Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Mangku Gede Pucak Mangu mendem dasar sekaligus menyerahkan dana hibah sebesar 2,6 miliar untuk pembangunan Pura Dalem dan Pura Merajepati, Desa Adat Kiadan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Sabtu (8/7/2017).

Upacara tersebut dihadiri Camat Petang IB Nata Manuaba, Perbekel Pelaga Gst.  Lanang Umbara, Bendesa Adat Kiadan I Wayan Roni Supadman dan krama Ageng Banjar Kiadan.

Bupati menyampaikan, melalui Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), Pemkab Badung ingin mengajak masyarakat ikut membangun Badung dan meringankan beban masyarakat. Bupati menyadari bahwa krama Badung terutamanya umat sedharma kebanyakan waktu dan biaya habis untuk melaksanakan yadnya/adat. Pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mendukung dan menuntaskan pembangunan di Desa sehingga krama tidak lagi mengeluarkan biaya.

“Pembangunan di Desa Adat menjadi tangungjawab kami. Mulai dari pembangunan Pura Khayangan Tiga, sumber daya manusianya yakni pemangku serta aci/upakara kami pemerintah akan menanggung,” jelasnya.

Baca Juga :  Teliti Fitur Suprasegmental pada Film Sherlock The Empty Hearse, Dosen ISI Denpasar Raih Gelar Doktor Linguistik di FIB Unud

Bupati juga mengajak krama Kiadan selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta dapat mendukung program dari Pemkab Badung. Kedepan Bupati berkomitmen untuk membangkitkan potensi ekowisata yang ada di Desa Kiadan khususnya dan badung utara pada umumnya. Desa wisata akan kembali disuport termasuk agro wisata.

“Untuk mengambangkan ekowisata di Badung Utara,  perlu dibentuk Pokdarwis yakni Kelompok Sadar Wisata,” jelasnya.

Bendesa Adat Kiadan I Wayan Roni Supadman menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah dari Bupati Badung. Dana ini sangat bermanfaat untuk pembangunan Pura Dalem dan Pura Merajepati Desa Adat Kiadan. Namun pihaknya juga mengharapkan, Pemkab Badung dapat mendukung pembangunan-pembangunan lainnya di Desa Adat Kiadan termasuk pemberdayaan masyarakat, sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat.

“Masih banyak bangunan pura yang kini kondisinya sudah rusak. Kedepan kami akan selalu mohon dukungan dan bantuan bapak bupati,” katanya.

Ditambahkan, bahwa krama Desa Adat Kiadan sudah dapat merasakan program-program yang dilaksanakan oleh Pemkab Badung baik itu program kesehatan, pendidikan, seni budaya serta bedah rumah. Untuk itu kami akan selalu mendukung program pembangunan dari Pemkab Badung. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :