Festival Padangsambian Kelod
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menghadiri sekaligus menutup Festival Padangsambian Kelod yang telah berlangsung selama empat hari di Lapangan Astagina Desa Padangsambian Kelod, Sabtu (10/6/2023) malam. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menutup Festival Padangsambian Kelod yang telah berlangsung selama empat hari di Lapangan Astagina Desa Padangsambian Kelod, Sabtu (10/6/2023) malam. Kegiatan yang dikemas apik oleh seluruh komponen Desa Padangsambian Kelod ini berhasil memberikan ruang ekspresi kekayaan seni, keterlibatan disabilitas, UMKM, dan persembahan musik yang luar biasa.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara turut meninjau dan berbelanja di stand UMKM serta menyerahkan hadiah lomba-lomba yang dilaksanakan serangkaian Padangsambian Kelod Festival. Tak hanya itu, disela penutupan juga dilaksanakan sosialisasi penerapan metode Wolbachia dalam mencegah kasus DBD. Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Camat Denpasar Barat, I.B Purwanasara, Bandesa Adat Kerobokan, A.A Putu Sutarja serta undangan lainya.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas sukses pelaksanaan Padangsambian Kelod Festival ini. Festival ini diharapkan mampu digelar setiap tahun, sehingga mampu menjadi platform yang mendukung UMKM lokal untuk mempromosikan produk dan usaha.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat berkelanjutan, sehingga mampu memberikan ruang bagi UMKM memamerkan kerajinan tangan, makanan tradisional, tekstil, dan produk-produk lain yang memperkaya kebudayaan Bali. Dengan demikian, para pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan eksposur dan meningkatkan penjualan produk mereka,” ujarnya.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Melaspas Kori Agung dan Candi Bentar Pura Puseh Desa Adat Pedungan

Tak hanya itu, Jaya Negara juga menyampaikan dukungannya terhadap semua pelaku seni, peserta disabilitas, UMKM, dan musisi yang telah berpartisipasi dalam Festival Padangsambian Kelod. Pihaknya menekankan pentingnya melestarikan budaya lokal, memberikan kesempatan kepada semua orang untuk berpartisipasi dalam seni, dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Denpasar.

“Festival Padangsambian Kelod telah memberikan inspirasi dan pengalaman. Dengan berakhirnya festival ini, harapannya adalah semangat seni, inklusivitas, dan keberagaman budaya yang ditampilkan akan terus hidup dan berkembang. Dan tentunya festival ini menjadi ajang tahunan untuk mendukung kebangkitan UMKM dan pelaku seni,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga :  Sekda Dewa Indra Beberkan Persiapan Pemprov Bali Sambut Event Internasional WWF ke-10

Perbekel Desa Padangsambian Kelod, I Gede Wijaya Saputra mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Sehingga Padangsambian Kelod Festival Tahun 2023 ini berjalan lancar. Pihaknya juga tidak memungkiri masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini.  Karenanya, kedepan evaluasi akan terus dilaksanakan untuk mendukung pelaksanaan di tahun mendatang yang lebih baik lagi.

“Tentunya kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga kegiatan ini berjalan lancar, evaluasi dan masukan akan kami tampung untuk kegiatan yang lebih baik di tahun mendatang,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Padangsambian Kelod Festival, Kadek Wahyudi Widiatmika. Pihaknya mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya Padangsambian Festival ini. Dimana, kegiatan yang digelar dari tanggal 7 hingga 10 Juni ini telah berjalan lancar.

Dikatakan Wahyudi, pelaksanaan PDSK Fest merupakan sebuah ajang untuk mendukung pelestarian adat dan budaya, memperkenalkan pelaku UMKM, mengisi waktu liburan siswa sekolah serta memberikan ruang dan waktu bagi Penyandang Disabilitas dan masyarakat umum di Desa Padangsambian Klod. Sehingga secara berkelanjutan dapat meningkatkan perekonomian khususnya pengusaha UMKM, menggali dan menampilkan pelaku seni budaya dan memberikan kesempatan menunjukkan jati diri bagi penyandang disabilitas yang disejajarkan dengan masyarakat lainnya.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Lepas Peserta Pekan Daerah KTNA Denpasar, Berikan Motovasi Dukung Percepatan Pembangunan Sektor Pertanian dan Perikanan

“Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh elemen masyarakat di Desa Padangsambian Klod terutama yang berpotensi dalam peningkatan pembangunan baik fisik maupun peningkatan sumber daya manusia agar dapat bersaing di era globalisasi dan digitalisasi,” jelasnya.

Adapun beberapa kegiatan yang telah terlaksana serangkaian Padangsambian Festibal yakni Lomba Makendang Tunggal, Gong Kebyar Topeng Panca, Cak Sendratari Kreteg Situbanda, Tari Barong, Senam Sicita, Lomba Memasak Bulan Bung Karno, Fashion Show Taman Kanak-Kanak, Ajang Promosi Pelaku UMKM, Penampilan Penyandang Disabilitas Serta Penampilan Hiburan Celekontong Mas, Widi Widiana, Lolot Band, Joni Agung & Double T Dan Pelaku Seni Lokal di Desa Padangsambian Klod.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News