BALIPORTALNEWS.COM – Pakar Ekologi Tumbuhan dari Mudroch University, Prof. Neal Enright menyampaikan kuliah tamu dihadapan mahasiswa dan dosen Fakultas Biologi UGM.

Kuliah tamu digelar Kamis (8/3/2018) mengangkat tema Fire-Climate Change Interactions Threaten Woody Species Persistence: Testing The Interval Squeeze Model. Dalam kegiatan tersebut Neal memaparkan hasil penelitiannya mengenai dampak perubahan iklim terhadap tumbuhan berkayu.

Neal mengatakan bahwa perubahan iklim telah mengakibatkan suhu permukaan bumi meningkat dan udara menjadi lebih kering. Hal ini memicu terjadinya kebakaran, salah satunya di bagian barat Australia.

“Terjadi pergeseran periode kebakaran yang semakin lama menjadi semakin pendek”, ucap Professor di the School of Veterinary and Life Sciences, Murdoch University ini.

Tidak hanya itu, Neal menyebutkan kebakaran yang semakin sering terjadi menyebabkan tumbuhan terbakar sebelum sempat bereproduksi. Jika hal tersebut terjadi dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan perubahan hutan.

“Vegetasi yang semula berupa hutan dapat berubah menjadi bentuk lain seperti padang rumput,” tuturnya.

Temuan lain menunjukkan adanya perubahan ukuran serta produksi biji dari beberapa jenis tumbuhan yang hidup di kawasan kering dengan intensitas kebakaran yang lebih tinggi semakin lama semakin mengecil. Oleh sebab itu kedepan perlu dilakukan restorasi maupun penjagaan semai pohon agar tetap selamat.

Pada kesempatan itu turut disampaikan pemaparan tentang peluang studi lanjut program doktoral (S3) di Murdoch University. (ika/humas-ugm/bpn)