Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Parade budaya dalam rangka HUT ke-25 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bedha, Tabanan, berlangsung meriah. Kegiatan tersebut berlangsung di panggung megah depan Wantilan Desa Adat Bedha, Jumat (23/6/2017).

Parade budaya se-Desa Adat Bedha menampilkan pameran kesenian yang diikuti 34 peserta, terbagi dalam dua sesi pada hari pertama dan kedua. Selain itu ada juga parade gong kebyar, dengan peserta enam seka remaja dan enam seka dewasa. Pucak HUT ke-25 LPD Desa Adat Bedha aka dimeriahkan dengan jalan santai, Minggu (25/6/2017).

“Parade budaya dalam rangka ulang tahun perak LPD Desa Adat Bedha ini merupakan pertama kalinya. Kami juga membuka pameran yang terbagi di beberapa stan, antara lain stan kuliner, stan kerajinan, dan stan campuran,” ungkap I Made Dirga, penggagas parade budaya yang juga tokoh adat setempat.

Hal senada diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Gede Nyoman Sugiarta, bahwa parade budaya tersebut juga dalam rangka ikut melestarikan dan mengembangkan kebudayaan. Begitu pula dengan Bendesa Adat Bedha, I Nyoman Surata, yang mengatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat positif dan didukung. “Sesuai tema, yakni LPD ajeg, desa pakraman lestari, dan masyarakat sejahtera,” tandasnya.

Baca Juga :  Menapaki 231 Tahun Kota Denpasar

Kreativitas masyarakat Adat Bedha itu juga diapresiasi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, seperti dalam sambutannya yang diwakili Asisten I I Wayan Yatnanadi. “Kegiatan positif semacam ini patut didukung dan dilestarikan, serta dikembangkan lebih lanjut dengan menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin tiap tahun,” ujarnya.

Sementara Ketua LPD Desa Adat Bedha, I Made Sunata, menyatakan bersyukur karena pada ulang tahun perak LPD Desa Adat Bedha mampu eksis dan terus berkembang. Dia menyebut, sejak awal berdiri LPD yang dipimpinnya itu dengan modal awal Rp 7,5 juta dari bantuan pemerintah, dan kini berkembang dengan omzet sekitar Rp 121 miliar.

Baca Juga :  Cegah Narkoba Masuk Sekolah, KSPAN Tak Boleh Mandul

“Jumlah nasabah LPD Desa Adat Bedha sampai saat ini sudah lebih dari 13.000 orang. Jumlah nasabah sebanyak itu karena LPD Desa Adat Bedha ada di tiga kecamatan (sebagian Tabanan, Kerambitan, dan Kediri), tujuh desa, yang tersebar di 38 banjar adat, namun dalam satu desa adat, yakni Desa Adat Bedha,” ujar Sunata.

Dia menyebut LPD Desa Adat Bedha dalam aktivitas pelayanan kepada masyarakat adat setempat, juga dengan memberikan beberapa produk. Di antaranya layanan tabungan sukarela, tabungan yadnya, tabungan tawa atau bea siswa, deposito, serta kredit bulanan dan harian. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :