Apedi
Sumbr Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng siap untuk melakukan kolaborasi dengan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pengusaha Desa Indonesia (DPC Apedi). Ini dilakukan untuk lebih mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di desa-desa.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) Buleleng Dewa Made Sudiarta saat ditemui usai menghadiri pelantikan pengurus DPC Apedi Buleleng masa bakti 2021-2023 di Aula SMP Negeri 6 Singaraja, Sabtu (10/4/2021).

Sudiarta menjelaskan dari program-program yang dimiliki Apedi terkait dengan pengembangan UMKM. Bagaimana Apedi bisa menguatkan kolaborasi, komitmen ketangguhan dalam kondisi pandemi, dan bagaimana produk yang dihasilkan sesuai dengan arahan Bupati yakni produk yang terbaik atau sobean.

Baca Juga :  Sambut HUT Kota Singaraja ke-417, KORPRI Adakan Donor Darah

“Ini menjadi hal yang sangat baik. Bagaimana pola kolaborasi dan kebersamaan kita antara pelaku UMKM dengan pemeirntah dan dunia usaha serta perguruan tinggi,” jelasnya.

Bentuk kolaborasi antara Apedi dan pemerintah adalah bagaimana desa dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) didorong untuk menumbuhkan produk-produk unggulan di masing-masing desa. Nanti program yang tersedia juga terkait dengan program “Satu Desa, Satu Produk”. Dengan produk unggulan itu, sinergi akan dilakukan lintas instansi. Sehingga, ke depan tidak hanya dibuat namun bagaimana bisa punya akses pasar yang kuat.

“Apedi ada program yang namanya jaringan daring yang arahnya digitalisasi. Bagaimana produk-produk UMKM nantinya dikuatkan kemasannya dan terhubung dengan pemasaran digital. Itu yang ke depan akan kita dukung dan sinergi bersama,” ucap Sudiarta.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here