Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Tidak seperti biasanya jika pada hari Sabtu semua anggota Polres Tabanan melaksanakan kegiatan olahraga bersama. Namun, pada Sabtu (16/5/2020) ini mereka tidak melaksanakan olahraga, karena kegiatan olahraga digantikan dengan korve bersama.

Baca Juga :  Hari Ini, Tambah 4 Kasus Positif Covid-19 Baru di Denpasar dan 4 Sembuh
KLIK GAMBAR DI ATAS UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI LEBIH LANJUT !!!

Bahkan, Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar memimpin langsung kegiatan fogging di lingkungan kantor dan Asrama Polres Tabanan.

Mariochristy pun membagi tugas kepada anggota Polres Tabanan dalam beberapa kegiatan. Satu bagian ditugaskan membersihkan lingkungan dan halaman kantor, sebagian membersihkan lingkungan Asrama Polres Tabanan, dan perwakilan dari masing-masing bagian, satuan, dan dua orang anggota ditugaskan untuk membersihkan ruangan kerjanya masing-masing.

“Di samping melalukan kegiatan kebersihan, juga melaklukan penyemprotan (fogging nyamuk), guna memberantas jentik nyamuk demam berdarah,” ungkapnya.

Polres Tabanan bekerja sama dengan Tim Fogging Rumah Sakit Bhakti Rahayu Pusat Denpasar. Juga melibatkan Tim Fogging dari Rumah Sakit Bhakti Rahayu Cabang Tabanan, dibantu Tim Kesehatan Klinik Polres Tabanan, yang menurunkan tiga unit fogging melakukan penyemprotan.

Sasaran fogging adalah semua ruangan kerja, termasuk di sentra pelayanan seperti ruang SKCK, SIM, SPKT. Tak ketinggalan juga di area uji praktik SIM, lingkungan kantor utama, termasuk ruang Kapolres Tahanan dan di lingkungan asrama.

“Pada saat situasi seperti sekarang ini, kita masih dihantui pandemic Covid-19. Kita harus tetap jaga kesehatan, jaga kebersihan diri dan lingkungan kantor. Hal ini untuk kepentingan kita bersama. Kita lakukan fogging nyamuk, karena nyamuk demam berdarah sama bahayanya dengan virus yang lain,” tandas kapolres.

Ketika kegiatan fogging, lingkungan Polres Tabanan pun tampak asap mengepul. Semua ruang tahanan pun dikosongkan, sedangkan para tahanan diborgol, dikeluarkan dan dijaga ketat. Beberapa saat kemudian situasi kembali normal, dan para tahanan kembali mendekam di ruang tahanan.(ita/bpn)