Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti megatakan, di Tabanan masih banyak masalah sampah yang belum terselesaikan. Untuk itu, dia menargetkan pada 2018 semua desa di Tabanan berinovasi mengatasi masalah sampah. Salah satunya dengan pembuatan bank sampah dan rumah kompos di masing-masing desa.

“Untuk menyukseskan target tersebut, bisa dilakukan dengan menjadikan beberapa desa sebagai percontohan penanganan sampah. Jika dilakukan di 133 desa sekaligus akan membutuhkan waktu yang lama. Percontohan ini bisa dilakukan di tiga atau empat desa, dengan variasi berbeda. Misalnya rumah kompos, rumah energi, bank sampah, dan sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Hanya Fokus Pada Penanganan Covid-19, OPD Diminta Beri Perhatian pada Program Prioritas

Dikatakan, jika tidak ada contoh, maka masyarakat akan jadi acuh. Mudah-mudahan jika ada contoh, masyarakat desa bisa melihat bahwa cocok dengan pengelolaan sampah yang seperti apa? Yang penting masyarakat jangan sampai menganggap masalah sampah ini sebagai musibah, tapi harus dikelola dengan baik dan bisa jadi berkah.

Bupati Eka juga mengingatkan agar anak-anak sekolah diajarkan tentang bahaya sampah, khususnya bahaya sampah plastik. Dia berharap ada kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam menangani permasalahan sampah.

“Hal ini bisa dibuat dalam program di sekolah. Anak-anak adalah generasi muda dan penerus. Dari kecil harus diajarkan, sehingga mereka mengetahui sampah juga bisa dimanfaatkan dan dikelola,” tegasnya.

Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan, AA Raka Icwara, mengatakan, biaya operasional yang dikeluarkan untuk mengangkut sampah sangat besar. Apalagi PAD Tabanan juga terbatas, sehingga membutuhkan inovasi, khususnya di setiap desa agar biaya dapat ditekan.

Baca Juga :  Peramu Coffe di Bekuk Karena Kepemilikan Narkoba

“Bila terobosan ini bisa dilakukan, maka sampah akan dapat dikelola dengan baik, dan anggaran yang dikeluarkan untuk operasional persampahan juga bisa ditekan. Di samping itu, kita harus terus memberikan edukasi kesadaran tentang arti penting mengelola sampah, sehingga bisa mengubah pola pikir masyarakat,” ucapnya.

Sementara Bupati Eka juga menggelar acara syukuran atas prestasi dan peghargaan adipura yang diraih Tabanan pada tahun ini. Acara tersebut mengundang ratusan petugas kebersihan, para pejabat OPD Tabanan dan unsur terkait, di Lapangan Tenis Alit Saputra Tabanan, Selasa (19/9/2017). (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :