Bank Sampah
Desa Tamanbali Launching Pengangkutan Sampah Residu. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi Bali yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber, Pemerintah Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli bersinergi dengan Desa Adat se-Desa Tamanbali meluncurkan pengangkutan sampah residu di wilayah Desa Tamanbali, Minggu (6/2/2022).

Perbekel Desa Tamanbali, I Nyoman Suargita, SH., yang turun langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan pengangkutan sampah residu yang akan dilaksanakan rutin setiap hari minggu ini diawali dengan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di 10 Banjar Dinas dan 5 Desa Adat yang ada di Wilayah Desa Tamanbali tentang pengelolaan sampah berbasis sumber yang dimulai dari rumah tangga, serta diperkuat oleh Perdes No. 4 Tahun 2021 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber di Desa Tamanbali.

Baca Juga :  DLH Kabupaten Bangli Semprot Eco Enzyme di TPA

“Semoga dengan dilaksanakannya program ini kami berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam pengelolaan sampah yang dimulai dari pemilahan sampah di masing-masing rumah tangga dengan menyiapkan tiga jenis tempat sampah yaitu untuk sampah organik, anorganik dan residu. Sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sampah anorganik bisa ditabung di bank sampah dan sampah residu dikumpulkan di tempat-tempat yang sudah ditentukan yang selanjutnya akan diangkut oleh satgas desa setiap hari minggu pagi untuk selanjutnya dibawa ke TPA,” terangnya.

Suargita juga menambahkan bahwa dalam pengelolaan sampah anorganik di Desa Tamanbali pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Dywik Bank Sampah yang merupakan bank sampah terbesar di Kabupaten Bangli.

Baca Juga :  Gubernur Bali Didampingi Bupati Bangli Tinjau Vaksin Booster di Desa Tamanbali

“Program ini dilaksanakan dalam rangka menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan demi menuju Desa Tamanbali yang Bersih Indah Sehat dan Asri,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu warga masyarakat Desa Tamanbali, I Wayan Tagel Toko mengucapkan terima kasih atas diluncurkannya program ini.

“Semoga program ini bisa berkelanjutan dan kami sebagai warga masyarakat Tamanbali tidak bingung lagi untuk membuang sampah residu seperti popok, tisu bekas dan pembalut dan semoga seluruh masyarakat bisa paham dan tertib dalam pengelolaan sampah,” tutup tagel toko. (bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini