The Lantry Eatery, the unseen spot of Denpasar.

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARPunya pekerjaan bergengsi sesuai passion dan memiliki gaji besar merupakan cita-cita banyak orang saat ini. Namun, itu ternyata tidak membuat I Nyoman Wira Deya Saputra pemuda asal Denpasar merasa puas.

Baca Juga :  Rai Mantra Ajak Generasi Muda Intelektual dan Terampil Dalam Memimpin

Bagaimana tidak, berbekal pengalaman selama 4,5 tahun bekerja di luar negeri, tepatnya di beberapa restoran bergengsi di Amerika seperti Westin Reserved Jekyll Island, Bonzai New Braunfels, Little Tokyo Pigeon Forge, Shogun New Braunfels dan Kobe San Marcos itu ia mencoba merintis tempat nongkrong “The Lantry Eatery” di Kota Denpasar bersama kakaknya, I Made Angga Saputra.

Saat ditemui Baliportalnews.com, Sabtu (16/5/2020), Mang Wira sapaan akrabnya menjelaskan keberanian dirinya membuka “The Lantry Eatery” yang ide awalnya muncul 5 bulan lalu ketika ia baru tiba di Bali.

“Awalnya ingin buka di seputaran Jimbaran, setelah menerima masukan dari keluarga terutama sang kakak, saya putuskan untuk buka di dekat rumah di Jalan Wibisana Utara No. 33X Pemecutan Kaja, Denpasar,” ujar Mang Wira yang sangat mencintai masakan Tradisional Bali ini.

Ditanya mengenai konsep, Mang Wira yang juga pecinta motor Custom Chopper ini mengatakan “The Lantry Eatery” mengambil konsep Industrial Café and Bar yang dipadukan dengan Open Kitchen jadi membuat suasana lebih hidup ketika pengunjung bisa melihat langsung skill chef saat memasak.

“Untuk mewujudkan konsep yang saya mau, saya dibantu kakak saya yang kebetulan expert di bidang itu,” tambah Mang Wira.

Made Angga juga menambahkan selama masa pandemi Covid-19 ini, “The Lantry Eatery” mulai buka dari pukul 16.00-21.00 Wita dan hanya melayani Take Away.

“Kita juga ikuti anjuran pemerintah, agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan semua kembali normal,” harap Made Angga.

Bicara tentang menu andalan, saat ini “The Lantry Eatery” memliki masakan olahan ayam dengan bumbu-bumbu tradisional Bali, seperti Burger Ace dan Chicken Wings.

“Untuk target pelanggan, kami menargetkan semua kalangan karena harga masih ramah di kantong dan banyak pilihan menu makanan dan minuman,” tutup Made Angga.(tis/bpn)