Unud
Universitas Udayana Gelar Workshop Desiminasi EMI. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Universitas Udayana (Unud) melalui UPT Bahasa menyelenggarakan Workshop Desiminasi EMI (English as Medium of Instruction) dan Academic Writing yang berlangsung secara hybrid, daring dan offline dari Aula FISIP Unud Kampus Sudirman Denpasar, Selasa (14/3/2023). Workshop yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik mewakili Rektor Unud.

Kepala UPT Bahasa Unud, Sang Ayu Isnu Maharani, SS., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan UPT Bahasa atau Udayana Language Center menyelenggarakan Workshop Desiminasi EMI yang merupakan singkatan dari English for Medium Instruction, bukan Evaluasi Mutu Internal.

“EMI mengacu pada penggunaan bahasa Inggris di ruang lingkup akademis, atau menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris dalam perkuliahan di negara yang mayoritas bahasa ibunya belum menerapkan bahasa Inggris seperti di Indonesia,” ungkapnya.

EMI Pathfinder Project merupakan program kerjasama yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia dengan University of Sheffield Inggris dan didanai oleh British Council. Dengan menerapkan pendekatan yang inovatif dan kolaboratif kegiatan ini mendukung pengembangan profesional dosen di perguruan tinggi.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Pimpin Rapat TPID, Kolaborasikan Program Safari Kesehatan dan Bazzar Pangan

Unud telah mengirimkan 6 dosen untuk Program Master Training ini yakni Prof. I Wayan Mulyawan, Dr. Pujianiki, Dr. Seri Malini, Dr Sofia, Santi Sari Dewi, M.Hum dan pihaknya sendiri.

Dari kegiatan yang sudah berlangsung, peserta Program Master Training diberikan tanggung jawab untuk mendesiminasikan apa yang sudah didapatkan, untuk itulah pihaknya menggelar kegiatan ini untuk bisa lebih mensosialisasikan eksistensi dan signifikansi EMI di ranah perguruan tinggi.

“Kami harap pelatihan yang kami selenggarakan ini memberikan wawasan baru bagi para dosen dalam memahami lebih jauh prinsip serta tujuan dari implementasi EMI untuk mencapai hasil pembelajaran yang baik utamanya di kelas-kelas internasional. Tentunya juga, kami tidak henti mengharapkan dukungan institusi untuk pelaksanaan kegiatan EMI selanjutnya yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Sementara Wakil Rektor Prof. I Gede Rai Maya Temaja dalam sambutannya mengatakan Workshop EMI merupakan kesempatan baik bagi Universitas Udayana tentunya bagi para dosen, staf pengajar serta tutor bahasa dilingkungan Unud dalam mendukung visi Universitas Udayana menjadi universitas yang unggul, mandiri dan berbudaya di kancah internasional.

“Saya berharap bapak/ibu dosen dapat bertukar pikiran dan memetik pengalaman berharga dalam kegiatan workshop ini untuk dapat diterapkan dalam ruang kuliah dengan mahasiswa ataupun mata kuliah internasional nantinya, sehingga persiapan yang dimiliki untuk mempersiapkan kurikulum bahan ajar dalam bahasa pengantar internasional bisa lebih matang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Basundhari Hardy, Siap Meramaikan Dunia Fashion

Pihaknya memberikan apresiasi dan dukungan senantiasa kepada UPT Bahasa untuk menjalankan kegiatan sesuai dengan tupoksinya agar dapat menjalankan program-programnya secara berkesinambungan untuk capaian, harapan kita bersama menuju World Class University.

Workshop ini menghadirkan lima speakers yakni Sisilia Halimi, Ph.D (UI), Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini (Unud), Prof. I Wayan Mulyawan (Unud), William Nash (University of Sheffield) dan Dana Waskita (ITB) dengan moderator Dr. Ni Made Sofia Wijaya. adapun materi yang disampaikan yakni General Outlook of Emi, Challenges/Common Issues on EMI, Giving a Lecture in EMI Context, Academic Writing : Strategies for Self-Editing dan Teaching Subjects Through English: Translanguaging or Creating a Learner-centered atmosphere. (unud.ac.id/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News