsung progress atas informasi atau laporan yang disampaikan. “Saat ini baru tahap sosialisasi, belum di lounching aplikasinya,” tegas perwira tiga melati dipundak ini. (binaw/humas-poldabali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

PhotoGrid Hadirkan Wow!Filter, Filter Animasi Lucu dan Usil untuk April Mop

BALIPORTALNEWS.COM – PhotoGrid, aplikasi penyunting dan berbagi foto, hari ini mengumumkan peluncuran enam filter animasi terbaru dalam kotak “Wow!Filter”. Kotak Wow!Filter adalah rangkaian 40 jenis lensa animasi kreatif berbasis teknologi deteksi wajah. Versi terbaru PhotoGrid ini menghadirkan lebih banyak filter animasi untuk menyulap gambar biasa menjadi lebih “wow” dan berkesan. Di samping itu, generasi terbaru dari filter animasi ini dapat mendeteksi hingga empat wajah dalam satu jepretan. Hal ini tentu memberikan kesempatan bagi pengguna untuk berkreasi dengan teman-teman mereka.

Dua filter baru, yakni Pie Face Machine dan Rotten Apple Plank, dirancang khusus untuk April Mop, memungkinkan pengguna membuat guyon seru bersama teman-teman. Filter lain, seperti, “Sparkling Roses”, mengubah mata dan bibir pengguna menjadi lebih berkilau bak “shojo-manga” atau perempuan kartun, dengan kerlap-kerlip bunga mawar, yang memberikan suasana romantik.

Data statistik PhotoGrid menunjukkan, Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia sebagai pengguna terbanyak menyunting gambar di PhotoGrid. Rata-rata satu pengguna Indonesia menyunting 3,7 gambar/foto per hari, lebih banyak jika dibandingkan dengan rata-rata global, yang hanya 3,19 gambar per hari.

“Indonesia adalah negara peringkat pertama dalam hal pemuatan swafoto dan menggabungkan beberapa stiker sekaligus, terutama yang berkaitan dengan gaya hidup. Kami melihat itu sebagai peluang pasar sangat besar untuk filter animasi, yang dirancang untuk mengubah swafoto biasa menjadi sesuatu lebih menarik dan layak untuk dibagi,” kata Jeremy Peng, PhotoGrid Head of Product, “Untuk ke depan, kami berencana meluncurkan 4 hingga 5 lensa animasi baru setiap minggu. Itu akan membantu pengguna memikirkan kembali penyuntingan gambar tradisional serta menghadirkan gambar lebih seru, kreatif dan unik.”

Untuk mendorong interaktivitas serta kegiatan berbagi foto, PhotoGrid pun menghadirkan tantangan mingguan dalam aplikasi pada laman “Featured”. Tantangan itu mengajak pengguna berunjuk kreativitas dalam menggunakan filter atau stiker baru dan berkesempatan menjadi tiga kontestan terbaik. PhotoGrid tersedia di Google Play dan App Store. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mahasiswa UGM Mengembangkan Aplikasi yang Menghubungkan Koas Dengan Pasien Gigi

BALIPORTALNEWS.COM – Tujuh mahasiswa UGM berhasil mengembangkan terobosan baru yang memfasilitasi mahasiswa kedokteran gigi profesi  atau ko-asistensi (koas) dengan pasien untuk bertemu di dunia maya sesuai kebutuhan dan jadwal perawatan keduanya. Aplikasi bernama COASS ini berhasil menjadi jawara dalam ASEAN Business Model Competition 2017 dan akan mewakili ASEAN di International Business Model Competition di Amerika pada bulan Mei mendatang.

 “COASS merupakan platform yang menghubungkan mahasiswa kedokteran gigi yang tengah mengambil pendidikan profesi dengan pasien gigi,”kata Arief Faqihudin, Ketua tim COASS, Jumat (24/3/2017) di Fortakgama UGM.

Arief menyebutkan dengan aplikasi COASS,  koas dan pasien dapat saling terhubung. Pasien dapat mengakses laman COASS.id dan login terlebih dahulu untuk bisa berkonsultasi secara gratis dan melakukan perawatan lanjutan. Setelah kasus terverifikasi maka akan muncul data pasien berupa jenis penyakit/kasus,jenis kelamin, dan usia. Selanjutnya, koass akan memilih pasien sesuai dengan kasus yang dijadwalkan dalam pendidikan profesi dokter gigi.

Pengembangan aplikasi ini dimulai sejak awal Januari 2017 lalu. Dilakukan bersama dengan Silva Meliana dan Ratihana Nurul  dari FKG serta Ilham Imaduddin, Damar Adi Prabowo, Ahmad Shalahuddin, Andhika Kurnia Harryajie dari FMIPA.

“Saat mulai membuka user pada awal Maret 2017 kemarin sudah lebih dari 100 koass dan 600 pasien yang melakukan input data. Bahkan saat ini sudah ada 2.000 kasus yang berhasil ditangani,”jelas mahasiswa Fakultas Teknik ini.

Meskipun perawatan dilakukan oleh koass, kualitasnya tidak usah diragukan. Pasalnya, praktik koas dipantau langsung oleh dokter gigi profesional sehingga kualitas dapat dipertanggungjawabkan.

“Biaya perawatan jauh lebih murah hingga 50-80%  dibanding dokter gigi, tetapi kualitas tetap terjamin karena semua tahapan perawatan yang dilakukan koas terus dipantau dokter gigi profesional,” ungkapnya.

Silva menambahkan pengembangan apilkasi ini berawal dari keprihatinanya akan minimnya jumlah dokter gigi di Indonesia. Jumlah dokter gigi di Indonesia masih berada di bawah rasio ideal WHO. Menurut WHO, rasio ideal jumlah dokter gigi dengan penduduk yaitu 1:2.000, sedangkan keberadaan dokter gigi  dibandingjumlah penduduk Indonesia 1:22.000. Sementara setiap tahun hanya ada tambahan sekitar 600 dokter gigi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Lambatnya perguruan tinggi menghasilkan lulusan dokter gigi salah satunya karena keterlambatan dalam pendidikan profesi dokter gigi. Normalnya pendidikan profesi ditumpuh 1,5-2 tahun, tetapi hampir 50% mahasiswa menempuh pendidikan ini lebih lama,” ucapnya.

Persoalan sulitnya mahasiswa koas mendapatkan profil pasien yang tepat sesuai kebutuhan menjadi salah satu faktor utama lambatnya pendidikan profesi ini. Ditambah dengan masalah jadwal koas yang tidak sesuai dengan jadwal pemeriksaan pasien. Sementara koass dibatasi oleh waktu.

“Harapannya dengan aplikasi ini memberikan kemudahan bagi koass dan pasien serta mengatasi lambatnya pendidikan profesi dokter gigi karena ketidaksesuaian jadwal keduanya,”harapnya.

COASS.id mengakomodasi koass dari Fakultas Kedokteran Gigi UGM, namun kedepan juga akan disediakan ruang bagi mahasiswa koas dari universitas lainnya di Indonesia. Saat ini menggandeng Rumah Sakit Gigi dalam melaksanakan perawatan pasien. Selain itu juga bekerjasama dengan Rumah Zakat dalam penyediaan ambulans untuk mobilitas pasien.

“Nantinya kami juga akan mengembangkan aplikasi ini agar bisa diakses melalui smartphone guna memudahkan akses para pasien,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sosialisasikan Aplikasi GIS, Pemkot Denpasar Kelola Sampah Berbasis Teknologi

BALIPORTALNEWS.COM – Berbagai inovasi dilakukan Pemerintah Kota Denpasar melalui Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar untuk menangani permasalahan sampah di Kota Denpasar.

Selain melaksanakan pengelolaan sampah secara swaklola dan membentuk bank sampah kali ini DLHK Kota Denpasar memadukan teknologi dalam pengolahan sampah sehingga memudahkan msayarakat dalam mengelola sampah.

Pengelolaan sampah berbasis teknologi DLHK Kota Denpasar bersinergi dengan Gringgo Trash Tech, Wisnu Foundation dan PPLH Bali mengadakan Sosialisasi Aplikasi Geographic Information System (GIS) Pengelolaan Sampah Secondary City, Rabu (22/2/2017) di Kantor BKPP Kota Denpasar.

Sosialisasi berbasis teknologi ini merupakan sebuah modernisasi dari prinsip utama mengelola sampah yang benar dengan sebuah langkah nyata baru dalam pengelolaan sampah.

Dimana tindakan nyata mengelola sampah dengan benar dapat dilakukan mulai cara yang paling sederhana dengan mencegah timbulnya sampah, mengguna ulang sampah dan mendaur ulang sampah (prinsip 3R, Reduce, Reuse, Recyle), demikian disampaikan Sekretaris DLHK Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga, saat membacakan sambutan Walikota Denpasar secara tertulis.

Untuk itu, melalui sosialisasi Aplikasi GIS Pengelolaan Sampah Secondary City Denpasar ini nantinya dapat mengajak masyarakat untuk bekerja cerdas dan bekerja tuntas sebagai langkah nyata mengimpletasikan 3R dalam pengelolaan sampah di Denpasar dan mengintergrasikan secara menyeluruh menuju Denpasar Smart City.

“Semoga ini menjadi momentum awal untuk membina kesadaran kolektif masyarakat untuk memilih mendaur ulang dan memanfaatkan sampah dengan kemudahan teknologi, agar menjadi budaya baru pengelolaan sampah berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Sementara Chief Teknologi Offisier Gringgo Febriadi Pratama mengatakan, Aplikasi GIS Pengelolaan Sampah Secondary City yang di buat oleh Gringgo Trash Tech  mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk area-area yang belum memiliki sistem pengelolaan sampah dan masih sulit mendapatkan informasi dasar untuk mendaur ulang.

Dimana Gringgo menjadi sebuah agregator bagi jasa pengelolaan sampah dan daur ulang melalui teknologi web dan aplikasi, menjadikan bersih-bersih mudah dan menghasilkan untuk semua pihak.

Nantinya semua dapat di akses serta dimaanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat mulai dari rumah tangga, bisnis, bank sampah, depo sampah, kolektor sampai dengan pemerintah. Aplikasi ini nantinya akan di launcing pada tanggal 27 Februari 2017 betepatan dengan HUT Kota Denpasar yang Ke 229 tahun dan bisa di download di Google Play Strore di Android Smart Phone.

Adapun cara kerja aplikasi ini nantinya para pengguna aplikasi dapat mengetahui data barang daur ulang, harga jual/ beli terbaru sampah, laporan, pengaduan, masukan dan penanganan mengenai sampah, serta lokasi TPS, Depo dan Bank sampah yang ada di Denpasar, untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi website di www.gringgo.co untuk penjelasan aplikasi lebih lanjut. (ays’/humasdps/bpn)

Sepuluh Titik HotSpot Gratis di Tabanan

BALIPORTALNEWS.COM – Dinas Kominfo Tabanan dengan menggandeng pihak swasta akan memasang hotspot atau layanan internet gratis di 10 titik di seputaran Kota Tabanan. Menurut staf Dinas Kominfo Tabanan, I Gede Selat Sumardiana, Selasa (24/1/2017), layanan internet gratis itu segera terpasang pada akhir Januari 2017.

Beberapa tempat yang terdata dalam rencana tersebut, katanya, antara lain di Kantor Kominfo Tabanan, Halte Trans Serasi di barat Kantor Bupati Tabanan, di Jalan Arjuna, kemudian juga di seputaran pelayanan di Disdukcapil Tabanan dan pelayanan KIR di Dinas Perhubungan, serta beberapa tempat yang dipandang strategis sebagai area publik.

HotSpot tersebut, katan Gede Selat, bisa digunakan oleh 500 sampai 1.000 pemakai di setiap titik, dengan jangkaun 100 meter dari titik pasang. “Hotspot ini dengan kecepatan 100 megabite. Bila sudah terpasang, bisa digunakan dengan tanpa password,” ujar Gede Selat. (ita/bpn; foto : google.com)

Denpasar Masuk 10 Kota Pertama Gerakan 1000 Startup Digital Nasional

BALIPORTALNEWS.COM – Kota Denpasar masuk dalam 10 kota pertama di Indonesia yang masuk dalam gerakan pengembangan 1000 Startup Digital. Hal ini dilihat dari Bali dan Kota Denpasar memiliki potensi besar dari sumber daya manusia lewat akademisi dan universitas yang ada dengan kreativitas dan inovasi yang tak terlepas sebagai kawasan destinasi wisata.

Dengan pengembangan 1000 Startup Digital yang diinisiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama KIBAR untuk melahirkan usaha rintisan digital yang berkualitas yang bisa memberikan dampak positif dan membantu menyelesaikan berbagai masalah yang ada di Indonesia.

‘’Dipilihanya Denpasar secara infratruktur telah memadai, yang didukung dengan potensi sumber daya manusia yang dibuktikan dari kampus-kampus yang ada, didukung dari komunitas interpreneur yang ada, serta hal penting dengan dukungan dan gerakan yang sama dari visi besar Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam gerakan kreatif dalam interpreneurship atau kewirausahaan,’’ ujar Chief Executive Kibar Yansen Kamto, Jumat (9/9/2016) saat temu komunitas, media, industri dan akademisi dalam menyatukan visi mencapai Indoensia The Digital Energy of Asia pada 2020, bertempat di Rumah Sanur Denpasar.

Lebih lanjut Yansen mengatakan, Walikota Rai Mantra sebagai leader muda yang sangat progresif dalam pengembangan ekonomi kreatif mendorong interpreneurship.

Dengan visi Walikota Rai Mantra anak-anak muda dan masyarakat Bali dan Denpasar khususnya jangan tergantung pada tourism, namun dengan memanfaatkan teknologi mampu memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. ‘’Denpasar memiliki modal besar lewat kepemimpinan  Walikota Rai Mantra yang sangat komit dalam pengembangan startup digital pengembangan ekonomi kreatif yang ada. Tak semua kota memiliki kepemimpinan seperti Rai Mantra yang sangat saya apresiasi,’’ ujarnya.

Disamping itu Yansen juga menjelaskan pertemuan ini menjadi langkah awal yang nantinya Denpasar akan menjadi tuan rumah Gerakan Nasional 1000 Startup Digital pada 2017 mendatang.

Sebelum pencarian calon Startup Founder dimulai, Denpasar akan terlebih dulu menggelar Road to Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang dihelat dalam kegiatan saat ini. ‘’Indonesia memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya. Jika dipadukan dengan kekuatan teknologi digital ini menjadi modal besar untuk menghasilkan inovasi dan kreativitas yang begitu unik. Mari kita berhenti bermimpi menolak terbuai dengan potensi. Ini saatnya kita beraksi. Saya mengajak anak muda Indonesia bergerak untuk ikut menentukan arah bangsa di era ekonomi digital,’’ jelasnya. (pur/humas pemkot dps/tis/bpn)

Prosesor AMD A-series Generasi Ketujuh Lebih Mumpuni

BALIPORTALNEWS.COM – AMD (NASDAQ: AMD) mengumumkan bahwa sistem desktop pertama yang menggunakan prosesor AMD A-Series Generasi tujuh (dikenal dengan nama sandi "Bristol Ridge") dengan soket baru AMD yaitu AM4, dijadwalkan untuk dikirim pada paruh kedua 2016 pada perangkat HP dan Lenovo.

Dilengkapi dengan memori DDR4, perangkat ini akan memberikan efisiensi energi yang sangat baik dan bandwidth yang besar, memungkinkan pengolahan berkecepatan tinggi dan bermain game eSports dengan lancar, dengan kemampuan HD streaming yang ditingkatkan.

‘’Kami sangat antusias untuk rilis konsumen pertama dari socket AMD AM4 dan integrasi pertama prosesor AMD A-Series Generasi ke-7 kami ke dalam perangkat desktop,’’ kata Kevin Lensing, Corporate VP and general manager of Computing and Graphics AMD.

‘’Di AMD, kami terus bekerja untuk mendorong inovasi yang diinginkan pelanggan kami, termasuk efisiensi energi yang unggul dan streaming terbaik serta kemampuan grafis yang tersedia,’’

Sistem yang didukung oleh prosesor AMD A-Series Generasi ke-7 memberikan kinerja, pengalaman mendalam dan efisiensi energi, dengan "Excavator" hingga 4 core. Prosesor desktop AMD A-Series Generasi ke-7 terdiri dari versi 65-watt dan 35 watt, menawarkan efisiensi daya unggul dan memungkinkan solusi yang fleksibel pada berbagai form factor.

Prosesor desktop AMD A-Series Generasi ke-7 juga membawa kemampuan grafis yang ditingkatkan, menambahkan fitur video playback yang mendukung hingga resolusi 4K Ultra HD baik di H.264 populer maupun H.265 yang merupakan format video coding yang baru dan sudah ditingkatkan. Perangkat ini juga akan dilengkapi AMD Radeon Graphics Core Next, dengan dukungan penuh untuk Microsoft® DirectX® 12.

Socket AMD AM4 adalah infrastruktur socket terpadu yang menyediakan kompatibilitas antara prosesor AMD A-Series Generasi ke-7 dan Desktop CPU berkinerja tinggi berbasis "Zen" (dikenal dengan "Summit Ridge") yang akan hadir selanjutnya dan produk yang akan hadir setelahnya. (r/bpn)

Jangan Nyalakan Pendingin Saat Suhu Mobil Panas. Ini Alasannya!

BALIPORTALNEWS.COM – Di iklim yang nggak beraturan ini, kadang kalau adem, adeeeem banget, hampir tiap hari kadang bisa hujan. Tapi kalau sekalinya panas, wuidih, panasnya kadang bikin orang sadar dan mikir, “Panas di dunia aja kayak gini, gimana nanti di neraka?”

Menghadapi cuaca panas emang enaknya dengan yang dingin-dingin. Bayangin kalau lagi panas-panas trus es buah blusukan di tenggorokan? Atau lagi panas-panas mandi air kawah? Nikmat banget. Tapi ternyata enggak buat dingin-dinginan di dalam mobil pas lagi panas.

 Kadang (atau jangan-jangan sering?), ketika lagi jalan-jalan trus parkir di tempat panas, begitu balik lagi ke mobil langsung buru-buru nyalain AC. Kipasnya digedein, tingkat kedinginannya juga dimaksimalin, itu semua biar mobilnya cepet dingin. Kalau kalian semua termasuk ke dalam golongan itu, mulai dari sekarang, hentikan. H-e-n-t-i-k-a-n!

Dari penelitian para ahli, ternyata radiasi sinar matahari itu apabila bercampur dengan bahan-bahan yang ada di dalam kabin mobil kayak plastik, pengharum ruangan, bahan pelapis jok, dapat menimbulkan reaksi kimia yang dapat menghasilkan berbagai zat baru. Salah satunya yang paling berbahaya adalah Benzena. Tau apa itu Benzena? Nih dia:

Benzena adalah zat yang bisa bikin kita kena kanker. Nggak cuma kanker aja sih, dia juga bisa meracuni tulang-tulang dalam tubuh, bisa bikin anemia, bisa bikin keguguran, dan dalam jangka panjangnya, juga bisa bikin leukemia. Sebenarnya AC-nya itu nggak berbahaya, tapi AC ini yang bikin zat-zat kimia berbahaya itu terhirup ke dalam tubuh.

Dalam teorinya, Benzena itu nggak apa-apa masuk ke dalam tubuh, asalkan, kadarnya di bawah 500 miligram. Waktu mobilmu terparkir di tempat adem dalam keadaan kaca mobil tertutup rapat, ternyata itu menghasilkan Benzena sebesar 400-800 miligram lho, guys. Dan ketika dia berada di tempat yang panas, jumlahnya jadi naik lima kali lipat, bisa 2000-4000 miligram!

Mungkin banyak yang baru tau. Coba inget-inget deh, pernah nggak waktu panas dan tiba-tiba nyalain AC, kepalamu pusing, ngantuk, atau bahkan langsung lemas? Kalau iya, itu efek Benzena-nya. Dalam jangka panjang bahaya banget.

Mulai dari sekarang, kalau kalian parkir di tempat panas, begitu masuk mobil jangan langsung nyalain AC, tapi buka dulu kacanya biar udaranya pada keluar. Minimal lima menit. Setelah itu, baru deh mau nyalain AC bobok yang kayak di kamar-kamar juga gapapa.

Tapi sekadar saran sih, ada baiknya mau itu parkir di tempat adem atau panas, kaca mobilnya dibuka sedikit. Zat kimia berbahaya selalu ada di sekeliling kita.

 jadi, lebih hati-hati ya, guys! By the way, kalian baru tahu atau enggak? (tra/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan