Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Saat maut menjemput tak pernah ada yang tahu, kapan ataupun sedang apa kita ketika itu. Seperti yang dialami sopir truk Mitsubishi nopol P 9174 UT, Muhammad Miso (48), yang mengembuskan napas terakhirnya ketika sedang nyetir. Hal itu juga mengakibatkan truk yang dikemudikannya pun mendadak oleng dan kemudian jatuh ke got di pinggir jalan.

Baca Juga :  Program Padat Karya Tunai Desa Dauh Puri Kaja Laksanakan Penggelontoran Got.

Peristiwa itu terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Selabih Tengah, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Minggu (31/5/2020). “Kejadian sekitar pukul 11.15,” kata Sido Mulyo (46), kernet truk tersebut.

Menurut Sido yang beralamat di Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, Jawa Timur, yang juga sekampung dengan Miso, kejadian itu bermula ketika truk yang mereka tumpangi melaju dari arah barat jurusan Gilimanuk ke Denpasar.

Setiba di TKP, katanya, saat melintasi jalan lurus datar, pengemudi truk itu tiba-tiba tidak sadarkan diri, dan kemudian rebah ke pangkuanya. Sido mengaku jika saat itu berusaha membangunkan Miso, namun tak ada respons.

“Saat itu saya panik. Dia (Miso) saya bangunkan, tapi tak ada respons. Saat itu laju truk jadi oleng ke kiri, dan kemudian jatuh ke got di pinggir jalan,” ujar Sido.

Sementara Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Wayan Sugita bersama anggotanya datang ke lokasi untuk melakukan TPTKP. Menyusul bantuan personel Unit Lantas Polsek Selemadeg bersama petugas medis dari BRSU Tabanan juga tiba di TKP, guna melakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan visum terhadap sopir truk tersebut, memang yang bersangkutan sudah tak bernyawa lagi. Untuk memastikan lebih lanjut, jenazah dibawa ke BRSU Tabanan, dengan prosedur penanganan Covid-19. Untuk kasus lakalantas yang terjadi karena lepas kendali itu, selanjutnya ditangani Satlantas Polres Tabanan,” ujar Sugita.(ita/bpn)