hacker
Ilustrasi. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Baru–baru ini jagat maya dihebohkan dengan kabar Modus penipuan melalui ‘link’ alias tautan kiriman paket via pesan singkat dengan korban sebanyak 492 orang dan kerugian mencapai Rp12 miliar.

Cara kerjanya, seolah setelah ‘link’ dikirim penerima pesan dapat hadiah sehingga diharapkan untuk membuka isi paket yang berbentuk ‘link’.

Dalam aksinya, pelaku mengirimkan ‘link’ ke aplikasi pesan singkat korban, yang menyatakan korban telah memesan paket dan kirimannya telah tiba.

Korban yang penasaran membuka dokumen tercantum karena tertulis ‘Lihat Paket’. Ternyata korban membuka ‘link’ penipuan untuk meretas HP korban.

Dilansir dari laman Kompas.com, dari penelusuran, 13 tersangka diamankan. Mereka memiliki peran berbeda, seperti menguasai dan meretas ponsel korban, mengumpulkan database di ponsel, hingga menguras rekening di ‘mobile banking’ dan ‘dompet digital’.

Menurut Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bali, I Gede Putu Krisna Juliharta, S.T., M.T., jika menerima pesan singkat dari nomer yang tidak dikenal segera abaikan dan jangan coba-coba mengklik tautan tersebut. Jika penasaran bisa searching di google benar tidaknya informasi tersebut.

Baca Juga :  Serahkan Antribut Kepada "Gen Dental" di Ajang DEF, Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Transaksi Digital di Berbagai Sekolah

“Sering terjadinya penipuan seperti ini, perlu adanya literasi digital bagi masyarakat. Agar ke depan penipuan seperti ini tidak terjadi lagi dimasyarakat,” ujarnya.

Berikut beberapa tips agar rekening kita tidak dijebol peretas :

1. Jangan membuka link sembarangan

Jangan sekali–kali membuka link tautan undangan suatu acara atau mendapat hadiah. Apaalgi kita tidak kenal dengan nomer yang mengirim pesan singkat tersebut.

2. Aktifkan fitur notifikasi SMS transaksi

Dengan mengaktifkan fitur notifikasi ini, maka jika ada transaksi di rekening anda baik dana masuk atau keluar, maka bank akan mengirimkan SMS pemberitahuan ke nomor telepon yang terdaftar pada rekening tersebut.

Baca Juga :  Pj. Ketua Dekranasda Bali Hadiri HUT ke-44 Dekranas di Solo

3. Cek histori rekening atau saldo secara berkala

Anda dapat melakukan ini dengan mudah, kapan saja dan gratis melalui aplikasi mobile banking atau internet banking bank tersebut.

4. Aktifkan fitur verifikasi dua langkah

Untuk menjaga keamanan data, amankan perangkat selular anda dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah seperti menggunakan pindai sidik jari atau wajah.

5. Hindari menggunakan WiFi publik atau Free WiFi

Gunakan jaringan internet pribadi dan hindari menggunakan WiFi publik atau free WiFi untuk melakukan transaksi perbankan.

Baca Juga :  Raffi Ahmad Siap ‘All Out’ di Pilgub Bali 2024, Dukung Keputusan Prabowo dan Jokowi!

6. Jaga data pribadi anda

Jangan pernah memberitahukan user ID, password, kode OTP, PIN rekening atau nama ibu kandung ke siapa pun, termasuk pihak bank, serta ubah password secara berkala.(ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News