Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Konferensi Dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional di Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Iwa Koesoemasoemantri Universitas Padjadjaran  Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung  pada Kamis – Jumat, 12 – 13  Oktober 2017. Kegiatan yang mengangkat tema Peranan Jabatan Fungsional sebagai Aparatur Sipil Negara dalam Era Reformasi Birokrasi melalui Peningkatan Kompetensi dan Sinergi untuk Negeri ini merupakan bentuk dukungan terhadap  pemerintah yang melaksanakan pembinaan dengan memosisikan aparatur sesuai pada bidang dan keahliannya untuk mewujudkan aparatur negara yang memiliki profesionalisme dan kompetensi yang memadai, berdayaguna dan berhasil  guna dalam melaksanakan tugas yang diemban.

Acara  nantinya akan dibuka oleh Rektor Unpad , Prof. Dr. Med Tri Hanggono Achmad dan akan dihadiri oleh Peserta  yang memiliki Jabatan fungsional  di lingkungan Universitas Padjadjaran  , Kementerian, Lembaga dan non-lembaga serta perguruan tinggi di Indonesia. Sedangkan sebagai  narasumber berasal  dari kalangan praktisi, profesional dan akademisi  yaitu Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan , Teknologi dan Perguruan Tinggi, Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D.,  Ak., Kepala Badan Kepegawaian Negara RI,  Dr. Bima Haria Wibisana, MSIS. , Kepala Arsip Nasional RI , Dr. Mustari Irawan, MPA. ,  Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara , Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl. S.E., M.Eng.  Direktur Karir dan Kompetensi SDM Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi , Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.A, M.Pd. , serta Kepala Pusat Pengembangan Pustakawan Perpusnas RI , Dra. Opong Sumiati, M.Si.

Baca Juga :  Peringatan Harkitnas di Badung, Pemerataan Pembangunan Indonesia Berkeadilan Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang saat ini belum memenuhi kebutuhan dalam upaya melayani masyarakat menjadi salah satu kendala untuk mewujudkan good governance di instansi pemerintahan. Hal ini dapat dilihat dari kondisi output kinerja aparatur negara. Dalam upaya menuju profesionalisme aparatur negara, perlu adanya perubahan pengelolaan SDM aparatur negara mulai dari rekrutmen, pembinaan karir, budaya kerja dan kesejahteraan pegawai yang disesuikan dengan kinerja dan profesionalisme pegawai sehingga harapan ke depan mampu memberikan pengaruh positif dalam proses pengembangan aparatur negara.

Pengembangan SDM terkait dengan penerapan dan aktualisasi good governance dapat dilakukan pada pemberdayaan individu dan pemberdayaan kelompok. Pemberdayaan individu meliputi proses peningkatan kompetensi (Bappenas, 2004).

Baca Juga :  Valentine’s Day, Ini yang Dilakukan Personel Polsek Marga

Dengan dikeluarkannya UU Aparatur Sipil Negara (ASN) No. 5 tahun 2014 yang menjelaskan bahwa pegawai ASN berkedudukan sebagai unsur aparatur negara yang terbagi dalam dua jabatan fungsional yaitu fungsioanl keahlian dan fungsional keterampilan. Serta diperkuat dengan PP No. 16 tahun 1994 tentang kedudukan yang menunjukan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

Melalui kegiatan ini diharapkan selain sebagai  sarana berlangsungnya pola bina karier jabatan fungsional dan memberikan motivasi serta inspirasi untuk melaksanakan kegiatan pengembangan profesi bagi pemangku jabatan fungsional juga sebagai arena dan sarana penilaian kompetensi jabatan bagi pemangku jabatan fungsional sehingga terjalin kerja sama dengan pembina jabatan fungsional dan universitas yang bertaraf world class university. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :