BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon dalam rangka Hari Ibu Ke-91 digelar Pemkkot Denpasar, Sabtu (23/11/2019) dipusatkan di area DAM Peraupan Desa Peguyangan Kaja Denpasar.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar dihadiri Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua TP PKK Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua WHDI Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Ketua Dharmawanita Persatuan Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara serta organisasi perempuan lainnya.

Kegiatan ini melasanakan penanaman pohon buah-buahan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar serta melibatkan peran serta CSR dari PT Astra Daihatsu Cabang Cokroaminoto.

“Kegiatan ini sangat strategis sekali dalam menanggulangi perubahan iklim dengan melakukan penanaman pohon. Disamping itu juga kita akan libatkan peran dari organisasi kewanitaan untuk kegiatan bersama dalam sadar sampah,” ujar Walikota Rai Mantra.

Lebih lanjut menurut Rai Mantra bahwa tidak saja pada peringatan Hari Ibu dan peringatan hari besar Nasional lainnya, namun kegiatan ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan. Tidak saja menanam dan memelihara pohon, namun keikutsertaan dari organisasi kewanitaan ini dapat menumbuhkan tunas baru dari pohon yang ditanam tersebut.

Baca Juga :  Rai Mantra Serahkan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu

Sehingga kedepan bisa dijadikan gerakan satu wanita satu pohon yang diharapkan mampu memberikan imbas positif bagi pemeliharaan lingkungan sekitar kita. Disamping penanaman pohon, Rai Mantra juga mengajak organisasi kewanitaan ini sadar sampah dirumah tangga. Diharapkan gerakan sadar sampah dirumah tangga ini nantinya memberikan dampak besar bagi lingkungan, terlebih akhir-akhir ini dampak sampah plastik dan kantong plastik harus kita bijak menggunakannya.

aga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke sungai juga diserukan Walikota Rai Mantra kepada siswa sekolah yang hadir saat itu. Mari kita bersama-sama tidak membuang sampah ke sungai, buanglah sampah pada tempatnya dan memulai dengan memilah sampah dirumah tangga.

Jika sampah dibuang ke sungai berdampak mengalir ke laut dan dapat beresiko pada tingkat pertumbuhan ekonomi kita. Sehingga kegiatan sekolah dalam Adiwiyata dapat disinergikan dengan Sistem Sadar Lingkungan (Sidarling) bergitu juga kegiatan kewanitaan dalam sadar sampah dapat turut terintegrasi bersama.

Disamping itu juga para OPD Pemkot Denpasar yang menggelar kegiatan agar bijak dalam memberikan konsumsi kepada tamu yang datang. Penyiapan konsumsi bisa dilakukan secara prasmanan, sehingga dapat meminimalisir sampah yang dihasilkan.

Baca Juga :  Wairjen TNI Serahkan Hasil Audit Kinerja Itjen TNI Periode IV Kepada TNI Wilayah Bali Nusra

“Kalau ini kita lakukan, akan sama menjadi gerakan lingkungan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan kita, seperti gerakan pengurangan plastik,” ujar Rai Mantra.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar (P3AP2KB) Kota Denpasar, I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti mengatakan, dalam gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon melibatkan CSR PT Astra dengan memberikan pohon sebanyak 400 pohon nangka dan 400 pohon kelapa untuk upakara.

Sementara dari Dinas P3AP2KB 25 pohon buah-buahan diantaranya mangga, durian, rambuatan, klengkeng dan sirsak.

“Gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon diharapkan dapat mewujudkan Kota Denpasar yang bersih dan rindang. Disamping juga untuk meningkatkan jejaring dan peran perempuan untuk turut menjaga lingkungan dengan kegiatan akan dilanjutkan dibeberapa wilayah desa,” ujarnya. (pur/humas-dps/bpn)