Sanggar Pancer Langit
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri dan menyaksikan langsung pertunjukan seni di Puri Rangki, Abianbase, Mengwi, Sabtu (21/1/2023). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung diwakili Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa sangat mengapresiasi pementasan pertunjukan seni yang berjudul “Maha Awidya” yang diselenggarakan oleh Sanggar Seni Pancer Langit.

“Kami atas nama Pemkab Badung menyambut baik dan mengapresiasi pertunjukan yang sangat kreatif dan luar biasa dari Sanggar Seni Pancer Langit. Dan kami pemerintah akan selalu mensupport setiap kegiatan apapun, terlebih dalam upaya pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Badung,” ujar Sekda Adi Arnawa saat menghadiri dan menyaksikan langsung pertunjukan seni di Puri Rangki, Abianbase, Mengwi, Sabtu (21/1/2023).

Guna mendukung kegiatan tersebut Sekda Adi Arnawa menyerahkan bantuan sebesar Rp 30 juta yang diterima langsung oleh Penanggung jawab Sanggar Seni Pancer Langit, A.A Gede Agung Rahma Putra. Pertunjukan tersebut juga disaksikan oleh Kadis Kebudayaan, I Gede Eka Sudarwitha, Camat Mengwi, Nyoman Suhartana, Perwakilan Dinas Pariwisata, Penglingsir Puri Abianbase dan Puri Rangki serta pemerhati seni.

Sekda Adi Arnawa tidak menyangka pertunjukan seni dan tabuh ini dikemas dengan sangat apik. Meskipun pementasan dilakukan di beberapa stage, namun alur ceritanya sangat mengalir dan menjadi satu kesatuan yang utuh dikemas dalam cerita Maha Awidya yakni ilmu pengetahuan yang sangat mulia.

Baca Juga :  Berlanjut di Kelurahan Tonja, Pasar Murah Diisi Berbagai Lomba dan Diikuti Seluruh Lapisan Masyarakat

“Awalnya kami membayangkan menonton pertunjukan dalam satu stage, namun kami kaget ketika seolah-olah langsung diajak dalam pertunjukan tersebut, ditambah suasana Puri Rangki yang begitu klasik. Ini pertunjukan yang luar biasa, tidak terlepas dari ide kreatif dari penanggung jawab dan pengurus Sanggar Seni Pancer Langit,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya pertunjukan ini akan memberikan kontribusi besar bagi pariwisata di Badung, serta mampu menjaga pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Badung.

“Nanti dinas terkait baik itu Dinas Kebudayaan maupun Dinas Pariwisata agar mensupport Sanggar Seni Pancer Langit, sehingga pertunjukan ini dapat dijadikan daya tarik wisata,” jelasnya.

Sementara Penanggung jawab Sanggar Seni Pancer Langit, A.A Gede Agung Rahma Putra menyampaikan, bahwa dipilihnya Puri Rangki sebagai tempat pertunjukan karena memiliki taksu dan aura yang berbeda sehingga para penonton sangat merasakan vibrasi dari tempat ini. Diceritakan dulu tahun 2013 pihaknya pernah melakukan pementasan di Puri Rangki.

“Baru berdiri setahun Sanggar Seni Pancer Langit sudah bisa menampilkan pertunjukan di tempat ini. Karena Pancer Langit memang memiliki dua konsep pertunjukan yaitu pelestarian dan pengembangan. Pelestarian sebagai suatu identitas kita yang harus dipertahankan dan pengembangan sebagai suatu kreatifitas yang harus digali terus-menerus,” tegasnya.

Baca Juga :  Dokter RSA UGM Jelaskan Delirium Gejala Baru Covid-19

Dari pertunjukan ini diharapkan dapat dijadikan agenda rutin sehingga dapat menjadi daya tarik pariwisata.

“Kita mencoba menawarkan suatu konsep pertunjukan baru bernuansa Bali untuk menarik kunjungan wisatawan,” harapnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini